bontangpost.id – Ratusan warga mulai memadati Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Tanjung Limau, Kamis (28/3/2024).
Salah seorang warga Kecamatan Bontang Barat Badriah mengaku baru mengetahui adanya pangan murah tersebut saat dirinya hendak membeli ikan.
“Sebelumnya lihat di media sosial ada pangan murah, tapi enggak tahu lokasinya. Alhamdulillah kebetulan sekali,” akunya.
Adapun ia berniat membeli sejumlah bahan makanan untuk kebutuhan jelang Idulfitri, salah satunya beras.
“Sudah ambil nomor antreannya juga tadi,” singkatnya.
Diketahui, pagi ini nomor antrean telah mencapai 400 orang.
“Tapi Insyaallah cepat saja, karena kami ada empat loket pembayaran untuk beras,” sebut salah seorang petugas, Yuli.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang Ahmad Aznem menjelaskan, pasar murah ini ditujukan untuk mengantisipasi gejolak harga, terutama karena inflasi.
“Hari ini, ada tiga komoditas yang dapat subsidi yaitu beras, minyak goreng, dan gula,” jelas dia.
Ia mengungkapkan, harga bahan pangan yang dijual berada di bawah pasaran.
Di antaranya beras dengan harga Rp55.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp15.000 per kilogram, minyak goreng Rp14.000 per liter dan Rp30.000 per 2 liter.
Lebih lanjut, harga telur ayam yakni Rp57.000 per piring, bawang merah Rp25.000 per kilogram, dan tepung kompas Rp11.500 per kilogram.
“Kami berharap masyarakat dapat terbantu dengan adanya pangan murah ini,” pungkasnya. (*)







