• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Minta Penggunaan Bahasa Kutai di Pengumuman Bandara SAMS Sepinggan

by Redaksi Bontang Post
1 Juni 2022, 13:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Aktivitas di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan. DPRD Kukar dan seniman meminta bandara menggunakan bahasa Kutai dalam pengumuman di bandara.

Aktivitas di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan. DPRD Kukar dan seniman meminta bandara menggunakan bahasa Kutai dalam pengumuman di bandara.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Jauh sebelum penetapan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim oleh Presiden Joko Widodo, usulan penggunaan bahasa Kutai di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan sudah bergulir. Namun, hingga kini belum juga terealisasi.

Ketua Komisi III DPRD Kukar Andi Faisal mengatakan, sebagai bandara internasional dan pintu gerbang Kaltim, SAMS Balikpapan bisa menjadi wadah mengenalkan budaya lokal kepada masyarakat. Terlebih lagi menyongsong IKN yang lokasinya berada di wilayah Kaltim.

Pada Jumat (27/5), rombongan DPRD Kukar dipimpin Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid berkunjung ke kantor Angkasa Pura (AP) I di Balikpapan. Faisal mengatakan, pertemuan ini bukan pertemuan pertama yang membahas hal yang sama.

Baca Juga:  Kejari Lakukan Pemotretan Tema Budaya Lokal 

Menurutnya, pada 2017 pihaknya sudah berkunjung ke kantor AP 1 untuk mengawal penggunaan bahasa Kutai dalam pengumuman di bandara. Bahasa daerah digunakan di bandara untuk meningkatkan nilai kebudayaan dan memperkenalkan bahasa lokal kepada pendatang.

“Di beberapa bandara, seperti Jogjakarta dan Bandung, pengumuman dengan bahasa lokal sudah dilakukan. Banyak mengundang respons positif dari masyarakat,” serunya.

Sebenarnya, kata Faisal, dalam pertemuan di 2017, sudah ada upaya untuk merealisasikan rencana tersebut.  Sayangnya, hingga awal 2022 ini tak kunjung terealisasi.

“Kita berharap satu bulan ini bisa terealisasi. Nanti kita juga akan menyurati pemerintah pusat jika perlu. Untuk memberikan atensi khusus terhadap upaya kami ini,” tambahnya.

Baca Juga:  SDIT 2 Darussalam Gelar Artbound Festival Angklung 

Terpisah, akademisi sekaligus budayawan asal Kukar Awan Muhammad Rifani mengatakan bahwa sudah sejak lama pihaknya berjuang agar bahasa lokal mendapat tempat sebagaimana bahasa lokal di Jawa.

Sayangnya, suaranya belum banyak didengar, sehingga hal ini tidak dapat terwujud. Bahasa daerah menurut dia, salah satu kekayaan intelektual komunal yang penting untuk dilestarikan.

Menurut dia, bahasa itu mengandung DNA yang bisa memecahkan misteri dari sejarah dan peradaban manusia. Bahasa Kutai salah satu bahasa dengan jumlah penutur yang relatif kecil dibandingkan bahasa kaum pendatang di Kaltim.

“Ya ini memang harus diperjuangkan. Kalau tidak diperjuangkan, maka tidak akan didengarkan,” tutupnya. (kri/k16)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: budaya
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pengelola SPBU Bontang Jangan Layani Pengetap

Next Post

Optimalkan Genset Bantuan Perusahaan, PKT Gelar Pelatihan Kelistrikan bagi Warga Gusung

Related Posts

Kenalkan Kearifan Lokal dengan Menampilkan Adat Dayak
Feature

Kenalkan Kearifan Lokal dengan Menampilkan Adat Dayak

10 Oktober 2018, 11:00
Semarak Erau Pelas Benua Guntung
Bontang

Semarak Erau Pelas Benua Guntung

26 September 2018, 11:55
Erau Pelas Benua Digelar Pekan Depan
Bontang

Erau Pelas Benua Digelar Pekan Depan

19 September 2018, 11:52
Komunitas Gasing Sangatta Kenalkan Permainan Tradisional pada Warga
Feature

Komunitas Gasing Sangatta Kenalkan Permainan Tradisional pada Warga

8 September 2018, 11:00
Berkenalan dengan Sanggar Seni Tunas Rimba
Kaltim

Berkenalan dengan Sanggar Seni Tunas Rimba

26 Agustus 2018, 11:30
Permainan Tadisional Dijadikan Lomba Agustusan 
Feature

Permainan Tadisional Dijadikan Lomba Agustusan 

12 Agustus 2018, 11:50

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.