BONTANG – Pemkot Bontang mulai menggelar tes cepat (rapid test) massal perdana, hari ini (19/5/2020). Tes ini digelar serentak di sejumlah titik yang ramai dikunjungi warga. Yakni 3 pasar tradisional, meliputi Pasar Rawa Indah, Pasar Citra Mas, Pasar Telihan. Serta kawasan Ramayana.
Di setiap titik, tes cepat disediakan untuk 50 orang. Siapapun, yang ingin tes diperkenankan. Selama kuota 50 itu masih tersedia. Pun semua tidak dipungut biaya sepeserpun. Secara akumulatif, tes cepat perdana ini menyasar 200 warga Bontang.
Pelaksana lapangan di setiap titik dikawal tim berbeda. Misalnya di Pasar Rawa Indah, pemeriksaan dilakukan oleh tim Puskesmas Bontang Selatan I, berkolaborasi dengan Puskesmas Bontang Selatan II. Sementara di Ramayana dikomando tim Puskesmas Bontang Utara I.
Lepas tes di Pasar Rawa Indah, dr Ririn Megawati dari Puskesmas Bontang Selatan I menjelaskan, sebelum tes sebelumnya masyarakat harus mendaftar diri kepada petugas dengan menunjukkan KTP asli.
Selanjutnya, mereka bakal didata. Mulai nama, alamat, nomor yang bisa dihubungi, riwayat perjalanan, dan riwayat penyakit. Selain itu, petugas juga akan mengecek suhu tubuh calon peserta tes, saturasi okigen, dan nadi. Setelahnya baru diambil sampel darah untuk kemudian di cek apakah reaktif atau tidak.
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=9ocRO0YQ8HE[/embedyt]
“Kami cek aja. Walau hasilnya bisa keluar cepat, tapi tidak langsung kami beritahu karena banyak. Jadi hasilnya kami beri ke tim di PSC, mereka yang akan menginformasikan hasil itu kepada masyarakat,” urainya.
Bila dalam tes ini ada ditemukan hasil reaktif, tim Gugus Tugas Covid-19 Bontang akan melakukan tes susulan. Bila di tes perdana menggunakan menggunakan sampel darah (tes antibodi), maka di tes kedua menggunakan tes swab nasofaring. Alias dokter mengumpulkan sampel sekresi dari bagian paling atas tenggorokan, di belakang hidung.
“Langkah selanjutnya bakal dijelaskan rinci oleh tim di PSC,” bebernya.
Petugas Puskesmas Bontang Selatan I mendata calon peserta tes cepat di Pasar Rawa Indah Bontang. (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)Sementara itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni yang turun langsung meninjau tes massal ini di kawasan pertokoan Ramayana menuturkan, sudah sejak lama pihaknya mengagendakan kegiatan ini. Hanya saja tertunda lantaran alat tes yang butuh waktu lama tiba di Bontang.
“Kita pesan sudah lama, dari Maret (2020). Kita pesan 5 ribuan (unit), tapi yang datang sekarang baru seribu. Yasudah, langsung kita pakai buat tes massal,” ungkapnya.
Sebelumnya Pemkot Bontang memang telah mendatangkan seribu alat tes cepat. Sudah digunakan untuk mengecek 170 guru ngaji di Bontang pada Senin (18/5/2020) kemarin, dan kali ini untuk publik luas.
Rencananya, malam ini tes massal bakal kembali digelar. Kali ini tes menyasar pusat kongko anak muda, seperti di Jalan HM Ardans, Satimpo, dan Jalan Pattimura, Api-Api.
“Malam ini tes bakal lanjut ke cafe-cafe,” beber Wali Kota Neni. (*)







