bontangpost.id – Turap longsor di bantaran Sungai HOP 4, Jalan Simon Tampubolon RT 21, Kelurahan Satimpo akan dikerjakan tahun ini. Diketahui proses lelang sudah dimulai pada Selasa (6/6/2023) lalu.
Terlihat turap tersebut ambruk dan terpisah dari sambungan turap di sampingnya. Hal itu membuat bongkahan turap merosot ke dalam sungai. Sehingga tanah maupun bebatuan yang berada di sekitarnya ikut amblas.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bontang, anggaran yang akan digelontorkan senilai Rp 1,3 miliar bersumber dari APBD 2023.
Kabid Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Edi Suprapto mengatakan kondisi turap di sungai tersebut sudah rusak parah. Pun umur turap bisa dikatakan uzur. Belum lagi ketika volume air sungai penuh karena hujan deras, sehingga ada kemungkinan tanah yang sudah terlepas dari turap itu terkikis.
“Semuanya sudah siap. Ini juga sudah masuk tahap lelang. Setelah proses lelang selesai, langsung kami eksekusi,” katanya.
Sementara diperkirakan, turap yang akan dikerjakan ialah sepanjang 100 meter. Meliputi perbaikan turap yang ambruk dan turap yang mulai rusak di beberapa bagian.
“Akan kami perbaiki total. Ada yang kerusakannya enggak terlalu parah, itu juga jadi sasaran kami. Jadi ya lumayan panjang,” pungkasnya. (*)







