• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tiga Hari Jelang Iduladha, Sebagian Harga Stabil

by M Zulfikar Akbar
20 Agustus 2018, 10:58
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
LELA RATU SIMI/SANGATTA POST
STABIL: Harga sembako di pasar terpantau stabil.

LELA RATU SIMI/SANGATTA POST STABIL: Harga sembako di pasar terpantau stabil.

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Menurut pantauan Sangatta Post, pada Minggu (19/8) di Pasar Tradisional Sangatta Selatan, sejumlah komoditas terpantau stabil. Padahal biasanya jelang lebaran harga selalu melonjak.

Salah satu pedagang, bernama Riana (25) mengatakan, hingga saat ini harga masih terjangkau. Termasuk cabai dan bawang tidak ada kenaikan. Tidak adanya lonjakan dinilai membuat konsumen memadati kiosnya.

“Alhamdulillah, lapak saya ramai. Kalau harga masih stabil, tidak tahu di warung lain,” ujarnya saat diwawancarai di kiosnya.

Lebih lanjut, dirinya memaparkan beberapa komoditas yang sempat mengalami kenaikan harga. Seperti cabai yang awalnya Rp 100 ribu turun menjadi Rp 50 ribu. Serupa, bawang merah Rp 45 ribu, turun menjadi Rp 26 ribu, bawang putih Rp 40 ribu, turun Rp 22 ribu.

“Semua itu sempat naik Rp 5- 40  ribu. Tapi sekarang sudah stabil,” terangnya.

Tidak hanya itu, harga ayam pedaging pun ikut turun. Sama halnya dengan bahan pokok lainnya. Sempat menjadi pembahasan publik, perihal kenaikan yang mencapai Rp 85 ribu per kilogram, saat ini berangsur turun.

“Bahkan sekarang ayam turun menjadi Rp 35 ribu, jauh sekali selisihnya, bisa mencapai Rp 50 ribu,” paparnya.

Di tempat yang berbeda, seorang konsumen bernama Herni (32) yang menetap di Jalan Masabang RT 04 mengatakan, tidak semua harga turun. Ada sejumlah kebutuhan yang masih melambung. Seperti harga ikan salah satunya.

“Aduh, tidak semua yang dibilang pedagang itu benar. Harga ikan saja masih mahal. Kakap merah yang biasanya Rp 55 ribu sekarang mencapai Rp 70 ribu. Tenggiri Rp 50 ribu naik juga jadi Rp 100 ribu, bahkan ikan layang yang hanya Rp 15 ribu sekarang Rp 45 ribu,” keluhnya.

Dirinya mengatakan, kondisi keuangan saat ini sedang tidak stabil. Pasalnya gaji suaminya yang bekerja sebagai pegawai honorer di salah satu OPD belum mendapatkan gaji.

“Saya jadi jarang makan ikan, padahal buat kami, itu makanan pokok bagi keluarga. Tidak bisa di apa-apakan. Syukuri saja makan tahu dan tempe,” katanya. (*/la)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

DLH “Tekan” RSUD Lima Poin

Next Post

Kecamatan Bengalon Membara

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.