• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Pentas Seni Gambuh Buddha Kecapi, Wujud Komitmen Pupuk Kaltim dalam Pelestarian Seni dan Budaya

by Redaksi Bontang Post
30 Oktober 2023, 15:42
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Pupuk Kaltim bekerja sama dengan Yayasan Puri Kauhan Ubud menggelar pentas seni Gambuh, dramatari warisan budaya Bali yang berusia lebih dari 300 tahun.

Pupuk Kaltim bekerja sama dengan Yayasan Puri Kauhan Ubud menggelar pentas seni Gambuh, dramatari warisan budaya Bali yang berusia lebih dari 300 tahun.

Share on FacebookShare on Twitter

Pupuk Kaltim bekerja sama dengan Yayasan Puri Kauhan Ubud menggelar pentas seni Gambuh, dramatari warisan budaya Bali yang berusia lebih dari 300 tahun.

bontangpost.id – Tak cuma berfokus mendukung industri pupuk dan petrokimia sebagai aktivitas utama perusahaan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) juga selalu berusaha untuk memberikan manfaat positif dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan di berbagai aspek, termasuk pelestarian seni dan budaya Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan dalam pelestarian seni dan budaya, Pupuk Kaltim bekerja sama dengan Yayasan Puri Kauhan Ubud menggelar pentas seni Gambuh Buddha Kecapi dalam rangkaian program Sastra Saraswati Sewana 2023 di Pemedal Agung Kerta Gosa Klungkung, Bali (27/10/2023). Pentas Seni Gambuh bertajuk Buddha Kecapi merupakan salah satu budaya Bali yang berusia lebih dari 300 tahun. Sejarah panjang itulah yang menarik perhatian Pupuk Kaltim untuk mendukung pentas seni dan budaya ini sebagai salah satu kekayaan serta ciri khas bangsa Indonesia.

Gambuh adalah sebuah dramatari warisan budaya dari Bali. Dramatari ini dipengaruhi oleh dramatari zaman Jawa-Hindu yang dikenal sebagai raket lalavkaran. Meskipun berasal dari abad ke-15, Pentas Seni Gambuh masih terus dilestarikan di berbagai wilayah di Bali. Umumnya, dalam Pentas Seni Gambuh seluruh tokoh melakoni perannya menggunakan bahasa Kawi.

Baca Juga:  Komitmen terhadap SDGs, Pupuk Kaltim Raih Tiga Penghargaan ISDA 2024

Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo menyampaikan bahwa Pupuk Kaltim akan terus berkomitmen dalam melestarikan kebudayaan Indonesia sebagai bentuk penghormatan terhadap ragam seni dan budaya.

“Seni dan budaya tidak bisa dipisahkan dari perjalanan sebuah industri. Industrialisasi itu bukan hanya koleksi dari bangunan-bangunan dan mesin, tapi ada manusia dan inovasi di dalamnya dan juga budaya. Penting bagi kami untuk terus melestarikan kesenian dalam membangun peradaban yang lebih humanis. Dan kehadiran Pupuk Kaltim mendukung Yayasan Puri Kauhan Ubud merupakan suatu komitmen kami untuk terus mendukung perkembangan seni dan budaya lokal,” ujarnya.

Pupuk Kaltim bekerja sama dengan Yayasan Puri Kauhan Ubud menggelar pentas seni Gambuh, dramatari warisan budaya Bali yang berusia lebih dari 300 tahun.

Urusan pelestarian dan dukungan terhadap aktivitas seni dan budaya Tanah Air bukan hal baru bagi Pupuk Kaltim. Di lokasi kantor pusatnya di Bontang, Pupuk Kaltim memiliki galeri seni yang turut mengabadikan dan merekam perjalanan seni dan budaya Kota Bontang dalam bentuk lukisan, puisi, dan berbagai karya seni lainnya. Tahun lalu, dalam rangkaian peringatan ulang tahun yang ke-45,  Pupuk Kaltim juga menggelar pameran seni bertajuk Pameran Seni Bentang Bontang dan peluncuran buku Antologi Puisi, Entropi: Bontang.

Tahun ini, Bali sebagai salah satu daerah tujuan wisata terpopuler di dunia yang juga menyimpan potensi seni dan budaya yang luar biasa, menjadi pilihan Pupuk Kaltim untuk menunjukkan komitmen dukungannya. Selain itu, Sastra Saraswati Sewana 2023 yang mengangkat tema Wariga Usadha Siddhi dinilai sejalan dengan semangat Pupuk Kaltim.

Baca Juga:  Komitmen Terapkan Prinsip Industri Hijau, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Industri Hijau Kinerja Terbaik 2022 dari Kemenperin

Tema ini mengajarkan tentang relasi yang selaras dan harmonis antara jagad raya, alam semesta dan sesama manusia. Program ini juga merupakan acara sastra dan budaya yang menghormati Saraswati, dewi pengetahuan dan seni yang bertujuan untuk merayakan tradisi sastra Bali yang kaya dan beragam.

Dalam melestarikan budaya, Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud AAGN Ari Dwipayana mengapresiasi kehadiran Pupuk Kaltim dalam upaya dan komitmennya melestarikan budaya Indonesia, khususnya Bali.

“Kami bangga bisa menyelenggarakan acara ini bersama dengan Pupuk Kaltim sebagai bentuk kecintaan kami terhadap seni dan budaya di Indonesia. Ini merupakan bukti di mana suatu industri masih memiliki kepedulian terhadap budaya-budaya lokal dan terjun secara langsung untuk melestarikannya. Dukungan Pupuk Kaltim membuat kami semakin optimis dalam membawa Gambuh Buddha Kecapi dan seni budaya Bali lainnya kepada audiens yang lebih luas dan melanjutkan misi kami untuk merayakan dan melestarikan warisan budaya Bali,” ujarnya.

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Kurban 102 Sapi dan 60 Kambing, Dibagikan untuk 6.014 Mustahik

“Kami yakin bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki nilai sejarah, seni dan budaya menjadi keistimewaan dan harus dilestarikan dan tentunya Pupuk Kaltim akan berusaha untuk mendukung pelestarian seni dan budaya bangsa ini. Kami juga tak lupa mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengelola kekayaan alam dan budaya yang dimiliki untuk menjadi daya tarik wisata, sehingga selain berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Tak hanya itu, apa yang kita lestarikan dan pelihara saat ini tentu supaya nantinya kesenian dan budaya Indonesia bisa juga bisa dinikmati oleh generasi-generasi selanjutnya,” tutup Soesilo. (*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pembentukan BUP PT LBB Dinilai Terlalu Tergesa

Next Post

Mengenal Dokter Spesialis Bedah Fachrisatul Masruroh; Diharapkan Jadi Mantri, Belajar Banyak dari Pasien

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.