• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tunggu Penyebaran Covid-19 Turun, Sejumlah Sekolah Terlambat Ajukan Permohonan PTM

by BontangPost
18 November 2021, 09:35
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sejumlah sekolah jenjang SD dan SMP baru mulai mengajukan permohonan PTM terbatas lantaran memantau tren penyebaran covid-19 di wilayahnya menurun terlebih dahulu.

Sejumlah sekolah jenjang SD dan SMP baru mulai mengajukan permohonan PTM terbatas lantaran memantau tren penyebaran covid-19 di wilayahnya menurun terlebih dahulu.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – 17 Satuan pendidikan di Kota Taman belum memulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas hingga saat ini. Kepala SD 005 Bontang Utara Akhmadi membenarkan bahwa pihaknya terlambat mengajukan permohonan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Ia menyebut pengajuan itu dikirim sejak dua pekan lalu. Tetapi ada dokumen yang perlu dilengkapi. Sehingga tidak masuk dalam tahap ketiga PTM terbatas. Bahkan, visitasi dari OPD terkait itu direncanakan digelar awal pekan ini. Tetapi mundur karena di sekolah ada kegiatan lain.

“Semula dapat informasi visitasi itu Senin kemarin. Tetapi karena ada kegiatan bimbingan latihan calon pengawas sekolah, maka saya minta ditunda,” kata Ahmadi.

Saat ini proses pembelajaran di sekolah yang berlokasi di Jalan Kapal Pinisi 6, Loktuan ini digelar secara daring. Mulai dari kelas 1 sampai 6. Ia menegaskan lambatnya pengajuan dibandingkan sekolah lain yang berada di kelurahan sama, lantaran pihak sekolah harus mengumpulkan data persetujuan ornagtua sehubungan rencana PTM terbatas.

Baca Juga:  Disdik Sebut Tak Ada Klaster Sekolah, SMPN 1 Kembali PTM Pekan Depan

“Sesungguhnya awal ajaran baru kami sudah mendata. Tetapi itu tidak dipakai. Karena edukasi orangtua juga berubah mengenai pandemi ini,” ucapnya.

Pihaknya memilih untuk mengajukan paling akhir sembari melihat tren penyebaran covid-19 di Loktuan. Pasalnya beberapa waktu lalu, kelurahan tersebut masih tercatat zona merah. Setelah berubah menjadi zona hijau, baru pengumpulan berkas dilakukan.

Di satuan pendidikan ini terdapat sekira 600 siswa. Terbagi dalam 20 rombel. 95 persen orangtua dari jumlah siswa sejatinya menyetujui PTM terbatas. Selain itu, 100 persen tenaga pengajar juga sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Ini menjadi pertimbangan untuk pengajuan permohonan PTM terbatas.

Kemungkinan sekolah ini akan masuk dalam gerbong tahapan keempat PTM terbatas. Berdasarkan informasi yang diperoleh, diprediksi persetujuan bakal diberikan pada awal semester genap mendatang.

Kondisi serupa juga dialami oleh SMP Yayasan Pendidikan Loktuan (YPL). Kepala SMP YPL Muhammad Fadliansyah mengatakan belum sempat mengajukan proposal permohonan PTM terbatas sejauh ini. Pihaknya juga menunggu penjaringan kesehatan siswa yang dilakukan puskesmas setempat. Rencananya agenda ini akan berlangsung kemarin. Namun diundur oleh pihak berwenang.

Baca Juga:  17 Sekolah Belum Gelar PTM Terbatas

Pihak yayasan pun tidak mau gegabah untuk memulai PTM terbatas. Pasalnya kondisi pandemi sebelumnya di Loktuan masih tinggi. “Baru beberapa hari belakangan masuk zona hijau,” ucapnya.

Dalam waktu dekat langkah yang disiapkan ialah mengumpulkan angket persetujuan orangtua. Pada dasarnya mereka (orangtua) menginginkan segera PTM terbatas. Tetapi ia akan mematuhi segala mekanisme yang ditetapkan Disdikbud. “Secepatnya kami akan ajukan permohonan. Berharap visitasi segera dilakukan,”urainya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Disdikbud Bambang Cipto Mulyono mengatakan sebagian sekolah sudah mengajukan proposal permohonan skema itu. Tetapi masih ada kelengkapan yang harus dipenuhi dulu.

“Ada yang harus direvisi dan dilengkapi berkasnya,” kata Bambang.

Kondisi itu membuat proposal yang diajukan tidak bisa masuk sebelum rekomendasi PTM terbatas tahap ketiga. Pihaknya berharap agar dokumen persyaratan itu bisa segera diajukan kelengkapannya. Sehingga rekomendasi akan masuk pertengahan bulan depan.

Baca Juga:  Sebagian Sekolah Tunda PTM, Pilih Matangkan Sarana Prokes

Diketahui, tiap satuan pendidikan dalam pengajuan proposal mencakup aspek kelengkapan sarana prokes, data jumlah guru yang divaksin, dan persetujuan dari orangtua melalui angket yang disebar. Biasanya visitasi akan dimulai pasca dua pekan PTM di tahap selanjutnya digeber. Setelah visitasi, Disdikbud akan melakukan pertemuan internal. Selanjutnya hasil visitasi diajukan ke kepala dinas untuk mendapatkan persetujuan.

Jumlah satuan pendidikan jenjang SD dan SMP di Bontang mencapai 83 sekolah. Rinciannya 56 SD dan 27 SMP. 66 sekolah telah memperoleh rekomendasi menggelar PTM terbatas sejauh ini. Mulai dari tahap pertama hingga ketiga. Artinya tinggal 20,4 persen dari jumlah satuan pendidikan yang belum memulai PTM terbatas. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pembelajaran tatap mukaptm
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pengakuan Penjual Bakso yang Hilang; Diajak Jalan Orang Tua

Next Post

Pesta Kembang Api dan Arak-arakan Dilarang Saat Libur Nataru

Related Posts

SD Negeri 001 Bontang Utara Mulai PTM, Kelas Dibagi Dua Sif
Bontang

PTM 100 Persen di Bontang, Durasi Belajar Kembali Normal

23 Mei 2022, 19:23
PTM Dinilai Rentan Penularan Hepatitis Akut dan Covid-19
Pendidikan

PTM Dinilai Rentan Penularan Hepatitis Akut dan Covid-19

12 Mei 2022, 20:37
SKB 4 Menteri Terbaru Bolehkan PTM 100 Persen
Nasional

SKB 4 Menteri Terbaru Bolehkan PTM 100 Persen

12 Mei 2022, 10:24
Lima Sekolah Hentikan PTM
Bontang

Lima Sekolah Hentikan PTM

14 Februari 2022, 16:07
Kapasitas PTM di Bontang Turun Jadi 50 Persen
Bontang

Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah di Bontang Online Lagi

13 Februari 2022, 12:25
Tracing di 3 Sekolah Sasar Siswa yang Kontak Erat
Bontang

Tracing di 3 Sekolah Sasar Siswa yang Kontak Erat

12 Februari 2022, 15:34

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.