• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tracing di 3 Sekolah Sasar Siswa yang Kontak Erat

by Redaksi Bontang Post
12 Februari 2022, 15:34
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
SMA 1 salah satu sekolah yang melakukan lockdown pasca dua pelajarnya dinyatakan reaktif saat tes Covid-19

SMA 1 salah satu sekolah yang melakukan lockdown pasca dua pelajarnya dinyatakan reaktif saat tes Covid-19

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kasus paparan covid-19 menyasar tiga satuan pendidikan. Meliputi SMP 1, SMA 1, dan SMK 3. Akibatnya tiga sekolah ini sudah mengubah skema pembelajaran menjadi daring. Dari sebelumnya yakni luring. Setelah ada pelajar maupun guru yang dinyatakan terpapar berdasarkan hasil pemeriksaan, langkah tracing pun langsung dilakukan.

Utamanya bagi mereka yang melakukan kontak erat dengan pasien sebelumnya. Petugas kesehatan dari Puskesmas Bontang Utara 1 Joko mengatakan pihaknya telah melakukan tracing sekira 53 siswa. Kali ini masih menyasar dari pelajar SMA 1.

“Tracing untuk SMA 1 sudah dilakukan sejak kemarin (dua hari lalu). Tetapi hanya tiga siswa yang menjalani pemeriksaan,” kata Joko.

Menurutnya jumlah ini tidak bersifat tetap. Jika hasil tracing nantinya ditemukan hasil terpapar maka kuantitasnya akan ditambah. Berdasarkan ketentuan untuk menghentikan sementara kegiatan pembelajaran di kelas itu berdurasi lima hari. Bila jumlah siswa yang terpapar kurang dari lima persen dari total keseluruhan.

Baca Juga:  Tunggu Penyebaran Covid-19 Turun, Sejumlah Sekolah Terlambat Ajukan Permohonan PTM

“Kalau melebihi lima persen maka durasinya menjadi 14 hari,” ucapnya.

Kepala SMA 1 Sumariyah mengatakan belum mengetahui berapa siswanya yang terkena tracing. Sebab pendataan disebar oleh Puskesmas melalui google form. Sejauh ini, di SMA 1 sudah ada tiga pelajar yang dinyatakan positif. Tiga pelajar ini masuk dalam rombel yang berbeda.

Pihaknya membenarkan jika penghentian sementara aktivitas di sekolah menunggu lima hari pasca ada hasil terkonfirmasi. Tetapi pihaknya masih menanti hingga hasil tracing juga keluar semua. Ia akan mengambil langkah antisipasi. Jika memang paparan ini mengenai beberapa sekolah maka skema penyampaian materi akan dilakukan pembelajaran jarak jauh. Hingga awal dua pekan mendatang.

“Toh juga pembelajaran tersampaikan ke siswa. Kami masih melihat semoga kondisi Bontang segera mereda,” tutur Sumariyah.

Baca Juga:  Tren Kasus Covid-19 Menurun, Bontang Kuala Masuk Zona Hijau

Kepala SMP 1 Riyanto mengatakan hingga kini belum ada hasil swab PCR dari delapan pelajar yang dinyatakan reaktif sebelumnya. Namun proses tracing telah dilakukan kepada siswa yang melakukan kontak erat. Sebagian mereka pun sudah mendatangi Labkesda untuk diperiksa, Jumat (11/2). Tetapi karena antrean padat maka akan diagendakan kemudian hari.

“Terkait dengan durasi lockdown di sekolah kami akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” terangnya.

Sementara SMK 3 telah mendapatkan kabar bahwa tiga guru dinyatakan positif terpapar Covid-19. Berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR. Adapun satu guru masih menunggu hasil dari Labkesda. Tak hanya itu empat siswa juga keluar hasil serupa.

Baca Juga:  Besok, Ujian Semester Dimulai

Kepala SMK 3 Hamsiah mengatakan satu siswa yang terkonfirmasi positif tercatat sebagai warga Teluk Pandan, Kutim. Pelajar tersebut sudah mendatangi puskesmas sekitarnya dan diminta untuk menjalani isolasi mandiri. Mengingat pelajar itu tidak mengeluhkan gejala apapun.

Disinggung soal tracing, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan Puskesmas Bontang Barat. Utamanya pelajar yang melakukan kontak erat dengan temannya yang dinyatakan terpapar. Sebab seluruh guru telah diperiksa sebelumnya saat puskesmas melakukan tes acak.

“Untuk saat ini siswa kami suruh untuk periksa mandiri. Tetap kami akan koordinasikan dengan puskesmas dalam waktu dekat,” pungkasnya. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: covid 19ptmsekolah lockdown
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Aturan Baru Menaker, Jamsostek Baru Bisa Cair saat Pensiun 56 Tahun

Next Post

Atlet Bontang Raih 2 Emas dan 1 Perak di Kejurprov Kick Boxing

Related Posts

Deteksi Varian Covid-19 Baru, Diskes Bontang Kirim Lima Sampel ke Samarinda
Kaltim

Tak Perlu Cemas, Begini Penjelasan Diskes Kaltim Terkait Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSUD AW Sjahranie

9 Juni 2025, 17:59
Dua Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSUD AWS Samarinda
Kaltim

Dua Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSUD AWS Samarinda

9 Juni 2025, 15:03
Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu
Kaltim

Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi, Termasuk Kaltim

15 Desember 2023, 10:30
Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Minta Pemda Waspada
Nasional

Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Minta Pemda Waspada

14 Desember 2023, 16:00
Deteksi Varian Covid-19 Baru, Diskes Bontang Kirim Lima Sampel ke Samarinda
Nasional

Kasus Aktif Covid-19 di RI Melonjak, Capai 6.223 Kasus

13 Desember 2023, 14:22
Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu
Kesehatan

Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu

12 Desember 2023, 19:32

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.