• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Wapres Terjun ke Lokasi, Pupuk Kaltim Tancap Gas Garap Pembangunan Pabrik Papua Barat

by Redaksi Bontang Post
15 Juli 2023, 21:14
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin hadir langsung di kawasan industri Fakfak untuk meninjau langsung area yang nantinya akan menjadi lokasi pembangunan pabrik baru Pupuk Kaltim

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin hadir langsung di kawasan industri Fakfak untuk meninjau langsung area yang nantinya akan menjadi lokasi pembangunan pabrik baru Pupuk Kaltim

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bersiap memulai babak baru dalam mewujudkan usaha serta komitmennya untuk mendukung ketahanan pangan nasional dengan rencana pembangunan Proyek Strategis Negara (PSN) berupa pabrik baru pupuk di kawasan industri Fakfak, Papua Barat. Proyek yang merupakan salah satu rencana strategis Pupuk Kaltim untuk terus menyesuaikan performa produksi dengan kebutuhan pasar yang semakin meningkat ini akan segera memasuki masa awal pembangunan.

Pupuk Kaltim pun sangat berbangga karena pada Jumat, (14/7/2023), Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin hadir langsung di kawasan industri Fakfak untuk meninjau langsung area yang nantinya akan menjadi lokasi pembangunan pabrik baru Pupuk Kaltim didampingi Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Kehadiran keduanya ini tentu merupakan bukti restu serta komitmen nyata pemerintah untuk mendukung dimulainya PSN Pabrik Fakfak, Papua Barat.

“Hari ini kita akan berbicara tentang masyarakat, tentang bagaimana proses apa yang menjadi aspirasi. Supaya kita bisa melakukan pekerjaan awal di akhir 2023. Saya pikir ini adalah perhatian khusus dari Bapak Wakil Presiden khususnya yang diberikan mandat penuh oleh Bapak Presiden untuk mengurus percepatan pembangunan. Dan di seluruh Kabupaten di wilayah Papua, mungkin proyek yang banyak yang diturunkan dari pusat dalam rangka percepatan melakukan pertumbuhan ekonomi, salah satu di antaranya adalah kabupaten Fakfak. Masa depan Indonesia itu adalah Papua. Pertanian modern ke depan yang akan dikembangkan di wilayah Timur yaitu di Papua. Dan pabrik pupuk yang dibangun di Papua, di Fakfak, itu tidak hanya memenuhi stok dalam negeri tentu juga untuk ekspor,” ujar Bahlil.

Baca Juga:  Meriahkan Safari Ramadan BUMN 2023, Pupuk Kaltim Gelar Pasar Sembako Murah dan Bazar UMKM

Saat ini, proses pembangunan pabrik Pupuk Kaltim memang masih dalam tahap yang sangat awal. Meski begitu, Pupuk Kaltim sudah mengamankan beberapa infrastruktur terkait dimulainya proyek ini. Salah satunya untuk pasokan gas yang sudah dipastikan akan didapat dari Genting Oil Kasuri Pte.Ltd (GOKPL). Sumber gas yang dipasok untuk proyek pembangunan ini akan diambil dari sumber gas yang telah disepakati yakni Lapangan Asap, Merah dan Kido (AMK) di Kasuri, Papua Barat.

“Dengan adanya dukungan dari kementerian, pemerintah daerah, dan masyarakat terkait, bersama-sama kita dapat mengembangkan Proyek Strategis Nasional ini. Tentunya dari proyek ini kami mengharapkan adanya pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar, serta terjadinya pemerataan pembangunan khususnya di wilayah Indonesia Timur. Terkait dengan pengembangan proyek yang saat ini sedang berlangsung, kami juga mohon doa dan dukungan dari semua pihak. Jika semuanya berjalan dengan lancar, maka pembangunan pabrik ini akan mengantarkan industri pupuk nasional  menjadi yang terbesar di Asia Pasifik. Ini juga yang menjadi cita-cita Pupuk Kaltim sebagai penyokong ketahanan pangan nasional sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah global,” ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi.

Baca Juga:  Karaoke Road Show Dangdut Ria Dimulai  

Bentuk komitmen untuk memprioritaskan sinergi dengan berbagai pihak terkait juga tertuang dalam Gelar Tikar Adat (Wewowo), yakni kegiatan duduk bersama untuk mencapai kesepakatan yang dilakukan. Acara ini digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap hak-hak masyarakat hukum adat dalam memperoleh berbagai masukan dan dukungan penuh terhadap pembangunan kawasan industri pupuk nantinya.

Dengan nilai investasi lebih dari USD 1 miliar, Pupuk Kaltim memastikan proyek pembangunan kawasan industri pupuk di Fakfak Papua Barat ini nantinya akan memiliki kapasitas produksi pupuk urea sebesar 1,15 juta ton per tahun dan 825 ribu ton per tahun untuk amonia. Ini merupakan salah satu pengembangan di fase kedua pertumbuhan Pupuk Kaltim, yang ditarget mampu terealisasi dalam lima tahun ke depan. Momentum yang sangat tepat, mengingat pada 2030 kebutuhan urea diperkirakan akan mencapai 6 sampai 7 juta ton. Dan dengan beroperasinya pabrik baru ini nanti, Pupuk Kaltim siap mendukung ketahanan pangan bagi Indonesia dengan penyediaan 4,5 hingga 5 juta ton atau pemenuhan sekitar 70 hingga 80 persen kebutuhan nasional.

Baca Juga:  Pertahankan Properda Emas Lima Tahun Berturut, Pupuk Kaltim Komitmen Lebih Peduli Lingkungan

Tak hanya itu, kehadiran pabrik baru Pupuk Kaltim ini nantinya diproyeksikan akan memberi kontribusi positif pada pendapatan negara. Potensi pendapatan negara dari pajak penghasilan perorangan senilai diperkirakan akan mencapai Rp 20 miliar per tahun. Dan potensi kontribusi pertumbuhan ekonomi domestik melalui porsi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di proyek ini mencapai nilai Rp 10 triliun. Potensi pendapatan daerah pun diprediksikan akan menyumbang senilai Rp 15 miliar per tahun.

“Ini yang kami sebut dengan multiplier effect. Karena semangat kami di Pupuk Kaltim tentu tidak semata-mata hanya untuk profit belaka, tapi juga bagaimana segala inovasi dan aktivitas kami bisa memberikan keberkahan bagi masyarakat. Selama durasi pembangunan proyek, kami memperkirakan penyerapan tenaga kerja 10.000 orang saat masa puncak konstruksi dan sebanyak 400 orang saat operasional. Proyek ini pun diharapkan bisa mendorong tumbuhnya bisnis pendukung kawasan. Sebagaimana praktik-praktik pemberdayaan masyarakat yang telah sukses dilakukan di Bontang, Pupuk Kaltim berharap bisa melakukan hal serupa di Fakfak,” tutup Rahmad. (*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Emak-emak Viral Kembali Terekam CCTv, Diduga Mencuri di Dua Lokasi

Next Post

Perempuan yang Mengutil di Dua Toko Bontang Minta Maaf dan Ganti Kerugian

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.