• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Baru Tembus 65 Persen, Capaian Imunisasi Campak Kaltim Masih Jauh dari Target Nasional

by Redaksi Bontang Post
17 Maret 2026, 15:29
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur memberikan perhatian serius terhadap ancaman penyakit campak yang kini tengah diwaspadai penyebarannya.

Dalam agenda sosialisasi “Waspada Campak pada Anak”, terungkap bahwa cakupan imunisasi campak di Bumi Etam masih berada di angka 65 persen, angka yang dinilai masih jauh dari target nasional sebesar 95 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltim, Fit Nawati, menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk melindungi kelompok paling rentan, yakni bayi dan balita.

Gejala campak yang meliputi demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, hingga munculnya ruam merah pada kulit, harus diwaspadai karena virus ini memiliki tingkat penularan yang sangat cepat.

Baca Juga:  105 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Kutim, Diskes Tunggu Hasil Laboratorium

“Masih cukup jauh cakupan kita. Sekitar 30 persen anak masih belum terjangkau imunisasi,” ungkap Fit Nawati pada Senin (16/3).

Data Dinkes menunjukkan adanya ketimpangan capaian pada berbagai kelompok usia. Saat ini, cakupan imunisasi pada bayi usia 9 bulan baru menyentuh 62 persen, sementara untuk usia 18 bulan berada di angka 60 persen.

Kabar baiknya, kesadaran pada lingkungan pendidikan cukup tinggi, di mana imunisasi untuk anak kelas 1 SD telah mencapai 92 persen berkat kerja sama yang solid antara pihak sekolah dan orang tua.

Fit Nawati juga mengingatkan masyarakat mengenai perubahan jadwal imunisasi demi perlindungan yang lebih optimal. Jika dahulu hanya diberikan satu kali, kini anak wajib mendapatkan tiga dosis imunisasi campak, yakni pada usia 9 bulan, 18 bulan, dan saat memasuki kelas 1 SD.

Baca Juga:  Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap

Selain melengkapi status imunisasi anak, masyarakat diimbau untuk konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hal ini penting mengingat orang dewasa pun bisa menjadi perantara penularan jika daya tahan tubuh dan kondisi gizi mereka menurun.

Pemerintah berharap melalui edukasi yang masif, kesenjangan cakupan sebesar 30 persen ini dapat segera teratasi. Partisipasi aktif orang tua dengan membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di wilayah Kalimantan Timur. (Prokal) 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: campak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

105 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Kutim, Diskes Tunggu Hasil Laboratorium

Next Post

Balita Tewas di Parkiran Toko Jalan Brigjen Katamso Bontang, Diduga Tertabrak Mobil

Related Posts

Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap
Kaltim

105 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Kutim, Diskes Tunggu Hasil Laboratorium

17 Maret 2026, 14:22
Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap
Kaltim

Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap

13 Maret 2026, 15:59
98 Bayi di Bontang Suspek Campak, Dinkes Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Bontang

98 Bayi di Bontang Suspek Campak, Dinkes Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Laboratorium

12 Maret 2026, 14:45
Kasus Campak Menjadi Ancaman Serius, Kaltim Harus Waspada
Kaltim

Kasus Campak Menjadi Ancaman Serius, Kaltim Harus Waspada

1 September 2025, 15:00
Kasus Campak di Kaltim Mengkhawatirkan, Balikpapan Sudah 53 Kasus, Berpotensi Ditetapkan KLB
Kaltim

Kasus Campak di Kaltim Mengkhawatirkan, Balikpapan Sudah 53 Kasus, Berpotensi Ditetapkan KLB

1 September 2025, 09:37
Puluhan Anak Terjangkit Campak
Kaltim

Puluhan Anak Terjangkit Campak

2 September 2018, 11:35

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.