bontangpost.id – Pengerjaan waduk di Kanaan masih terus diajukan, mengingat ini juga jadi salah satu prioritas saat Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) 21 Maret lalu, guna mengatasi banjir di Bontang.
Selain untuk mereduksi debit air banjir yang akan masuk ke Bontang, waduk ini menjadi pilihan untuk mengatasi kekurangan air baku.
Dirut Perumda Tirta Taman Bontang Suramin mengatakan bahwa waduk Kanaan berpotensi untuk menambah pasokan air baku Kota Bontang. Terutama di wilayah Kanaan yang distribusi airnya masih kurang maksimal. Hal ini terkendala oleh letak geografis wilayah tersebut.
“Ya, itu juga berpeluang. Saat ini masih terus dikaji untuk nanti diajukan ke Dinas PUPRK. Pokoknya air apapun yang ada di permukaan sebenarnya perlu dikaji karena berpeluang. Tinggal nanti kapasitasnya berapa, sehingga bisa mengurangi penggunaan air bawah tanah,” katanya.
Suramin menambahkan, jika sebenarnya pekerjaan air bawah tanah dapat dikatakan mahal. Oleh karena itu ia mengharapkan dan masih terus mengusahakan alternatif lain selain air bawah tanah.
“Kualitas air juga sulit. Jadi enggak bisa dipastikan. Sekarang karena enggak ada alternatif lain saja,” tutupnya. (*)






