• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tri Ismawati dan Keterwakilan Perempuan dalam Politik

by Jelita Nur Khasanah
15 Februari 2024, 12:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Tri Ismawati dilantik jadi anggota DPRD Bontang (ist)

Tri Ismawati dilantik jadi anggota DPRD Bontang (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Keterwakilan perempuan untuk mengisi kursi legislatif mengisyaratkan pemenuhan hak yang sama antara perempuan dan laki-laki dalam bidang politik.

Tri Ismawati mencatatkan namanya dalam daftar anggota DPRD Kota Bontang untuk sisa masa jabatan 2019-2024. Mengambil bagian dalam dunia politik yang mengharuskannya mengabdi, meski hanya hitungan sasi.

Perempuan kelahiran Bontang, 16 Mei 1991 itu tumbuh di keluarga yang familiar dengan politik. Ayahnya dulu seorang politikus dari partai berlambang beringin. Dari sana ia menyadari bila kehidupan politik mengalir dalam darahnya.

Meski begitu menurutnya, bergabungnya ia dalam partai politik menjadi momentum awal perjalanan karirnya. Maju sebagai pemula, setelah memutuskan cukup lama. Berbekal pengalamannya di organisasi perguruan tinggi, ia lantas meneguhkan keyakinannya untuk terjun sepenuhnya. Supaya lebih banyak aspirasi tersampaikan. Lebih banyak hal terwujudkan.

“Awal masa perkuliahan, saya pernah ikut andil dalam organisasi kampus seperti BEM. Saya bawa pelajaran yang pernah saya dapat. Saya jadikan dasar untuk berpartisipasi dalam politik yang sesungguhnya,” ujarnya dalam wawancara bersama redaksi bontangpost.id.

Baca Juga:  PAW Dody Itu Pasti, PDI-P Tunggu Surat Mendagri

Tri, sapaan akrabnya, berhasil keluar sebagai alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti Jakarta, dalam waktu tiga setengah tahun. Tempat dilahirkannya banyak politikus, salah satunya Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Hal itu membuatnya terbiasa dengan aksi dan orasi, serta belajar politik dan berorganisasi.

Ia kemudian memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya. Mengambil kuliah di malam hari sebab ia juga harus bekerja. Tak ada alasan khusus untuk dirinya kembali bersekolah. Hanya ‘iseng’, tetapi berhasil menjadi magister ekonomi hanya dalam waktu 14 bulan.

Dapat dikatakan waktu yang singkat, hingga cukup membuat dosennya bertanya, “Ngapain sih buru-buru lulus,” ujarnya sambil menirukan gaya bahasa pengajarnya itu.

Walaupun memiliki latar belakang pendidikan ekonomi, hal itu tidak membuatnya mundur. Keikutsertaannya dalam pemilu periode 2014-2019 lalu pun membawa namanya menduduki posisi kedua dengan perolehan suara terbanyak dari partai pengusungnya, yakni Partai Berkarya.

Baca Juga:  Kursi DPRD Bontang dari PDIP Segera Terisi, Proses PAW Tunggu Restu DPP

Padahal, itu merupakan kali pertama ia melangkah sebagai calon legislatif. Tak pernah terpikir di benaknya bahwa ia akhirnya dapat bergabung, meneruskan jejak ayahnya dalam garis politik. Meski bukan dari bendera yang sama.

Baginya, berat untuk maju sebagai calon legislatif. Apalagi hanya berbekal pengalaman organisasi. Namun keluarganya mendukung penuh. Apalagi setelah mengetahui aturan keterlibatan perempuan pada pemilu sebesar 30 persen. Membuat api semangat berkobar dalam dadanya. Membuat suara hatinya turut tergerak.

Adapun menurut dia, keterlibatan perempuan memberi dampak cukup besar. Secara sadar atau tidak, peran perempuan dibutuhkan dalam seluruh aspek kehidupan. Tidak hanya ekonomi, tetapi juga politik.

Bahkan menurutnya, perempuanlah yang lebih banyak terjun langsung melihat kondisi masyarakat. Persoalan yang terjadi di pasar, khususnya harga bahan pangan, memberi perhatian soal kesehatan, bahkan pendidikan.

Baca Juga:  Herwan Legawa Tinggalkan Karang Paci 

Pemuda bisa, wanita bisa. Terjunnya ia dalam bidang politik membawa harapan akan kesetaraan. Mematahkan stigma bila peran perempuan hanya berputar soal dapur. Perempuan punya ruang untuk berdaya.

“Saya bangga banyak perempuan terjun (ke politik), dan saya bangga menjadi bagian dari itu,” sebutnya.

Sejatinya, banyak parpol yang menawarinya bergabung untuk maju dalam kontestasi pemilu periode ini. Namun ia melihat persaingan politik musim ini cukup sulit. Jika demikian, ia memilih untuk tetap bersama dengan Partai Berkarya.

“Jadi saya memutuskan untuk tidak bergabung dulu periode ini,” tandasnya. (*)

Tags: PAWTri Ismawati
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pembangunan Sumur PDAM di Api-Api Dikucur Rp3,2 Miliar, Bakal Suplai Air ke Bonles dan Bontang Utara

Next Post

Diduga Kelelahan, Petugas Linmas di TPS Berbas Pantai Jatuh Sakit

Related Posts

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
Bontang

Kursi DPRD Bontang dari PDIP Segera Terisi, Proses PAW Tunggu Restu DPP

27 April 2026, 09:18
Gantikan Raking, Tri Ismawaty Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang
Bontang

Gantikan Raking, Tri Ismawaty Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang

12 Februari 2024, 15:08
Komisi I DPRD Dukung Rencana Pembagian Batik Gratis untuk Pelajar
Bontang

Partai Berkarya Pastikan Raking Tidak Di-PAW dari DPRD Bontang

6 Agustus 2023, 20:00
Dipecat, Anggota DPRD Bontang Gugat PKS, Tuntut Ganti Rugi Rp 10 Miliar
Bontang

Proses PAW Ma’ruf Effendi Tunggu SK Gubernur

26 Juli 2023, 14:34
Masalah Banjir, Jangan Bergantung Pemprov 
Bontang

Kaharuddin Jafar Digadang Gantikan Posisi Makmur HAPK di DPRD Kaltim

18 Mei 2023, 16:31

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.