• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tetangga Histeris Lihat Jasad Navita

by BontangPost
4 Mei 2017, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
SEDIH: Para tetangga Navita menangis histeris, saat melihat foto jenazah Navita yang dipenuhi luka lebam. (MEGA ASRI/BONTANG POST)

SEDIH: Para tetangga Navita menangis histeris, saat melihat foto jenazah Navita yang dipenuhi luka lebam. (MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Para tetangga yang mengenal Navita (3) sebagai bocah periang, langsung menangis histeris saat melihat foto jasad Navita dipenuhi luka lebam. Mereka tak menyangka ayah tiri Navita, Fardi Sali alias Ardi (20) tega menganiaya anaknya hingga meninggal dunia.

Beberapa tetangga yang tinggal di Jalan KS Tubun, Gang Arwana I RT 17,  Kelurahan Tanjung Laut Indah masih belum mengetahui jika Navita tewas dibunuh. Kebanyakan dari mereka masih percaya dengan cerita yang diskenariokan oleh pasangan suami istri (Pasutri) Ardi dan Nita.

Satu rumah yang dipecah menjadi 3 kamar dihuni oleh 3 keluarga. Ardi dan Nita menyewa kamar paling depan bersampingan dengan Kartini yang membuka warung didepan rumahnya. Singkat cerita, saat awal menyewa di rumah itu, Kartini mengatakan 3 hari baru pindah, anaknya Navita keluar rumah dengan kondisi bengkak di kedua pipinya. Nita hanya mengatakan bahwa anaknya jatuh hingga kedua pipinya memar. Setelah bengkaknya mulai kempes, keesokan harinya sudah bengkak lagi. “Itu awal pindah, dan sampe 3 bulan ini sering seperti itu, apalagi saya sering mendengar anaknya nangis kesakitan. Setiap bapaknya pulang, gak lama nangis histeris,” kata Kartini, Rabu (3/5) kemarin.

Baca Juga:  Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu

Namun demikian, Kartini tak pernah mendengar suara teriakan dari kamar yang disewa Ardi dan Nita. Hanya mendengar suara tangis Navita saja. Menurut dia, Navita bukan merupakan anak yang nakal, tetapi hanya bandel sesuai umurnya. Dia kembali bercerita, karena dia berjualan minuman, Navita pernah memainkan plastik untuk minumannya. Sempat ditegur Kartini, namun ibunya datang dan malah langsung mencubitnya. “Saya jadi gak tega lihat anaknya dicubit sampai diputar, Navita sudah nangis-nangis jadi saya bilang tidak apa-apa dimainkan saya bisa beli lagi, asalkan jangan disakiti anak kecil,” ujar dia.

Kartini juga mengatakan bahwa Navita anak yang ceria. Tetapi geraknya dibatasi, sehingga Navita lebih sering dikurung di rumahnya. “Kalau keluar sebentar, ku ajak nonton televisi, ibunya langsung menariknya dan mengunci pintunya. Makanya saat tahu dia meninggal ditabrak saya menangis karena kasihan masih anak kecil,” ungkapnya.

Baca Juga:  Praktik Calo Diputus, Urus Izin Sendiri Pelayanan Dipermudah 

Sementara Fajriah, yang suaminya satu pekerjaan dengan Ardi mengatakan, Navita sering bermain bersama anaknya yang berumur 3 tahun. Dirinya tidak tahu persis kondisi Navita dan kedua orang tuanya. Namun jika main dengan anaknya Navita termasuk anak yang ceria.

Ketika mengetahui Navita meninggal karena menjadi korban tabrak lari, Fajriah langsung menemui Nita. “Saya lihat mereka panik, seperti mau kabur karena mereka sudah menyiapkan baju di dalam tasnya,” ujar dia.

Saat diperlihatkan foto jasad Navita yang dibongkar jajaran Sat Reskrim Polres Bontang, sontak Fajriah menangis histeris. Dari mulutnya keluar kalimat istigfar berkali-kali seakan tak percaya bahwa itu jasad Navita. Diakui dia, Navita merupakan anak yang cantik, jadi jasad itu sangatlah berubah. Apalagi, wajah jenazah Navita dipenuhi luka lebam. “Yaa Allah kasihannya kamu nak,” ujarnya sambil menangis.

Baca Juga:  Kunjungan Wisatawan Naik Tiga Kali Lipat

Melihat Fajriah menangis, ibu-ibu yang lewat disekitarnya penasaran ingin melihat foto jenazah Navita. Mereka pun seperti kaget dan tidak percaya Navita meninggal dengan cara tragis ditangan ayah tirinya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangpembunuhan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kasus Ayah Tiri Bunuh Anak, Bunda Neni Minta Pelaku Dites Kejiwaan

Next Post

Upaya Mencari Pemimpin Mampu di Era Demokrasi

Related Posts

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap
Bontang

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap

30 Maret 2026, 09:53
Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP
Kriminal

Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP

5 Januari 2026, 20:56
Ibu Muda dan Balitanya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya
Kriminal

BREAKING NEWS! Pria Paruh Baya Diduga Ditembak di Depan Kantor Pos Balikpapan

13 Desember 2025, 16:13
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Rebutan Cewek Berujung Maut, Pemuda di Banjarmasin Tewas Ditikam
Kriminal

Rebutan Cewek Berujung Maut, Pemuda di Banjarmasin Tewas Ditikam

24 September 2025, 20:55

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.