• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang Kriminal

Terpidana Kasus Korupsi Pengadaan Eskalator Setor Rp 95 Juta Kerugian Negara

by Yulianti Basri
16 Maret 2021, 17:45
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Terpidana kasus pengadaan eskalator kembalikan kerugian negara Rp 95 juta. (Edwin Agustyan/KP)

Terpidana kasus pengadaan eskalator kembalikan kerugian negara Rp 95 juta. (Edwin Agustyan/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Terpidana kasus eskalator gedung DPRD Bontang I Gusti Ngurah Ketut Suwiardana, mengembalikan uang pengganti kerugian negara, Selasa (16/3/2021).

Pengembalian uang senilai Rp 95.902.398,10 dilakukan oleh istri terpidana. Dan diterima oleh Jaksa Penuntut Umum Pidsus Kejari Bontang Andi Yaprizal.

“Terpidana juga membayar denda Rp 50 juta,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Bontang Dasplin.

Nominal tersebut mengacu putusan kasasi Mahkamah Agung RI. Bernomor 1673 K/PID.SUS/2019 pada 26 Juni 2019. Adapun pengembalian uang pengganti dan denda tersebut tak mempengaruhi pidana pokok yang bersangkutan.

Sebelumnya, Ngurah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan eskalator gedung DPRD Bontang. Pada sidang yang digelar di Samarinda, Rabu (25/3/2018) silam. Dia diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp26,9 juta dan memerintahkan JPU untuk mengembalikan uang sebesar Rp174 juta. Selain itu, ia harus mendekam di penjara. Dia pertama kali ditahan 27 Juli – 25 Agustus 2018. Masa penahanan lantas diperpanjang 60 hari, 26 Agustus – 24 Oktober 2018.

Baca Juga:  Selama Buron, Terpidana Pengadaan Eskalator Gedung DPRD Ubah Identitas

Ketika masih menjalani masa penahanan kedua, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan banding ke Mahkamah Agung (MA) karena tidak puas dengan hukuman yang dijatuhkan. Belum lagi putusan dari MA terbit, masa penahanan Ngurah berakhir. Dia lantas meninggalkan Samarinda. MA akhirnya mengabulkan banding yang diajukan JPU. Ngurah dipanggil untuk kembali menjalani proses hukum. Tiga kali pemanggilan dilakukan. Surat pemanggilan ditujukan ke domisil terakhir Ngurah di Surabaya. Panggilan pertama, 18 Juli 2019; kedua 23 Juli 2019; terakhir 29 Juli 2019. Tapi, terpidana tidak mengindahkan pemanggilan tersebut.

Sejak saat itulah, jejak kontraktor 49 tahun itu seolah hilang ditelan bumi. Butuh setahun lebih bagi tim yang memiliki motto satya adhi wicaksana itu memburu keberadaan pria kelahiran Jembrana 1971 tersebut.

Baca Juga:  Terpidana Korupsi Pengadaan Eskalator Sekretariat DPRD Dibawa ke Bontang

Terpidana akhirnya berhasil diciduk Kejagung RI pada Kamis (4/3/2021). Kala itu dia hendak bergerak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten menuju Denpasar Bali. Namun dicegat tim intelijen Kejari Kota Tangerang. Lepas dilakukan pemeriksaan, dia lantas ditahan sementara di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Kini dia telah menjalani proses hukum lebih lanjut di Lapas Kelas IIA Bontang. (*)

 

 

 

 

 

 

 

Tags: eskalator dprd bontangpengadaan eskalator bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Peluang Penyelenggaraan Haji 2021 Masih Terbuka

Next Post

Tanjung Laut Indah Masuk Zona Hijau

Related Posts

Selama Buron, Terpidana Pengadaan Eskalator Gedung DPRD Ubah Identitas
Bontang

Selama Buron, Terpidana Pengadaan Eskalator Gedung DPRD Ubah Identitas

5 Maret 2021, 19:15
Terpidana Korupsi Pengadaan Eskalator Sekretariat DPRD Dibawa ke Bontang
Bontang

Terpidana Korupsi Pengadaan Eskalator Sekretariat DPRD Dibawa ke Bontang

5 Maret 2021, 10:07
Buron Terpidana Kasus Pengadaan Eskalator Sekretariat DPRD Bontang Ditangkap
Kriminal

Buron Terpidana Kasus Pengadaan Eskalator Sekretariat DPRD Bontang Ditangkap

5 Maret 2021, 09:34

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.