• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sales Penghemat Daya Bikin Resah, Nama Dicatut, PLN Imbau Warga Waspada

by BontangPost
28 Desember 2016, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Cleodora Barentina. ((Dok Bontang Post))

Cleodora Barentina. ((Dok Bontang Post))

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Beberapa hari terakhir warga Bontang diresahkan dengan keberadaan sales door to door yang menawarkan alat penghemat tagihan listrik. Yang dipertanyakan warga, dalam menawarkan produknya sales ini mencatut nama Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Alam, warga Jalan Brigjen Katamso Kelurahan Belimbing, Bontang Barat menuturkan, sempat didatangi salah seorang sales yang menawarkan produk penghemat listrik. Katanya, alat yang dipasangkan pada kwh meter tersebut bisa menghemat pemakaian listrik secara signifikan.

“Sabtu (24/12) kemarin rumah saya didatangi sales yang menawarkan alat penghemat listrik. Tapi karena saya ragu, saya tidak beli,” kata Alam kepada Bontang Post, Selasa (27/12) kemarin.

Dia menjelaskan, dalam memasarkan produknya, sales tersebut mengatakan perusahaan tempatnya bekerja telah mendapat izin dari PLN. Yaitu izin untuk memasarkan produk penghemat listrik kepada para pelanggan PLN. Katanya, yang menjual produk itu adalah perusahaan swasta, sementara PLN tidak menjualnya.

Baca Juga:  Tarif Listrik 900 VA Batal Naik

“Katanya, PLN memang tidak menjual produk penghemat listrik. Perusahaannya si sales yang menjual alat ini dengan izin dari PLN,” tambahnya.

Dalam promosinya, sales itu mengatakan bila Alam membeli saat kunjungan sales, harganya menjadi Rp 300 ribu saja. Sementara bila sales sudah pergi dan Alam berminat membeli kepadanya, harganya sudah berubah menjadi Rp 800 ribu. “Saya ragu apakah itu memang benar ada izin dari PLN atau tidak,” sebut Alam.

Dikonfirmasi terpisah, Manajer PLN Rayon Bontang Cleodora Barentina mengatakan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin penjualan alat penghemat listrik kepada siapapun. Apalagi menurutnya, PLN tidak pernah merekomendasikan pelanggan menggunakan alat penghemat listrik.

“Kalau mau berhemat dalam pemakaian listrik itu ya dari pelanggannya sendiri. Bagaimana bisa menghemat pemakaian listriknya sehari-hari. Kami tidak pernah menyarankan pakai alat penghemat atau yang sejenis itu,” kata Cleodora saat dihubungi melalui telepon.

Baca Juga:  Pengguna Mobil Listrik Dapat Diskon Tambah Daya

Kata dia, memasang alat penghemat listrik pada kwh meter sama saja dengan memodifikasi instalasi listrik milik PLN. Padahal, instalasi listrik tersebut tidak boleh dimodifikasi atau dibongkar siapapun kecuali petugas resmi PLN itu sendiri. Menurutnya, modifikasi kwh meter salah satunya untuk tujuan menghemat pemakaian listrik adalah salah satu bentuk pelanggaran terhadap surat perjanjian jual beli tenaga listrik (SPJBTL).

“Bila sewaktu-waktu dilakukan razia P2TL (Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik) ditemukan modifikasi kwh meter seperti pemasangan alat penghemat daya, maka pelanggan bersangkutan bisa dikenakan sanksi,” jelasnya.

Karena itu Cleodora meminta para pelanggan PLN waspada, bila ada pihak-pihak tertentu yang membawa nama PLN dalam memasarkan produk mereka. Menurutnya, adanya rencana kenaikan tarif listrik dimanfaatkan oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan.

Baca Juga:  PLN Perlu 'Disuntik' Rp20 Triliun

“Saat kami terjun ke lapangan, banyak pelanggan yang mempertanyakan mengenai penjualan alat penghemat daya ini. Ya kami jelaskan kalau kami sama sekali tidak pernah memberikan izin atau merekomendasikan pemasangan alat penghemat daya ini. Karena itu kami minta para pelanggan untuk lebih waspada,” tegasnya. (luk)

Tags: caloPLN
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jadi Bandar Narkoba, Wanita Paruh Baya Diamankan

Next Post

Sambut Perayaan Malam Pergantian Tahun, Pemkab Kutim Gelar Do’a Bersama dan Hiburan Rakyat 

Related Posts

Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan, Warga Bontang Protes ke Kantor PLN
Bontang

Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan, Warga Bontang Protes ke Kantor PLN

28 Oktober 2026, 08:15
Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina
Nasional

Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina

19 September 2026, 14:00
Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Warga Bontang, Pengamat Minta PLN Diaudit
Bontang

Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Warga Bontang, Pengamat Minta PLN Diaudit

15 September 2026, 09:11
Gangguan PLTGU Belum Tuntas, Pemulihan Sistem Kelistrikan Kalimantan Ditarget Rampung 12 Juli
Kaltim

Gangguan PLTGU Belum Tuntas, Pemulihan Sistem Kelistrikan Kalimantan Ditarget Rampung 12 Juli

10 Juli 2026, 07:57
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Nasional

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

9 Juli 2026, 13:41
Koordinasi dengan PLN, Wali Kota Ungkap Pemadaman Bergilir di Bontang Berlanjut hingga Juli
Pemkot Bontang

Koordinasi dengan PLN, Wali Kota Ungkap Pemadaman Bergilir di Bontang Berlanjut hingga Juli

29 Juni 2026, 13:23

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.