• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tergelincir saat Asyik Bermain, Ditemukan usai Tiga Jam Pencarian 

by BontangPost
21 November 2018, 15:55
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
DIEVAKUASI: Warga menggotong Nurul Huda Aulia (11) salah seorang pelajar di Samarinda Seberang yang ditemukan tengelam di sebuah danau di Jalan Harun Nafsi, Loa Janan Ilir.(DEVI/METRO SAMARINDA)

DIEVAKUASI: Warga menggotong Nurul Huda Aulia (11) salah seorang pelajar di Samarinda Seberang yang ditemukan tengelam di sebuah danau di Jalan Harun Nafsi, Loa Janan Ilir.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

Rahma Dini (13) beserta teman-temannya tak pernah menyangka, agenda jalan-jalan di kawasan danau yang terletak di Jalan Harun Nafsi, Gang Karya Bersama, Loa Janan Ilir berujung maut, Selasa (20/11) kemarin. Nurul Huda Aulia (11), salah seorang temannya ditemukan tewas usai tenggelam selama tiga jam di danau.

DEVI NILA SARI, Samarinda

MENURUT keterangan saksi yang merupakan teman korban, Rahma Dini, kejadian itu berawal ketika mereka yang selesai lari pagi. Tak ada kegiatan, mereka berdua memutuskan berjalan-jalan bersama teman-temannya sekira pukul 07.00 Wita memasuki area perhutanan yang berada di gang tersebut.

Ajakan tersebut langsung disetujui oleh korban dan empat teman lainnya yakni Gina Fauziah (11), Farel (11), Sani (8), dan Rifaldi (11). Keenam anak tersebut kemudian berangkat memasuki kawasan hutan yang berada di Gang Karya Bersama. Di sana, Dini mengaku, menemukan pegunungan, sawah, dan danau nahas tersebut.

Karena dalam perjalanan kaki mereka kotor, tutur Dini, akhirnya mereka memutuskan untuk cuci kaki sekaligus bermain sambil foto-toto di kawasan danau tersebut. Namun nahas bagi Nurul, kakinya tergelincir ke dalam danau.

Baca Juga:  Peredaran Narkoba di Samarinda Semakin Mengkhawatirkan

Ia pun langsung menarik tangan Gina dan Dini yang ikut tercebur ke dalam danau. Beruntung bagi Dini karena ia dapat berenang. Sedangkan kedua temannya Gina dan Nurul tidak dapat berenang.

Di saat bersamaan, Dini bersama temannya yang masih berada di atas danau mencoba menyelamatkan Gina dan Nurul. Sayangnya, hanya Gina yang mampu diselamatkan. Sedangkan Nurul tenggelam ke dalam danau.

“Saya sudah menggenggam tangan Nurul. Tapi, ketika itu tangan Nurul langsung lemas dan terlepas. Akhirnya kami langsung memanggil warga untuk turut mencari Nurul. Saya juga sudah mencoba untuk menyelam kembali namun tidak dapat menemukan Nurul,” beber Dini.

Sementara itu, Paman korban, Yani (41) barkata, korban tidak izin ketika hendak pergi. Sedangkan saat kejadian kedua orang tua korban sedang berada di ladang.

Baca Juga:  PDAM Bakal Bangun Koneksitas Tiga IPA

Menurutnya, lubang yang menjadi saksi keponakannya menghembuskan napas bukan merupakan lubang tambang. Lubang tersebut adalah danau yang dahulunya jurang tak berair dengan kedalaman sekira delapan meter.

Namun, karena ada pembangunan jalan tol di atasnya dan ada urukan tanah, lambat laun membuat jurang tersebut terisi air dan menjadi sebuah danau.

“Anak-anak terkadang memang suka main-main di sana. Di sana tidak hanya ada kolam itu. Tapi ada dua sampai tiga kolam lainnya. Karena di atasnya ada bekas urukan tanah, membuat danau penuh akan lumpur. Itu menjadi salah satu kendala. Karena ketika ada yang tercebur, kolam akan langsung keruh,” ungkap Yani.

Ayah korban, Junaidi (36) mengaku, sekira pukul 06.00 Wita kemarin melihat anak sulungnya itu bangun dan terlihat bersiap-siap akan pergi. Saat itu, Nurul mengenakan setelan terusan merah putih.

Ketika anak pertamanya itu akan pergi, Junaidi berkata, sempat menanyakan Nurul hendak ke mana. Hanya saja, karena posisi Nurul sudah di depan pintu pertanyaan tersebut terucap tanpa sempat dijawab.

Baca Juga:  Waspadai Penularan HIV AIDS! 

“Saya tidak tahu dia mau ke mana. Cuma saya pikir kan mungkin hanya bermain-main di sekitar sini saja. Soalnya Nurul tidak pernah main jauh,” tutur Junaidi.

Tak berselang lama, ia pun berangkat ke ladang. Junaidi sendiri mengaku tidak memiliki firasat apapun mengenai kejadian yang akan menimpa anak sulungnya itu.

Sekira dua jam anaknya dinyatakan tenggelam, tutur Junaidi, ia baru diberitahu mengenai kabar tersebut. Ketika dirinya pergi ke lokasi, suasana sudah ramai akan warga yang mencari keberadaan kakak Zairullah itu.

“Tepat satu jam pas saya tiba di lokasi kejadian, anak saya baru ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Langsung saya bawa pulang,” ungkap dia.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Sebrang, Iptu Dedi Setiawan menegaskan, bahwa lubang tersebut bukan merupakan lubang tambang. “Bukan, bukan lubang tambang itu,” singkatnya. (*/dev)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: anak tenggelamMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belasan Titik Jalan Soekarno-Hatta Berlubang 

Next Post

Garuda Indonesia Ramaikan Penerbangan

Related Posts

Tragis, Dua Bocah Kakak Beradik di Teluk Pandan Tewas Tenggelam
Bontang

Tragis, Dua Bocah Kakak Beradik di Teluk Pandan Tewas Tenggelam

31 Januari 2026, 11:25
Tenggelam di Kolam Bekas Galian C, Remaja 16 Tahun Ditemukan Meninggal
Kaltim

Tenggelam di Kolam Bekas Galian C, Remaja 16 Tahun Ditemukan Meninggal

12 Mei 2024, 09:27
Breaking News! Bocah Lima Tahun Tenggelam di Tanjung Laut Indah
Bontang

Breaking News! Bocah Lima Tahun Tenggelam di Tanjung Laut Indah

11 Mei 2024, 09:30
Ditemukan Mengapung, Begini Kronologi Bocah Tenggelam di Sungai Guntung
Bontang

Sudah Tiga Kejadian Anak Tenggelam, Warga Guntung Minta Bantaran Sungai Dipagari

11 Maret 2024, 14:57
Ditemukan Mengapung, Begini Kronologi Bocah Tenggelam di Sungai Guntung
Bontang

Ditemukan Mengapung, Begini Kronologi Bocah Tenggelam di Sungai Guntung

11 Maret 2024, 13:07
Kronologi Buaya Terkam Warga Guntung; Naiki Badan Buaya, Mata Jadi Sasaran
Bontang

Diduga Terpeleset, Bocah Laki-Laki di Guntung Tenggelam hingga Meninggal Dunia

11 Maret 2024, 12:51

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.