• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result

Proyek Kereta Trans-Kalimantan Belum Jelas di Anggaran 2027, Prabowo Padahal Sudah Buka Suara

by Redaksi Bontang Post
8 September 2026, 11:36
in Tak Berkategori
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Rencana pembangunan jaringan Kereta Trans-Kalimantan kembali menjadi sorotan setelah proyek tersebut belum terlihat secara terperinci dalam rencana anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2027.

Padahal, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah meminta pembangunan jaringan kereta api di Kalimantan segera dimulai setelah proyek Trans-Sumatra.

Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan pagu anggaran Kemenhub pada 2027 mencapai Rp32,93 triliun setelah mendapat tambahan anggaran sekitar Rp4 triliun.

Menurut Dudy, tambahan anggaran tersebut akan banyak diarahkan untuk keselamatan transportasi serta pengembangan jaringan perkeretaapian.

“Dari kebutuhan kita, semula ditentukan pagunya di awal Rp28 triliun, kemudian ada penambahan sekitar Rp4 triliun. Kebanyakan dari angka tersebut untuk keselamatan transportasi dan fokus pengembangan jaringan kereta api,” ujar Dudy.

Namun, dalam pemaparan tersebut belum terdapat penjelasan mengenai alokasi khusus untuk pembangunan Kereta Trans-Kalimantan, termasuk rute, besaran anggaran maupun target waktu pembangunan.

Fokus pembangunan fisik perkeretaapian Kemenhub pada 2027 justru masih diarahkan ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

Dudy menyebut beberapa proyek yang akan dikembangkan, di antaranya jaringan kereta menuju Sukabumi serta elektrifikasi jalur Cikampek dan Tanah Abang–Rangkasbitung.

“Kita akan memaksimalkan penggunaan anggaran tersebut, termasuk pengembangan jaringan kereta sampai Sukabumi dan elektrifikasi sampai Cikampek. Kemudian elektrifikasi Tanah Abang–Rangkasbitung,” jelasnya.

Proyek Kereta Trans-Kalimantan belum masuk rincian anggaran 2027, meski Prabowo meminta pembangunan jaringan kereta segera dimulai.

Belum jelasnya porsi pembangunan Trans-Kalimantan dalam anggaran 2027 menjadi perhatian lantaran Prabowo sebelumnya telah menyampaikan instruksi terkait pembangunan jaringan kereta api tersebut.

Saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang pada 30 Juli 2026, Prabowo meminta pembangunan jaringan kereta dilakukan berkelanjutan setelah proyek Trans-Sumatra.

“Habis Trans-Sumatra, nanti Trans-Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai,” tegas Prabowo kala itu.

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya dorongan dari pemerintah pusat agar pengembangan jaringan kereta api tidak hanya terpusat di Pulau Jawa dan Sumatra, tetapi juga diperluas ke Kalimantan.

Meski demikian, hingga kini rencana Trans-Kalimantan masih berada pada tahap perencanaan teknis.

Pada pertengahan 2026, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub telah menyelesaikan paket tender konsultansi senilai sekitar Rp2 miliar untuk memperbarui masterplan jaringan kereta api di Pulau Kalimantan.

Kajian tersebut menjadi bagian penting untuk menentukan arah pengembangan jaringan kereta api, termasuk kebutuhan lahan, integrasi dengan moda transportasi lain, hingga skema pembiayaan.

Sejumlah opsi pembiayaan masih terbuka, mulai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), hingga keterlibatan pihak swasta.

Kejelasan mengenai rute dan skema pembangunan menjadi penting bagi Kalimantan. Apalagi, jaringan kereta api diharapkan nantinya dapat mendukung konektivitas kawasan industri, pelabuhan, hingga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dengan belum adanya rincian khusus Trans-Kalimantan dalam rencana anggaran 2027, masyarakat masih harus menunggu kepastian kapan proyek tersebut benar-benar masuk tahap pembangunan fisik. (prokal)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kapal Rp17 Miliar Terancam Disita, AH Desak Bontang Transport Segera Bertindak

Next Post

Kepala OPD Bontang Mangkir Rapat DPRD Tanpa Alasan, Neni Ancam Potong TPP

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.