• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

98 Bayi di Bontang Suspek Campak, Dinkes Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Laboratorium

by Dwi Kurniawan Nugroho
12 Maret 2026, 14:45
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang mencatat puluhan bayi di Kota Bontang terindikasi mengalami gejala campak.

Saat ini, seluruh kasus tersebut masih berstatus suspek dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan diagnosisnya.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes Bontang Nur Asmah, mengungkapkan hingga kini terdapat 98 bayi yang tercatat sebagai suspek campak.

Ia menjelaskan, gejala awal penyakit campak umumnya ditandai dengan demam tinggi yang disertai batuk, pilek, serta mata tampak kemerahan. Setelah beberapa hari, biasanya muncul ruam atau bintik merah pada kulit yang menjadi ciri khas penyakit tersebut.

Namun demikian, pihaknya belum dapat memastikan bahwa seluruh kasus tersebut merupakan campak. Pasalnya, beberapa penyakit lain juga dapat menimbulkan gejala serupa.

Baca Juga:  49.000 Balita dan Anak akan Divaksin MR

“Semua masih suspek. Kami harus memastikan melalui pemeriksaan laboratorium. Karena ada penyakit lain seperti DBD yang juga bisa menimbulkan ruam,” ungkap Nur Asmah saat dihubungi, Kamis (12/3/2026).

Nur Asmah menuturkan, sampel pemeriksaan telah dikirim ke laboratorium di Provinsi Kalimantan Timur. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan apakah kasus tersebut benar merupakan campak atau tidak.

Ia juga mengingatkan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular, terutama pada kelompok rentan seperti bayi dan balita.

Sebagai langkah mitigasi, Dinkes Bontang akan menggencarkan imunisasi campak di seluruh wilayah kota.

“Imunisasi dosis pertama wajib diberikan kepada bayi usia 9 bulan. Namun jika ada satu kasus muncul, maka imunisasi akan diberikan kepada semua anak yang berisiko, baik yang sudah pernah maupun yang belum,” jelasnya.

Baca Juga:  Puluhan Anak Terjangkit Campak

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dan membiasakan anak-anak menerapkan kebersihan sejak usia dini.

Upaya pencegahan juga akan dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai layanan, mulai dari satuan pendidikan, fasilitas kesehatan hingga posyandu.

“Kami akan lakukan secara menyeluruh, baik di satuan pendidikan, fasilitas kesehatan hingga posyandu. Anak-anak akan kami berikan imunisasi,” pungkasnya. (*)

Tags: campak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Mobil Range Rover Dikembalikan, Dana Rp7,5 Miliar Resmi Masuk Kas Daerah Kaltim

Next Post

Poros Sangatta–Rantau Pulung Tak Kunjung Diperbaiki, PMII Kutim Ancam Ajukan Citizen Lawsuit

Related Posts

Baru Tembus 65 Persen, Capaian Imunisasi Campak Kaltim Masih Jauh dari Target Nasional
Kaltim

Baru Tembus 65 Persen, Capaian Imunisasi Campak Kaltim Masih Jauh dari Target Nasional

17 Maret 2026, 15:29
Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap
Kaltim

105 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Kutim, Diskes Tunggu Hasil Laboratorium

17 Maret 2026, 14:22
Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap
Kaltim

Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap

13 Maret 2026, 15:59
Kasus Campak Menjadi Ancaman Serius, Kaltim Harus Waspada
Kaltim

Kasus Campak Menjadi Ancaman Serius, Kaltim Harus Waspada

1 September 2025, 15:00
Kasus Campak di Kaltim Mengkhawatirkan, Balikpapan Sudah 53 Kasus, Berpotensi Ditetapkan KLB
Kaltim

Kasus Campak di Kaltim Mengkhawatirkan, Balikpapan Sudah 53 Kasus, Berpotensi Ditetapkan KLB

1 September 2025, 09:37
Puluhan Anak Terjangkit Campak
Kaltim

Puluhan Anak Terjangkit Campak

2 September 2018, 11:35

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.