bontangpost.id – Sebanyak 2.215 pelaku UMKM yang tersebar di Kecamatan Bontang Selatan dan Kecamatan Bontang Utara mulai menerima bantuan paket sembako hari ini, Kamis (8/12/2022).
Koordinator Lapangan Diskop UKMP Bontang Zul Bakhri mengatakan pendistribusian paket sembako bagi pelaku usaha yang terdampak inflasi kenaikan BBM dipetakan menjadi dua bagian.
Untuk wilayah Kecamatan Bontang Selatan penyaluran difokuskan kepada tiga kelurahan. Yakni Kelurahan Tanjung Laut terdapat 499 penerima, Kelurahan Tanjung Laut Indah 518 penerima, dan Kelurahan Satimpo 51 orang.
Pengambilan bantuan sembako di tiga kelurahan tersebut dipusatkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Selatan. Total ada 1.070 pelaku usaha di Bontang Selatan yang menerima bantuan di hari pertama.
“Tidak satu tempat pengambilan bantuannya. Kami pisah menjadi dua tempat antara Bontang Utara dan Bontang Selatan. Biar tidak berdesakan,” ujarnya saat dijumpai di lokasi.
Sedangkan untuk warga yang tinggal di Kecamatan Bontang Utara, pengambilan paket sembako dipusatkan di BPU Kelurahan Bontang Kuala.
Total ada 1.145 warga Bontang Utara yang menerima bantuan hari ini. Rinciannya, warga Bontang Kuala 413 penerima, Bontang Baru 223 penerima, Gunung Elai 245 penerima, dan Kelurahan Api-Api 263 orang.
“Kami buka sejak pukul 08.00 pagi sampai 16.00 sore. Warga cukup bawa KTP asli saja. Toh, pun diwakilkan mereka harus bawa KTP Asli orang yang diwakilkan itu,” sambungnya.

Sebagai informasi, bantuan ini disalurkan selama tiga hari. Totalnya, ada 4.447 pelaku usaha yang menjadi sasaran penerima bantuan. Jumat (9/12/2022) bantuan paket sembako untuk 338 warga Kelurahan Guntung dan 428 warga Kelurahan Loktuan. Penyaluran digelar di Sport Center Loktuan.
Sedangkan lokasi kedua berada di BPU Bontang Barat. Yang menyasar 138 warga Kanaan, 254 warga Gunung Telihan, dan 94 warga kelurahan Belimbing. Sementara untuk 148 warga Bontang Lestari mengambil paket sembako di BPU Kelurahan Bontang Lestari.
Hari terakhir pengambilan yakni pada Senin, (12/12/2022) di BPU Kecamatan Bontang Selatan yang menyasar 432 warga Berebas Tengah dan 400 warga Berbas Pantai.
Bilang Zul, satu pelaku usaha menerima bantuan senilai Rp 250 ribu dalam bentuk sembako. Di antaranya, lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, satu piring telur, dan gula satu kilogram. Adapun dana yang digelontorkan untuk bantuan ini senilai Rp 1 miliar.
“Bahan pokok yang kami salurkan ini kami dapatkan dari pengusaha lokal melalui aplikasi e-katalog. Nah, ini sekaligus kami berdayakan UMKM juga,” urainya.
Lina warga Tanjung Laut Indah sekaligus pengusaha baju online shop mengaku senang atas perhatian pemerintah. Meski tidak banyak, ia bersyukur bantuan ini bisa meringankan biaya kebutuhan sehari-hari.
“Saya sudah memiliki usaha sejak 2019 lalu. Dan sebelumnya belum terdaftar penerima bantuan. Alhamdulillah, paling tidak bantuan ini bisa cukup sampai satu bulan,” katanya. (*)







