• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam Lifestyle

Gaya Hidup Nongkrong jadi Salah Satu Penyebab Banyaknya Gen Z Terkena Diabetes

by Redaksi Bontang Post
11 Juni 2024, 17:00
in Lifestyle
Reading Time: 5 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Usai dikabarkan menjadi generasi paling banyak menganggur, kini generasi Z alias Gen Z kembali jadi sorotan. Terkait gaya hidup sehat, kini Gen Z disebutkan menjadi generasi yang paling rentan menderita diabetes di usia muda.

Diketahui, diabetes adalah kondisi kenaikan gula darah pada tubuh yang disebabkan kenaikan glukosa yang tidak terserap oleh sel tubuh yang akhirnya menyebabkan penumpukan dalam darah.

Dilansir dari laman kementerian kesehatan, Indonesia menempati urutan kelima jumlah penderita diabetes yakni 19,5 juta pada tahun 2021, dan akan terus meningkat pada 2045 sebesar 28,5 juta. Penyakit ini tidak bisa disepelekan karena dianggap mother of all diseases yang bisa menyebabkan penyakit jantung, stroke dan gagal ginjal. Masih dilansir dari sumber yang sama, berikut penyebab Gen Z rentan terkena diabetes.

1. Pola Makan

Terbiasa mengkonsumsi karbohidrat olahan serta makanan dan minuman tinggi gula. Saat kita nongkrong pesan kopi, redvelvet dan sebagainya, pesan makanan cepat saji membuat kadar gula darah cepat berkontribusi pada resistensi insulin.

Hal yang menjadi kebiasaan sehari hari gen z ini lambat laun akan menjadi boomerang berakibat fatal yaitu diabetes pada usia muda. Saat nongkrong coba untuk less sugar atau ganti dengan gula alami.

Jarang mengonsumsi serat, kurangnya serat pada tubuh membuat penyerapan gula menjadi lambat. Cobalah untuk mengonsumsi sayur dan buah, untuk menjaga kestabilan kadar gula darah.

Baca Juga:  Kulit Kering Tanda Diabetes

Mayoritas Gen Z jauh tinggal merantau untuk kebutuhan pendidikan atau kerja sehingga mereka mengkonsumsi makanan cepat saji dan kurang makanan sehat. Coba lah untuk membeli buah potong yang harganya lebih terjangkau dan sesuai porsi kita atau membeli jus sayur buah.

Makan tidak teratur, banyak yang menganggap ini sebagai masalah sepele, melewatkan sarapan karena merasa tidak lapar atau makan saat larut malam, hal itu dapat mengganggu metabolisme, hormon pengatur nafsu makan sehingga dapat meningkatkan diabetes.  Walau tidak lapar cobalah untuk makan secara teratur meski hanya sedikit, konsumsi ubi, buah, telur sebagai cemilan disaat diluar jam makan.

Gaya Hidup

Jarang Olahraga, 80 persen gen Z menghabiskan waktunya di depan layar dan bersantai, hal itu beresiko menyebabkan diabetes. Makanan penuh gula dan konsumsi karbohidrat secara berlebihan akan melepaskan hormon yang membuat kita menjadi ngantuk dan malas.

Olahraga dapat membantu menstabilkan kadar gula darah di tubuh mu, beri target minimal berjalan selama sepuluh menit awal atau melakukan workout di rumah. Itu dapat membantu kamu menjaga kesehatan dengan bergerak secara rutin.

Begadang, kurang tidur akibat begadang dapat mengganggu hormon dan metabolisme pada tubuh. Karena saat kita begadang tubuh akan mengeluarkan hormon ghrelin dan leptin membuat sinyal lapar.

Baca Juga:  Waspada, Diabetes Tak Selalu Bergejala

Mengganti tidur malam dengan tidur siang tidak lah sepadan, karena dapat menyebabkan ritme sirkadian atau gangguan pada waktu bangun dan tidur anda yang melibatkan bagian otak. Yang berakibat pada kerusakan bagian di otak dan syaraf di tubuh.

Stress, kadar hormon stress kortisol bisa mengganggu metabolisme sehingga menyebabkan diabetes pada usia muda. Banyak gen z yang mencari pelarian saat stress mengonsumsi makanan tinggi gula.

