bontangpost.id – Dalam waktu dekat, dua instansi Pemerintah Kota Bontang bakal menggelar pasar murah. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Bontang dan Diskop-UKMP.
Kepala DKP3 Bontang Edy Foreswanto mengatakan pasar murah akan dilaksanakan pada pertengahan Ramadan nanti. Item yang akan dijajakan meliputi beras, telur, minyak goreng, dan gula.
Diketahui, empat item sembako itu dipasok dari Perum Bulog Samarinda. Kata Edy, alasan pihaknya menggelar pasar murah, buntut kenaikan harga komoditas bahan pokok. Pun, untuk meringankan beban masyarakat di tengah kebutuhan bahan pokok yang meningkat saat Ramadan.
“Sama seperti tahun sebelumnya, pasar murah digelar untuk meringankan beban masyarakat. Untuk harganya 50 persen lebih murah dari harga normal di pasar saat ini,” bebernya kepada redaksi bontangpost.id.
Rencananya, barang yang dijual dalam bentuk paket. Satu paket terdiri dari lima kilo beras, telur satu piring, dua kg gula pasir, dan minyak goreng dua liter. Adapun Pemkot Bontang mengusulkan 7.700 paket sembako ke Perum Bulog Samarinda.
“Rencananya segitu. Tapi terkait harga masih akan kami bahas dalam rapat selanjutnya. Kami juga berniat untuk menggandeng perusahaan. Barangkali kuotanya bertambah,” bebernya.
Sasaran pasar murah kali ini, kata Edy diutamakan warga yang tidak mampu dan yang paling membutuhkan. Skema penyalurannya pun, akan menggunakan kupon. Tujuannya, agar seluruh masyarakat bisa merasakan manfaat pasar murah tersebut.
Pihaknya bakal menggelar pasar murah selama tiga hari yang terpusat di TPI Tanjung Limau. Dalam satu harinya akan mewakili warga dalam setiap kecamatan.
“Misalnya dalam satu hari pasar murah khusus bagi warga Kecamatan Bontang Utara. Tapi teknis eksekusi di lapangan nanti masih akan kami bahas lebih lanjut,” tutupnya. (*)







