• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tiga RS Swasta Tutup, Dinkes Kaltim Sebut Ketersediaan Kamar Pasien Masih Aman

by Redaksi Bontang Post
8 Juni 2026, 10:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim menjamin kapasitas ranjang rawat inap di Samarinda tetap surplus di angka 1,6 per 1.000 jiwa walau ada tiga RS swasta yang berhenti beroperasi. (Ilustrasi foto/BPJS Kesehatan RI)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim menjamin kapasitas ranjang rawat inap di Samarinda tetap surplus di angka 1,6 per 1.000 jiwa walau ada tiga RS swasta yang berhenti beroperasi. (Ilustrasi foto/BPJS Kesehatan RI)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Penutupan tiga rumah sakit swasta di Samarinda dipastikan tidak mengganggu ketersediaan layanan rawat inap bagi masyarakat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur menyebut kapasitas tempat tidur rumah sakit di ibu kota provinsi masih berada di atas standar nasional.

Tiga rumah sakit yang diketahui telah menghentikan operasionalnya yakni Rumah Sakit Islam Samarinda, Rumah Sakit Haji Darjad, dan Rumah Sakit Bhakti Nugraha. Rumah sakit tersebut dilaporkan tidak lagi beroperasi sejak 1 Juni 2026.

Kepala Dinkes Kaltim, dr Jaya Mualimin, mengatakan penutupan ketiga rumah sakit tersebut telah diimbangi dengan hadirnya sejumlah fasilitas kesehatan baru dan penambahan kapasitas tempat tidur di beberapa rumah sakit besar.

Di antaranya adalah beroperasinya Rumah Sakit Bhayangkara serta Rumah Sakit Primecare di kawasan Jalan Muso Salim. Selain itu, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (AWS) dan Rumah Sakit Inche Abdoel Moeis juga telah menambah jumlah tempat tidur untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kalau dilihat dari rasio tempat tidur terhadap jumlah penduduk, kita masih aman. Bahkan masih di atas standar minimal,” ujar Jaya, Minggu (7/6/2026).

Ia menjelaskan, standar nasional menetapkan idealnya tersedia satu tempat tidur rumah sakit untuk setiap 1.000 penduduk. Sementara di Samarinda, rasio tersebut telah mencapai sekitar 1,6 tempat tidur per 1.000 penduduk.

Menurutnya, kondisi itu menunjukkan kapasitas layanan rawat inap masih berada di atas ambang batas minimal yang ditetapkan pemerintah. Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di sebagian besar rumah sakit juga masih relatif rendah, yakni di bawah 60 persen.

Meski demikian, Jaya mengakui ruang perawatan kelas III masih menjadi tantangan karena sering mengalami kepenuhan. Sebaliknya, ruang kelas I, kelas II hingga VIP di sejumlah rumah sakit justru masih memiliki banyak kapasitas yang belum terisi.

Karena itu, ia menilai perlu adanya pengelolaan dan distribusi pasien yang lebih baik antar rumah sakit agar pemanfaatan tempat tidur dapat lebih merata.

“Jangan sampai ada rumah sakit yang penuh sementara rumah sakit lain masih banyak tempat tidurnya yang kosong. Kalau kelas III penuh, bisa dialihkan ke kelas II, begitu juga seterusnya,” pungkasnya. (KP)

Tags: rumah sakit samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gempa Besar Filipina Picu Peringatan Tsunami, Bontang dan Kutim Masuk Zona Waspada

Next Post

Peringatan Tsunami untuk Bontang Dicabut, Ini Wilayah yang Telah Terdeteksi

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.