Peningkatan berat badan setelah stress akan ditandai dengan gula darah yang tinggi, karena sering kali yang dikonsumsi adalah makanan olahan, cepat saji dan tinggi gula. Jika tidak diimbangi dengan olahraga dan tidur teratur membuat diabetes akan cepat datang.

Gejala yang timbul menurut penyakit tidak menular Indonesia meliputi:

  • Sering buang air kecil

  • Mudah haus dan lapar walau sedang tidak melakukan aktivitas

  • Penurunan massa otot dan berat badan menurun

  • Mudah lelah dan lemas

  • Pandangan mulai kabur

  • Sulit sembuh dalam proses penyembuhan luka

  • Iritasi dan gatal

Bagaimana cara mengatasinya bagi gen z agar tidak semakin parah di usia tua:

  • Batasi konsumsi gula per harinya, jika tidak ingin mengurangi gula pada minuman mu coba untuk kurangi porsi gula yang ada di makanan seperti nasi, kue.
  • Konsumsi makanan sehat, ini tidak mudah bagi gen z namun tidak ada salah nya mencoba dari setiap hari minum jus tanpa gula.
  • Olahraga teratur, coba setiap pagi, sore atau malam luangkan waktu sekitar 30 menit untuk berjalan atau jogging di daerah sekitarmu.
  • Jaga berat badan, selain menjaga bentuk tubuh yang diidamkan ternyata bisa membuat dirimu terhindar dari diabetes dini
  • Tidur yang cukup, coba untuk tidur minimal 5-7 jam pada malam hari.

  • Periksa kesehatan, walaupun kamu merasa badan mu sehat tapi kamu tidak tau apa yang terjadi di dalam tubuh, cobalah untuk memeriksakannya. Untuk pemantauan gula darah maupun gejala lain.

  • Hindari merokok dan alkohol, hal tersebut menjadi salah satu faktor kenapa gen z yang mengonsumsi itu memiliki tingkat diabetes yang tinggi.

  • Kurangi stress, cari tau cara mengelola stress seperti melakukan yoga, meditasi setiap pagi.

  • Penyebab diabetes rata-rata karena anak muda sering nongkrong pertama mulai dari begadang, pesan minuman ataupun makanan yang tinggi gula. Sebenarnya tidak ada salahnya Gen Z berkumpul di cafe bersama teman namun coba kontrol dan batasi. Jangan lupa menetralkan tubuh mu dengan minum air putih yang cukup. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Baca Juga:  Ketahuilah, Makan Malam Dalam Jumlah Banyak Ternyata Berbahaya Lho
Tags: diabetesGen Z
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Bontang Susun Teknokraktik RPJMD 2025-2029, Berbagai Masalah Strategis Dibahas

Next Post

Beras Basah Jadi Wewenang Pemkot Bontang, Dispopar Kebut Perbaikan Infrastruktur

Related Posts

Generasi Z Mulai Dominasi Pasar Rumah Murah di Kaltim, Ini Faktor Pendorongnya
Kaltim

Generasi Z Mulai Dominasi Pasar Rumah Murah di Kaltim, Ini Faktor Pendorongnya

11 Januari 2026, 18:22
Jangan Anggap Remeh, Kelebihan Gula Pada Anak Bisa Timbulkan 9 Penyakit yang Tak Terduga
Ragam

Jangan Anggap Remeh, Kelebihan Gula Pada Anak Bisa Timbulkan 9 Penyakit yang Tak Terduga

23 Mei 2024, 14:47
Bikin Kantong Jebol, Tanpa Disadari 6 Perilaku Boros ini Sering Dilakukan Gen Z
Lifestyle

Bikin Kantong Jebol, Tanpa Disadari 6 Perilaku Boros ini Sering Dilakukan Gen Z

26 Desember 2023, 12:30
Hati-hati Bila Air Kencing Berwarna Ini, Bisa Jadi Diabetes
Kesehatan

Hati-hati Bila Air Kencing Berwarna Ini, Bisa Jadi Diabetes

5 Juni 2023, 15:00
Anak Banyak Makan dan Minum tapi Berat Badan Tak Naik, Waspada Diabetes
Kesehatan

Anak Banyak Makan dan Minum tapi Berat Badan Tak Naik, Waspada Diabetes

9 Februari 2023, 17:00
Waspada, Diabetes Tak Selalu Bergejala
Kesehatan

Waspada, Diabetes Tak Selalu Bergejala

12 November 2022, 20:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.