• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

91 Pemegang Izin Tambang Belum Taat Pajak 

by BontangPost
12 Desember 2017, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi(Net)

Ilustrasi(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Sebanyak 91 perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ternyata belum taat pajak. Pasalnya dari data Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) dari 170 perusahaan, hanya 79 perusahaan saja yang terdaftar dan aktif melakukan pelaporan Pajak Bumi Bangunan (PBB) sektor Pertambangan, Perkebunan, dan Perhutanan (P3). Sehingga, Kanwil DJP Kaltim Kaltara mencium potensi besar dari PBB yang belum tergarap untuk meningkatkan pendapatan daerah dan negara.

“Potensi pajak di Kutim itu tinggi. Mulai dari PBB, BPHTB, hingga pajak restauran serta perhotelan. Belum lagi potensi dari pajak PBB P2 dan P3 yang pengelolaannya belum maksimal. Tentu akan menjadi objek pajak potensial bagi daerah dan negara,” sebut Kepala Kanwil DJP Kaltim Kaltara Samon Jaya, Senin (11/12) usai penandatanganan MoU dengan Pemkab Kutim.

Baca Juga:  KPC Tampung 26 Ribu Karyawan

Dia menyebutkan, dari banyaknya potensi pajak di Kutim, yang baru bisa dikelola oleh negara dan daerah baru sebesar Rp 167 miliar. Tentu, jika lebih dioptimalkan, maka akan bisa memberikan pendapatan yang besar. Apalagi pemerintah daerah saat ini tengah memperjuangkan bagaimana PBB sektor P3 yang langsung disetor pengusaha ke pusat, bisa diambil alih atau persentasenya dibagi ke daerah.

“Kami sangat mendukung langkah yang dismbil daerah. Karena, tujuannya juga untuk kemajuan daerah dan negara,” paparnya.

Samon menambahkan, sebagai langkah awal dirinya menghimbau Pemda melalui instansi terkait untuk bersama-sama Kanwil DJP menyatukan data potensi pajak. Sehingga melaui penyamaan persepsi dan data objek pajak, potensi yang belum tergarap bisa dimaksimalkan.

Baca Juga:  Terus Bertugas Membuat Lebaran Bersih

“Tentu muaranya akan berimbas pada meningkatnya penerimaan daerah,” ujar Samon. (aj)

Tags: pajakperusahaanSangatta Posttambang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkab Berikan Bantuan Disabilitas dan Janda 

Next Post

Kebakaran Margo Makan dua Korban 

Related Posts

Tak Bayar Tunggakan Pajak, Wajib Pajak Bontang Terancam Ditempeli Stiker dan Spanduk
Bontang

Tak Bayar Tunggakan Pajak, Wajib Pajak Bontang Terancam Ditempeli Stiker dan Spanduk

10 Oktober 2026, 14:32
Pajak Parkir Bontang Belum Capai Target, Bontang Citimall hingga Mie Gacoan Masuk Pantauan
Bontang

Pajak Parkir Bontang Belum Capai Target, Bontang Citimall hingga Mie Gacoan Masuk Pantauan

28 September 2026, 16:30
Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar
Bontang

Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar

26 Agustus 2026, 16:00
Bukan Cuma Jaga Kamtibmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kini Ikut Turun Lapangan Cek Wajib Pajak
Nasional

Bukan Cuma Jaga Kamtibmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kini Ikut Turun Lapangan Cek Wajib Pajak

22 Juli 2026, 08:01
Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja
Kaltim

Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja

2 Juli 2026, 15:50
Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu
Kaltim

Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu

15 Juni 2026, 14:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.