• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Wujudkan Bontang Bebas Stunting, Dinkes Gandeng PT KPI

Launching Mitra CSR KPI Berdaya 2020

by M Zulfikar Akbar
4 Maret 2020, 20:14
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
Adv Dinkes Kpi1

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni (tengah) dan perwakilan manajemen PT KPI menandatangani MoU pemberantasan stunting, Rabu (4/3/2020). (Nasrullah/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berusaha mewujudkan Bontang bebas stunting. Salah satu langkahnya menggandeng perusahaan sekitar. Seperti dengan PT Kaltim Parna Industri (KPI) yang meluncurkan program intervensi pencegahan stunting (Insting) mitra corporate social responsibility (CSR) KPI Berdaya 2020.

Program ini di-launching oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di Posyandu Mekarsari RT 19 Kelurahan Berbas Pantai, dengan melakukan memorandum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Bontang, Dinas Kesehatan, dan PT KPI, Rabu (4/3/2020). Dijelaskan Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Bontang Jamila, kegiatan ini merupakan langkah Dinkes bersama KPI dalam mode intervensi pencegahan atau penurunan angka stunting di Kota Taman, dengan mengambil lokus Kelurahan Berbas Pantai, tepatnya di Posyandu Mekarsari dan Mawar.

“Mengapa kita poskan di posyandu, karena di posyandu menjadi tempat perkembangan ibu dan anak bayi. Jadi kita harapkan kunjungan ke posyandu meningkat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bersiap Menuju Ekowisata 2021, Pupuk Kaltim Bekali Warga Malahing

Langkah pencegahan stunting itu dengan berbagai cara. Di antaranya akan mengintervensi bagi para remaja putri untuk diberikan tablet tambah darah. Agar ketika menjadi soeorang istri tidak menjadi ibu anemia. Dengan demikian ketika melahirkan, risiko melahirkan bayi yang stunting itu kurang. Kemudian dengan melakukan edukasi pada seribu hari pertama, yakni dari ibu hamil hingga anaknya usia dua tahun.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan peningkatan ilmu bagi para kader posyandu yang akan didukung langsung oleh KPI. Jadi akan diberikan refresing antropometri atau diberi ilmu pengukuran individu manusia yang benar, untuk mengetahui variasi fisik manusia, bagaimana pemberian makan balita dan anak (PMBA).

“Jadi mereka meneruskan edukasi lebih lanjut kepada ibu yang menjadi sasarannya,” ucapnya.

Langkah yang dilakukan mulai dari melakukan rembuk warga untuk menyamakan presepsi pencegahan stunting, kemudian assesment seperti validasi data refresing antropometri, operasi timbang, dan pos jakun. Selanjutnya perencanaan aksi, formulasi perencanaan aksi, dan pelaksanaan program. Di dalamnya pelatihan PMBA bagi kader, pengadaan antropometri, kelas stunting mobile, penyuluhan pemberian makan tambahan (PMT) dan PMT pemulihan, pemberian suplemen, serta pembuatan sarana cuci tangan di posyandu. Berikutnya mengevalusi di akhir tahun apa yang didapat sebelum dan sesudah melakukan kegiatan ini.

Baca Juga:  Neni Hadiri Peresmian Bandara APT Pranoto

“Terakhir apa yang akan dilakukan setelah kegiatan ini,” ucapnya.

Adv Dinkes Kpi2
Dinkes Bontang bersama PT KPI berusaha mewujudkan Bontang bebas stunting dengan melakukan intervensi stunting (Insting) kemitraan KPI melalui pemberdayaan masyarakat. (Nasrullah/Bontangpost.id)

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk pencegahan stunting itu ada tiga yakni  memperbaiki pola asuh, gizi, interaksi, dan pemantauan tumbuh kembang. Selanjutnya melengkapi dengan ASI dan perbaikan sanitasi. Sebab, sanitasi harus menjadi aspek yang secara simultan harus diperbaiki.

“Jadi ada intervensi sensitif meliputi sanitasi, ada intervensi spesifik seperti pemberian tambah darah,”

Sementara itu, perwakilan manajemen PT KPI, Budi Hermawan menerangkan program yang dilakukan pihaknya ini cukup berbeda dengan yang lain dalam melakukan pencegahan stunting. Yaitu dengan mengedukasi masyarakat. Langkah ini perlu dilakukan, karena menurutnya anak adalah aset bangsa. Sehingga ketika anak sehat, akan memajukan bangsanya.

Baca Juga:  KITAMART Bontang Resmi Beroperasi

“Jadi kami ingin merubah pola pikir masyarakat dengan peningkatan sumber daya manusia yang di dalamnya kader dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Asisten I Pemerintahan Pemkot Bontang sekaligus Pokjanal Posyandu, HM Bahri mengatakan kegiatan ini bukan hanya sebagai langkah pencegahan stunting, namun juga untuk mengentaskan kawasan kumuh. Sehingga pemerintah mengucapkan terima kasih dapat bekerjasama dalam mengentaskan stunting di Kota Taman. Mengingat saat ini Bontang berada di urutan ketiga di antara sepuluh kota/kabupaten di Kaltim untuk stunting.

“Jadi kalau bukan kerja keroyokan agak berat. Kami terima kasih banyak,” katanya. (Zaenul/adv)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: advertorialdinkes bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Simpang Tiga RSUD Bontang Akan Ditutup

Next Post

Terbukti Bersalah, Hartoyo Divonis Dua Tahun Penjara

Related Posts

Obat Kedaluwarsa Disimpan Sembarang Tempat, Gudang Farmasi Bontang Layaknya Penyimpanan Mi Instan
Bontang

Obat Kedaluwarsa Disimpan Sembarang Tempat, Gudang Farmasi Bontang Layaknya Penyimpanan Mi Instan

7 Februari 2023, 15:17
Jangan Takut ke Puskesmas
Advertorial

Puskesmas Dorong Sekolah Gunakan Aplikasi SIPGAR

5 Desember 2020, 09:11
Puskesmas BU I Gelar Pelatihan UKS untuk Pegawai Sekolah
Advertorial

Puskesmas BU I Gelar Pelatihan UKS untuk Pegawai Sekolah

4 Desember 2020, 17:01
Masih Pandemi, Posyandu Mutiara Tetap Semangat Layani Masyarakat
Advertorial

Masih Pandemi, Posyandu Mutiara Tetap Semangat Layani Masyarakat

3 Desember 2020, 08:44
Alhamdulillah, Hasil Swab 17 Orang di Bontang Dinyatakan Negatif
Advertorial

Ribuan Warga Bontang Idap Diabetes dan Hipetensi, Dinkes: Perhatikan Gaya Hidup

3 Desember 2020, 08:00
Cegah HIV/Aids, Puskesmas Imbau Masyarakat Lakukan Tes Sejak Dini
Advertorial

Cegah HIV/Aids, Puskesmas Imbau Masyarakat Lakukan Tes Sejak Dini

2 Desember 2020, 20:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.