• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Hingga Oktober, Terdapat 80 Laporan Kekerasan Perempuan dan Anak di Bontang

by Lutfi Rahmatunnisa'
20 Oktober 2022, 10:59
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Wali Kota Bontang dan Wawali resmikan UPTD PPA di Jalan P Suryanata (Lutfi Rahmatunnisa'/bontangpost.id)

Wali Kota Bontang dan Wawali resmikan UPTD PPA di Jalan P Suryanata (Lutfi Rahmatunnisa'/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sejak Januari hingga Oktober 2022, terdapat 80 laporan kekerasan perempuan dan anak di Bontang. Dari 80 laporan, sudah 63 kasus yang ditangani.

Untuk memaksimalkan pelayanan kepada perempuan dan anak yang mengalami kekerasan baik fisik maupun psikis, Wali Kota Bontang Basri Rase meresmikan UPTD PPA, Kamis (20/10/2022).

“Jangan ragu untuk melapor. Pemerintah akan menjamin keselamatan dan kenyamanan korban. Dan tidak akan di pungut biaya,” tegas Basri.

Menurutnya, perempuan dan anak masih menjadi kelompok yang rentan mengalami kekerasan dan diskriminatif. Karenanya, perlu kerja sama dari masyarakat dalam menangani segala permasalahan yang ada.

“Baik pemerintah, perusahaan maupun masyarakat harus menjadi pelopor kekerasan pada anak dan perempuan. Saya yakin masih banyak masyarakat yang belum sadar akan hal ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Selama 2023, Ada 21 Ribu Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Sementara itu, Kepala UPTD PPA Bontang Marlina menyebut, pada 2021 kasus kekerasan perempuan dan anak mencapai 145 kasus. 53 kasus diantaranya terjadi pada perempuan dan 92 kasus terjadi pada anak.

“Dengan adanya UPTD ini banyak masyarakat yang melapor. Artinya, tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menangani kekerasan sudah lebih baik,” ucap Marlina.

Kata dia, segala bentuk pengaduan yang menyangkut perempuan dan anak bakal ditangani. Mulai dari proses pelaporan, memberikan pendampingan maupun menyediakan rumah aman.

“UPTD PPA hadir untuk menampung curhat dan memberikan pelayanan 24 jam. Dan dalam proses penanganan kami akan mendampingi sampai korban benar-benar pulih,” timpalnya.

Selain kekersan terhadap perempuan dan anak, pihaknya juga konsen terhadap kasus pencegahan pernikahan dini. Berdasarkan data 2021 lalu, kasus pernikahan dini di Bontang terdapat 100 kasus. Sementara tahun ini sebanyak 40 kasus.

Baca Juga:  Pria 20 Tahun di Bontang Utara Setubuhi Anak di Bawah Umur, Sempat Ancam Pakai Sajam

Sebagai informasi, peresmian gedung yang berada di Jalan Suryanata, Kelurahan Bontang Baru itu turut didampingi oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah, camat dan seluruh lurah di Bontang. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kekerasan perempuan dan anak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hari Pangan Sedunia, Pupuk Kaltim Komitmen Atasi Potensi Krisis Pangan 2023

Next Post

Angka Kematian Tinggi, Waspada Gejala Gagal Ginjal Akut Berikut Ini

Related Posts

Kasus Kekerasan di Kaltim Tembus 1.110 Pada 2025, 61 Persen Korbannya Anak
Kaltim

Kasus Kekerasan di Kaltim Tembus 1.110 Pada 2025, 61 Persen Korbannya Anak

5 Desember 2025, 15:17
Motif Pembakaran Istri dan Anak di Sangatta Akhirnya Terungkap
Kriminal

Motif Pembakaran Istri dan Anak di Sangatta Akhirnya Terungkap

17 November 2025, 17:57
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kaltim Tembus 916, Rata-rata 3–4 Kejadian Tiap Hari
Kaltim

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kaltim Tembus 916, Rata-rata 3–4 Kejadian Tiap Hari

26 September 2025, 09:02
Kakak di Samarinda Tega Berbuat Asusila ke Adik Kandung, Begini Modusnya
Kaltim

Bontang Empat Besar Kasus Kekerasan di Kaltim

9 September 2025, 15:00
Pemuda di Samarinda Perkosa Rekan Kerja, Korban Masih di Bawah Umur
Kriminal

Paman di Bontang Selatan Cabuli Keponakan 8 Tahun, Diiming-imingi Uang Rp3 Ribu

29 Juli 2025, 10:47
Pria 20 Tahun di Bontang Utara Setubuhi Anak di Bawah Umur, Sempat Ancam Pakai Sajam
Kriminal

Pria 20 Tahun di Bontang Utara Setubuhi Anak di Bawah Umur, Sempat Ancam Pakai Sajam

29 Juli 2025, 10:26

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.