• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Waktu Terbaik untuk Suntik Vaksin Booster saat Ramadan

by Redaksi Bontang Post
7 April 2022, 08:08
in Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemberlakuan kebijakan bagi para calon pemudik mendapatkan suntikan booster atau penguat vaksin Covid-19 ternyata mampu meningkatkan cakupan vaksinasi booster secara konsisten. Pada level nasional, capaian vaksinasi per Rabu (5/4) mencapai 9,52 persen target Kementerian Kesehatan, atau naik sekitar 15 kali lipat dalam 3 bulan. Hal ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam agenda keterangan pers di Graha BNPB dan disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Prof. Wiku, booster ini sebagai perlindungan diri dan agar mereka tidak membawa virus saat bertemu keluarga di kampung halaman. Kemudian, merujuk pada pernyataan para ahli imunologi, pembentukan antibodi dalam tubuh rata-rata membutuhkan waktu 1-2 minggu setelah penyuntikan. Oleh karena itu, masyarakat disarankan segera memenuhi vaksinasi lengkap maupun booster setidaknya 2 pekan sebelum menjalankan kegiatan sosial berskala besar seperti mudik.

Pelaksanaan vaksinasi pun tetap berlangsung selama bulan Ramadhan seperti halnya tahun lalu dan ini didasarkan pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 13 tahun 2021 tentang hukum vaksinasi Covid-19 pada saat berpuasa.

Dalam fatwa itu, seperti dikutip dari laman Covid19.go.id, disebutkan vaksinasi Covid-19 dengan injeksi intramuscular atau suntikan pada otot tidak membatalkan puasa. MUI mengimbau umat Islam menjalankan puasa Ramadhan dengan memenuhi kaidah keagamaan dan berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19.

Tetapi, kembali muncul pertanyaan terkait waktu terbaik divaksinasi dan hingga efek vaksin pada tubuh orang berpuasa. Mengenai waktu penyuntikan, edukator kesehatan dr. Muhamad Fajri Adda’i mengatakan, pemberian suntikan vaksin sebenarnya bisa dilakukan saat berpuasa atau malam hari usai berbuka.

Baca Juga:  Capaian Vaksin Booster Melejit, Bontang Kembali Dapat Pasokan Ribuan Dosis

Namun, relawan Covid-19 itu kepada Antara melalui pesan elektroniknya, Rabu menekankan, hal ini perlu memperhatikan jenis vaksin yang akan didapatkan. Merujuk studi, vaksin berbasis mRNA yakni Pfizer dan Moderna memiliki efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang cukup tinggi.

Menurut pihak Pfizer, seperti dikutip dari Medical Daily, berdasarkan analisis data dari partisipan uji coba, efek samping yang paling umum booster yakni rasa sakit di tempat suntikan (dialami sekitar 83 persen peserta).

Efek samping lain yang sangat umum pada penerima booster Pfizer yakni kelelahan yang dilaporkan 63,7 persen peserta, sakit kepala sebesar 48,4 persen peserta, nyeri otot dan kedinginan. Sementara itu, efek samping yang paling jarang dilaporkan dalam uji coba termasuk nyeri sendi, diare, muntah, dan demam.

Ketua Kelompok Kerja Alokasi dan Distribusi Vaksin Covid-19 Mayo Clinic Melanie Swift, MD, berpendapat hasil ini sama sekali tidak mengejutkan karena efek samping sebenarnya berfungsi sebagai indikasi reaksi sistem kekebalan terhadap vaksin. Menurut dia, orang dewasa yang lebih tua memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah dan kurang kuat, sehingga tubuh mereka cenderung tidak mendapatkan respons kekebalan.

Sementara untuk Moderna, berdasarkan data, dosis ketiga menyebabkan efek samping atau gejala yang serupa pada penerimanya seperti rasa sakit di tempat suntikan sebagai yang paling sering dilaporkan peserta (76 persen).

Gejala paling umum lainnya berupa kelelahan dan nyeri otot masing-masing sebesar 47,4 persen, sakit kepala (42,1 persen) dan nyeri sendi (39,5 persen). Efek samping lain yang dilaporkan peserta juga mencakup menggigil, demam dan mual.

Baca Juga:  Stok Vaksin Booster Menipis

“Kalau Moderna lalu Pfizer, side effect atau KIPI-nya cukup tinggi. Demamnya, tidak enak badan, pegal, meriang. Tetapi memang tidak langsung sekitar 18 jam kemudian,” jelas Fajri.

Berkaca dari jenis vaksin, Fajri lantas menyarankan divaksin pada saat malam hari atau mendekati waktu berbuka puasa. Tetapi bila ingin divaksin saat berpuasa, maka idealnya siapkan tubuh dalam kondisi fit yakni dengan cukup nutrisi, tidur agar vaksin bisa bekerja optimal membantu meningkatkan kadar antibodi.

