• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

168 Orang Terjangkit DBD, 2 Meninggal

by Yulianti Basri
30 Maret 2021, 14:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi(Net)

Ilustrasi(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Di tengah pandemi Covid-19, dua orang warga Bontang meninggal karena gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang menyebarkan demam berdarah dengue (DBD).

Kasus meninggal keduanya terjadi di bulan Februari 2021. Warga Api-Api laki-laki berusia 12 tahun, dan perempuan berusia 8 tahun warga Tanjung Laut, Bontang Selatan.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Bontang Muhammad Ramsi menyebut, total saat ini yang terpapar DBD mencapai 168 orang. Tertinggi, berada di Kelurahan Api-Api sebanyak 24 orang. Selanjutnya, Berebas Tengah dan Gunung Telihan, masing-masing 22 orang. Sementara paparan terendah berada di Kelurahan Bontang Lestari, yakni 1 orang.

“Diakui saat ini selain DBD ada Covid-19 yang harus kami tangani. Tapi kami berupaya membagi fokus,” ujarnya.

Baca Juga:  Dari 900 Jadi 39 Kasus

Rata-rata masyarakat yang terjangkit DBD yakni anak-anak, namun tak sedikit juga yang menyerang orang dewasa. Untuk itu, Ramsi mengimbau agar pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dilakukan sebaik mungkin demi menghindari penularan DBD. “Ini kasusnya terbilang tinggi. Tapi memang setiap tahun polanya begitu, Januari-Maret terjadi penularan tertinggi, dibanding bulan lainnya,” bebernya.

 

Sejumlah upaya juga telah dilakukan Dinas Kesehatan. Di antaranya pembagian bubuk abate ke puskesmas. Maupun fogging. Namun, fogging lebih intens dilakukan di wilayah yang diketahui terdapat paparan kasus DBD.

“Namanya fogging lokus. Fokus memutus mata rantai,” ujarnya.

Yang juga menjadi kendala yakni di masa pandemi ini, petugas yang hendak melakukan penyelidikan atau investigasi di lapangan perihal darimana asal penularan sedikit terkendala. “Biasanya kan kami sampai ke dalam rumah, ini penyelidikan di luar rumah saja,” ujarnya.

Baca Juga:  Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

Begitu pun dengan juru pemantik (jumantik). Yang tadinya rutin melakukan pemantauan. Sedikit terhambat. “Karena harus jaga jarak, tidak bisa juga masuk rumah orang sembarangan. Makanya kami minta masyarakat tetap waspada, jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Tags: dbdpenyebaran kasus DBD
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Resepsi Dilarang, Aturan Dilanggar

Next Post

Perkuat Sinergitas, Dinkes dan KPI Kolaborasi Gelar Webinar soal Penanganan Stunting

Related Posts

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian
Bontang

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

27 Oktober 2026, 13:18
DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak
Bontang

DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak

6 Oktober 2026, 09:42
Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah
Bontang

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

11 September 2026, 10:03
Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada
Bontang

Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

2 September 2026, 09:00
Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00
Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta
Bontang

Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta

14 Agustus 2026, 12:33

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.