BONTANG – Jumlah pengunjung Pulau Beras Basah diprediksi mengalami peningkatan. Apabila renovasi jembatan dan fasilitas penunjang lainnya di destinasi wisata Kota Taman ini rampung dilakukan.
Peningkatan ini diprediksi Billhogen, Dewan Pembina Asosiasi Penyedia Jasa Transportasi Wisata Laut (APJTWL) Bontang. Apalagi selesainya proses renovasi bertepatan momen libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Pasalnya di momen tersebut banyak wisatawan yang sudah memasuki waktu libur. Sehingga banyak menghabiskan waktu bersama kerabat dan keluarga untuk melepas penat.
“Biasanya beberapa hari sebelum Natal hingga lima hari setelah Tahun Baru, wisatawan meningkat hingga dua kali lipat dari hari biasa. Apalagi nanti jembatan dan ornamen tulisan Beras Basah sudah jadi. Tentu akan semakin banyak yang ke sana,” tuturnya kepada Bontang Post, Sabtu (8/12) kemarin.
Disebutkan, saat ini belum terjadi lonjakan wisatawan di Beras Basah meski renovasi jembatan dan fasilitas lainnya sedang dilakukan. Hal ini terlihat dari belum adanya lonjakan penyewaan kapal di Pelabuhan Tanjung Laut Indah yang merupakan lokasi paling sering dikunjungi wisatawan untuk berangkat menuju Beras Basah.
“Belum ada kelonjakan. Masih sama seperti biasa,” imbuh Billhogen.
Untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan tersebut, nantinya APJTWL akan mengerahkan seluruh armadanya untuk mengangkut penumpang. Adapun armada yang disediakan sebanyak 59 kapal.
Ke depan setelah renovasi jembatan dan tulisan ornamen rampung, pihaknya menyarankan Pemkot Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) untuk meningkatkan fasilitas yang lain. Seperti membangun tempat menginap bagi wisatawan yang ingin bermalam di sana.
“Selain fasilitasnya yang dibangun, keamanan dan pengawasan pulau juga harus ditingkatkan,” tukasnya. (bbg)