“Kalau saat berpuasa, idealnya tubuhnya fit, pola hidupnya teratur dulu, tidur cukup untuk membantu meningkatkan kadar antibodi. Jangan baru tidur jam 02.00, jam 04.00 sahur lalu jam 08.00 disuntik, ntar keleyengan,” kata Fajri.

Secara umum persiapan sebelum divaksin juga termasuk menghindari stres, banyak berdoa agar tidak panik karena menurut data dari Komnas KIPI sebanyak 2/3 KIPI muncul akibat panik dan stres.

“Kalau tidak fit, ada gejala Covid-19, demam, meriang mendingan jangan, apalagi lansia, ada penyakit gula, pusing, maag kambuh, jangan dulu,” pesan Fajri.

Berbicara manfaat vaksin, kepala laboratorium dari Fakeeh University Hospital, Dubai dr. Palat Menon mengatakan, orang-orang sebaiknya tidak melewatkan kesempatan divaksinasi karena takut mengalami beberapa efek samping. Menurut dia, respons imun dikatakan dua kali lebih efektif ketika orang berpuasa.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Kebut Vaksinasi Booster

“Ketika orang berpuasa selama 12 jam, baik untuk tujuan keagamaan atau medis, makrofag (sel fagosit dalam sistem imun) dalam sistem kekebalan bekerja lebih cepat, membersihkan semua puing-puing atau sel-sel yang sakit atau mati dan racun juga. Proses ini disebut autophagy dan selama periode ini, sistem kekebalan menjadi sangat sensitif dan efektif,” kata Menon seperti dikutip dari Gulf News.

Dokter Spesialis Patologi Klinis di Medeor Hospital Laboratory, Dr. Gunjan Mahajan mengatakan, tubuh manusia sangat kuat untuk menghadapi virus yang tidak aktif bahkan ketika kita berpuasa. Tubuh dalam keadaan istirahat ketika kita berpuasa dan tidak harus berurusan dengan tugas-tugas anabolik, katabolik atau metabolisme dan sistem kekebalan tubuh sangat efektif saat kita berpuasa.

“Dalam sebagian besar kasus, efek samping yang dimanifestasikan vaksin yakni lengan yang sakit, pusing atau sakit kepala,” tutur dia.

Mengenai pemilihan waktu vaksinasi, maka dia menyarankan Anda memilih lebih dekat dengan berbuka puasa, terutama bagi mereka yang khawatir pada efek samping. “Jika memungkinkan, orang yang takut menderita efek samping dapat memilih beberapa jam sebelum berbuka puasa untuk mendapatkan suntikan, melanjutkan istirahat dan kemudian mendapatkan kembali energi ketika mereka mengakhiri puasa hari itu,” kata dia.

Mahajan menambahkan, setiap orang berbeda. Beberapa orang mungkin lebih suka mendapatkan vaksinasi di pagi hari segera setelah sahur, sementara yang lain memilih lebih dekat dengan buka puasa. Tetapi, sekali lagi, secara medis, tidak ada kontraindikasi untuk divaksinasi saat berpuasa. (jawapos)

Tags: Vaksin booster
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wujudkan Harmonisasi Hubungan Industrial, PKT Gandeng Kemnaker Beri Pembekalan Tim Perunding PKB

Next Post

Operasi Pekat Ramadan, Polisi Amankan Miras Tradisional di Tiga Lokasi

Related Posts

Vaksin Booster Covid-19 Bakal Berbayar, Harga di Bawah Rp 100 Ribu
Nasional

Vaksin Booster Covid-19 Bakal Berbayar, Harga di Bawah Rp 100 Ribu

9 Februari 2023, 15:12
Booster Masih Kurang? Pfizer Siapkan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat
Kesehatan

Vaksin Booster Tahap Dua Mulai Disalurkan

31 Agustus 2022, 15:30
Waktu Terbaik untuk Suntik Vaksin Booster saat Ramadan
Kesehatan

Genjot Capaian Vaksin Booster, Nakes dan Masyarakat Dapat Pfizer

27 Agustus 2022, 09:00
Uji Klinis Vaksin Merah Putih Mulai 8 Februari
Bontang

Vaksin Moderna Habis, Booster Kedua Nakes Gunakan Pfizer

24 Agustus 2022, 17:53
Animo Vaksinasi Tinggi, Target Herd Immunity Optimis Tercapai Akhir Tahun
Bontang

Stok Vaksin Booster Menipis

6 April 2022, 11:00
Satgas Covid-19 Kebut Vaksinasi Booster
Bontang

Capaian Vaksin Booster Melejit, Bontang Kembali Dapat Pasokan Ribuan Dosis

18 Januari 2022, 12:16

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.