• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Wali Kota Neni Moerniaeni Bentuk Satgas Atasi Kemiskinan Ekstrem

by Redaksi Bontang Post
4 Maret 2025, 09:15
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Neni Moerniaeni akan membentuk satgas penanganan kemiskinan ekstrem di Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Neni Moerniaeni akan membentuk satgas penanganan kemiskinan ekstrem di Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengambil langkah sigap dalam penanganan kemiskinan ekstrem di Bontang.

Dalam sambutannya di Gerakan Pangan Murah, Senin (3/3), orang nomor satu di Bontang itu segera membentuk satgas.

“Hari ini rapat dengan sekkot dan esselon dua langsung dibikin satgasnya. Ketuanya langsung wali kota,” kata Neni.

Menurutnya penanganan kemiskinan ekstrem itu masuk program 100 hari kerja dengan Agus Haris. Minimal menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Namun target yang dipatok secara pribadi ialah zero kemiskinan ekstrem.

Pihaknya pun juga sudah melakukan koordinasi dengan beberapa perusahaan. Bahkan sudah ada perusahaan yang akan menjadi orangtua asuh terhadap enam kepala keluarga miskin di Loktuan.

Baca Juga:  Berebas Tengah Zero Kemiskinan Ekstrem

“KMI (PT. Kaltim Methanol Industri) sudah bersedia menjadi orangtua asuh yang akan menangani 17 orang yang masuk kategori tersebut,” ucapnya.

Terkait dengan rencana pemberian bantuan tiap bulannya untuk warga yang masuk klasifikasi kemiskinan ekstrem juga dipastikan berjalan. Namun program tersebut akan segera dimasukkan dalam pergeseran anggaran mendahului perubahan.

“Karena orang miskin itu merupakan tanggungan negara. Semua program itu harus masuk RPJMD dulu baru bisa dieksekusi,” tutur dia.

Bahkan Neni pernah mengecek dan terdapat warga yang masuk klasifikasi miskin ekstrem di Bontang. Salah satu indikatornya yakni di huniannya tidak memiliki jamban dan tidak layak huni.

Diketahui, sebanyak 149 jiwa dari 42 Kepala Keluarga (KK) di Bontang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka tersebar di tiga kecamatan dengan jumlah terbanyak berada di Bontang Selatan.

Baca Juga:  Program 100 Hari, Pemkot Bontang Berhasil Capai Zero Kemiskinan Ekstrem

Di Kecamatan Bontang Selatan, terdapat 82 jiwa atau 23 KK yang masuk dalam kategori miskin ekstrem. Kelurahan Berebas Tengah menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 42 jiwa dari 12 KK.

Kemudian, Kelurahan Tanjung Laut mencatat 15 jiwa dari 4 KK, disusul Kelurahan Tanjung Laut Indah dengan 14 jiwa dari 4 KK, serta Kelurahan Berbas Pantai yang memiliki 11 jiwa dari 3 KK.

Sementara itu, di Kecamatan Bontang Utara, terdapat 59 jiwa dari 16 KK yang tergolong miskin ekstrem. Kelurahan Api-Api menjadi wilayah dengan jumlah tertinggi, yakni 21 jiwa dari 5 KK.

Selanjutnya, Kelurahan Loktuan mencatat 17 jiwa dari 6 KK, Kelurahan Bontang Baru sebanyak 11 jiwa dari 3 KK, dan Kelurahan Gunung Elai sebanyak 10 jiwa dari 2 KK.

Baca Juga:  Berebas Tengah Zero Kemiskinan Ekstrem

Di Kecamatan Bontang Barat, jumlah warga miskin ekstrem mencapai 8 jiwa dari 3 KK. Dari jumlah tersebut, 5 jiwa dari 2 KK berada di Kelurahan Kanaan, sementara 3 jiwa dari 1 KK tercatat di Kelurahan Belimbing. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kemiskinan ekstrem
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pupuk Kaltim x RCI Goes to Campus, Kenalkan Masa Depan Industri Berbasis Sustainability dan Digitalisasi

Next Post

Beraksi di 9 Lokasi, Dua Tersangka Curanmor Bawa Kabur 18 Motor

Related Posts

Program 100 Hari, Pemkot Bontang Berhasil Capai Zero Kemiskinan Ekstrem
Bontang

Program 100 Hari, Pemkot Bontang Berhasil Capai Zero Kemiskinan Ekstrem

28 Mei 2025, 12:15
Berebas Tengah Zero Kemiskinan Ekstrem
Bontang

Berebas Tengah Zero Kemiskinan Ekstrem

13 April 2025, 10:49

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.