• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Olahraga

Terbukti Tawarkan Suap dan Mengancam Manajer Madura FC, Mantan Exco PSSI Jadi Tersangka

by M Zulfikar Akbar
26 Februari 2019, 15:30
in Olahraga
Reading Time: 2 mins read
0
Hidayat. (merdeka.com)

Hidayat. (merdeka.com)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Kerja keras Satgas Antimafia Bola untuk menyelesaikan kasus dugaan penyuapan di laga PSS Sleman melawan Madura FC membuahkan hasil. Target operasi yang selama ini diincar yakni Hidayat akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Mantan Anggota Exco PSSI itu terbukti menawarkan suap dan juga mengancam Manajer Madura FC Januar Herwanto.

Seperti yang dijelaskan oleh Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Dia mengatakan penetapan tersangka ini  merupakan puncak dari serangkaian penyidikan yang panjang. Mulai dari pemeriksaan para saksi hingga gelar perkara yang dilakukan pada jumat (22/2) kemarin, Satgas Antimafia Bola akhirnya mendapatkan sejumlah bukti yang mampu menjeras Hidayat sebagai tersangka.

Dedi menjelaskan Hidayat merupakan otak dibalik rencana penyuapan terhadap Januar. Menawarkan uang Rp 100 juta kepada Januar agar timnya mengalah kepada PSS. ’’Tersangka juga mengancam sudah menyiapkan dana Rp 150 juta kalau Januar tidak mau. Uang itu digunakan untuk beli pemain agar Madura FC kalah lawan PSS,’’ tegasnya.

Tidak berhenti sampai disitu, penelusuran Satgas Antimafia Bola juga masuk ke ranah perangkat pertandingan. ternyata, dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Maguwoharjo pada 6 November lalu. ’’Perannya cukup masif dalam pertandingan itu,’’ jelasnya.

Baca Juga:  Hasil Rapat Exco, KLB PSSI Segera Digelar

Jika Hidayat terbukti menawarkan sejumlah suap, lantas darimana uang tersebut didapatnya? Dedi menegaskan sejauh ini pihaknya belum masuk ke ranah tersebut. sebab, penetapan tersangka kali ini hanya untuk  membuktikan bahwa memang Hidayat terbukti melakukan penyuapan, mengancam, hingga mengatur perangkat pertandingan untuk menenangkan PSS. ’’Selanjutnya tersangka akan kami panggil dan periksa lagi,’’ ujarnya.

Apakah Hidayat punya peran penting di PSS? Dedi juga masih belum tahu. Yang jelas, pihaknya masih mendalami hal tersebut. Dia menuturkan sejauh ini yang ditemukan penyidik adalah Hidayat memanfaatkan perannya sebagai Exco PSSI untuk melakukan penyuapan. ’’Mungkin dia punya kepentingan, kami masih dalami itu,’’ tuturnya.

Nah, jika memang dalam pertandingan itu terbukti ada penyuapan yang secara otomatis skor sudah diatur, apakah Satgas Antimafia Bola juga akan merekomendasi PSSI untuk menganulir laga tersebut? Dedi menuturkan fakta hukum yang didapat oleh timnya akan terus digali lagi. Saat ini, Satgas Antimafia Bola sedang  berkoordinasi dengan PPATK untuk menelusuri aliran dana Hidayat. Dari sumber mana saja. ’’Tidak menutup kemungkinan Liga 2 juga akan kami gelar dan dalami. Proses pengungkapan Liga 2 sudah dimulai dan tidak menutup kemungkinan naik ke Liga 1,’’ bebernya.

Baca Juga:  Borneo FC Menang Tipis Kontra PSS Sleman

Tapi nantinya setelah semua pengaturan skor di Liga 2 terungkap, pihaknya berjanji akan memberikan rekomendasi kepada PSSI. data yang sudah didapat akan diberikan sebagai pertimbangan untuk memutuskan hasil dari laga ataupun seluruh pertandingan di Liga 2. ’’Apa yang jadi kelemahan akan dibuat kesimpulan. Agar tidak ada lagi mafia bola,’’ ucapnya.

Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola mengungkapkan Hidayat sendiri akan dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka besok (27/2). Dia akan diperiksa bersamaan dengan pemeriksaan yang dilakukan kepada Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. ’’Kami akan dalami tentang peran dia di PSS, alasannya kenapa memenangkan PSS,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Januar sendiri berharap status tersangka untuk Hidayat bukan hanya terbukti merencanakan penyuapan, mengancam, dan mengatur perangkat pertandingan saja. dia berharap Hidayat nanti bisa benar-benar jujur mengakui seperti yang dikatakannya dalam sebuah program televisi bahwa ada oknum PSSI yang memintanya. ’’Ya biar terbuka semuanya, tidak mungkin dia (Hidayat) mau mengeluarkan uang kalau tidak ada yang ngasih. Hidayat tidak mungkin hanya sebagai pendukung PSS melakukan itu,’’ jelasnya.

Baca Juga:  Hadapi PSS Sleman, Borneo FC Majukan Jadwal Latihan

Dia juga berharap perjalanan Hidayat hingga jadi tersangka bisa dicontoh oleh anggota Exco PSSI lainnya. Hidayat yang belum terbukti sebagai tersangka berani mundur dari jabatannya sebagai Exco PSSI. bahkan, dia juga rela dihukum Komisi Disiplin PSSI. ’’Harusnya sekarang yang sudah tersangka seperti Jokdri (Joko Driyono) juga mundur dong. Komdis juga jangan tebang pilih kalau memberi hukuman. Sudah jadi tersangka kok tidak ada sanksi sampai sekarang, sedangkan Hidayat belum jadi tersangka sudah dihukum Komdis,’’ ucapnya. (rid/idr/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: exco pssihidayatmadura fcpss slemansatgas antimafia bola
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jian Yang, Warga Singapura yang Mengoleksi Ribuan Boneka Barbie

Next Post

Final AFF Cup U-22, Indonesia Siap Antisipasi Solidnya Pertahanan Thailand

Related Posts

Hari Ketiga, Baru Dua Pendaftar Calon Ketua PSSI Bontang 
Olahraga

Hasil Rapat Exco, KLB PSSI Segera Digelar

21 Februari 2019, 16:30
Liga Indonesia Dimanfaatkan Bandar Judi Luar Negeri
Olahraga

Liga Indonesia Dimanfaatkan Bandar Judi Luar Negeri

17 Februari 2019, 16:33
Borneo FC Menang Tipis Kontra PSS Sleman
Olahraga

Borneo FC Menang Tipis Kontra PSS Sleman

16 Februari 2019, 14:30
Hadapi PSS Sleman, Borneo FC Majukan Jadwal Latihan
Olahraga

Hadapi PSS Sleman, Borneo FC Majukan Jadwal Latihan

11 Februari 2019, 14:30
Satgas Antimafia Bola Segel Kantor PT Liga Indonesia Baru
Olahraga

Satgas Antimafia Bola Segel Kantor PT Liga Indonesia Baru

1 Februari 2019, 16:00
Satgas Antimafia Bola Panggil Joko Driyono
Breaking News

Satgas Antimafia Bola Panggil Joko Driyono

17 Januari 2019, 14:30

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.