BONTANG – Skuat Bontang FC akhirnya diperkenalkan secara resmi kepada publik di Ballroom Hotel Bintang Sintuk, Kamis (27/4) malam tadi. Sebanyak 20 pemain turut memamerkan jersey terbaru Bontang FC dengan warna merah sedikit dibalut warna biru.
Selain pemain dan jersey, Bontang FC memperkenalkan juga kepengurusan baru disertai seremonial penandatanganan kontrak pemain.
Launching Bontang FC ini semakin meriah karena pemain dan pengurus memberikan kejutan kepada Manajer Bontang FC, Nurkhalid yang berulang tahun ke -42 malam itu.
Dalam launching tersebut, turut hadir Kapolres Bontang, perwakilan Dandim 0908/BTG, perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga, dan pariwisata (Disporapar) Bontang, Ketua Askot PSSI Bontang, Direktur Bontang Post, pemerhati sepak bola Bontang, dan puluhan suporter dari Bontang Mania, Bonek, dan viking.
Dalam sambutannya, Pembina Bontang FC Wahyudi Romadhon mengungkapkan, sebenarnya keberadaan dirinya di Bontang FC hanya karena senang bermain bola. Ia pun mendengarkan keluh kesah dari Manajer Bontang FC Nurkhlid yang ingin memajukan klub ini.
Akhirnya, ia pun memutuskan ikut membangun klub ini dan langsung menggandeng Bontang Post. Bahkan di awal kedatangannya ke Bontang kala itu, ia pun langsung mencari pimpinan Bontang Post. Selain karena bersahabat, ia sangat memahami melalui Bontang Post, bisa mengetahui semua berita baik dan buruk di Bontang. Karena itulah, dengan menggandeng Bontang Post, ia yakin dapat memajukan klub ini.
“Saya yakin dengan niat tulus membangkitkan Bontang FC, klub ini bisa bangkit kembali,” tegasnya.
Wahyudi menambahkan, seperti Persebaya Surabaya yang telah lama vakum misalnya, berkat adanya usaha dan takdir, akhirnya klub ini bisa bangkit kembali karena dibiayai Jawa Pos.
Ia berharap melalui jaringan Bontang Post, kelak Bontang FC bisa ditangani Jawa Pos Grup. Ia pun berharap Bontang FC dapat kembali bangkit kembali seperti sedia kala.
“Dengan dipegang pelatih yang tulus, pemain lokal yang berpotensi, dan didukung stakeholder serta masyarakat Bontang, saya rasa Bontang FC akan bisa berjaya kembali,” harapnya.
Sementara itu, Pemerhati Sepak Bola Bontang, Sonny Lesmana mengucapkan selamat kepada Bontang FC dan para pengurusnya yang sangat bersemangat untuk menghidupkan kembali klub ini setelah konon sudah terlalu lama tertidur.
Ia pun yakin dengan Bontang Post yang merupakan bagian dari Jawa Pos bisa ikut memajukan klub ini ke depan.
“Bila semua bersinergi, pemain, pengurus, pelatih, ketua Askot PSSI Bontang, saya yakin klub ini akan bangkit kembali,” tuturnya.
Sementara CEO Bontang FC Arif Budi Santoso menuturkan, dengan semangat yang ada didiri pemain, pengurus, dan pelatih sekarang ini, Ia yakin apa yang ingin dicapai klub bisa terwujud. “Semangat inilah yang dibutuhkan untuk mengembalikan Bontang FC kembali ke kasta tertinggi sepak bola di Indonesia, yakni di Liga 1,” sebutnya.
Namun kata dia, tentu perjalanan itu tidak mudah. Perlu kekompakkan dalam membangun klub ini. Maka dari itu, ia pun berpesan agar para pemain Bontang FC menganggap semua pertandingan adalah partai final. Sehingga bila pemain mengganggap demikian, maka ia yakin di setiap akhir pertandingan mereka nantinya bisa meraih poin dalam kemenangan.
“Dengan Bontang FC mengikuti Liga 3, semoga klub ini dapat lolos dan dapat kembali mencapai apa yang diinginkan bersama,” ujarnya.
Begitu pun Ketua Asosiasi Kota Persatuan Sepakbola Indonesia (Askot PSSI) Bontang, Andi Faisal menjelaskan, dengan empat klub yang mengikuti kompetisi Liga 3 ini, ia pun memiliki inisiatif agar sekiranya liga tersebut dapat digulir di Bontang.
Keinginannya tersebut, karena melihat hausnya warga Bontang akan tontonan pertandingan-pertandingan sepak bola. Apalagi sudah begitu lamanya Bontang vakum akan adanya kompetisi. Hal inilah alasannya, menginginkan kompetisi itu dapat digelar di Bontang untuk mengembalikan euforia seperti beberapa tahun lalu.
“Bahkan bila kompetisi (Liga 3, Red.) digelar di Bontang, ini bisa menjadi berkah bagi hotel-hotel karena akan menambah pendapatan mereka bila nantinya sebanyak 18 klub bermain di sini,” katanya.
Pria yang juga mantan Manajer Bontang FC ini pun mengatakan, besar keinginannya Bontang FC dapat kembali ke kasta tertinggi sepakbola. Pasalnya, dari garis klub ini, ia merupakan pembuat logo Bontang FC yang digunakan saat ini.
“Saya berharap dari empat klub yang mengikuti liga 3 ini salah satunya dapat keluar sebagai juara,” paparnya.
Sementara itu, Manajer Bontang FC Nurkhalid mengungkapkan, di hari launching ini yang tepat di hari ulang tahunnya. Dia menyampaikan, bahwa kado terindah di hari jadinya, Bontang FC dapat kembali maju dan bisa kembali ke aksta tertinggi liga Indonesia.
Namun semua itu butuh dukungan semua pihak, termasuk suporter Bontang FC, yakni Bontang Mania loyalitas tanpa batas, stake holder, dan penggila bola.
“Sebenarnya saya sudah memutuskan untuk mundur dari pengurus Bontang FC di Liga Nusantara 2016 lalu karena kecewa dengan kepemimpinan wasit. Namun karena merasa memiliki dan panggilan hati, saya kembali ingin memajukan Bontang FC,” ucapnya.
Sementara Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn berharap, Bontang FC dapat kembali berprestasi. Ia pun yakin warga Bontang pasti akan selalu mendukung klub ini.
“Saya yakin dengan wajah baru dan pemain muda yang berpotensi, Bontang FC ke depan akan solid, kompak, dan berprestasi,” pungkasnya. (ver)







