• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dampak IKN, PPU Tumbuh 15 Persen, Jembatan Tol Teluk Balikpapan Digodok

by Redaksi Bontang Post
16 Agustus 2024, 13:52
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Mochamad Basuki Hadimoeljono (tujuh kiri) dan Pj Bupati PPU, Makmur Marbun (enam kiri) saat membuka kegiatan Expo IKN 2024, PPU, Serambi Nusantara, Kamis, 15 Agustus 2024. (FOTO: IST)

Mochamad Basuki Hadimoeljono (tujuh kiri) dan Pj Bupati PPU, Makmur Marbun (enam kiri) saat membuka kegiatan Expo IKN 2024, PPU, Serambi Nusantara, Kamis, 15 Agustus 2024. (FOTO: IST)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimoeljono mengatakan, Penajam Paser Utara (PPU) tidak salah apabila disebut sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Hal itu dibuktikan, terdapat kenaikan kesejahteraan masyarakat sebesar 15 persen lebih tinggi dari rerata biasanya. Kaltim sendiri disebutnya hanya tumbuh sekira 6,22 persen.

Menteri mengatakan kenaikan persentase kesejahteraan itu dampak dari berdirinya IKN, saat membuka kegiatan Expo IKN 2024, PPU, Serambi Nusantara yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU di lapangan depan Stadion Panglima Sentik, Jalan Provinsi, Km 9, Nipahnipah, Kecamatan Penajam, Kamis (15/8). Kegiatan ini direncanakan ditutup pada Minggu (18/8).

Menteri Basuki mengatakan, PPU diproyeksikan menjadi penyangga pangan IKN yang dikonsentrasikan dari lumbung pangan Babulu Darat dan Babulu Laut di Kecamatan Babulu yang memiliki potensi persawahan yang sangat luas, dan membutuhkan irigasi.

Baca Juga:  Banyak PNS Pusat Enggan Pindah ke IKN

“Untuk (irigasi) itu kami telah menugaskan balai wilayah sungai (BWS) untuk mensurvei itu, dan sudah ada potensi Bendungan Telake untuk segera diimplementasikan sebagai daya dukung penyangga pangan nusantara,” kata Basuki.

Bendungan Telake di Kabupaten Paser ini, sebagaimana disebut Menteri Basuki telah melalui sejumlah proses sosialisasi dan masuk tahapan pembebasan lahan.

Namun, dibatalkan melalui surat kepala Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Kalimantan IV Kaltim, BWS Kalimantan IV selaku unit organisasi pelaksana pekerjaan No.122/PR 0201/SNVT.PJPA/2021, tanggal 8 Juli 2021, perihal: Pembatalan Paket Kegiatan Pembangunan Bendung dan Jaringan Irigasi Rawa Daerah Irigasi Rawa (DIR) Telake Kabupaten Paser dan Kabupaten PPU.

Baca Juga:  Aset Negara Diuangkan untuk Biayai IKN

Rencananya, apabila terbangun, bendungan ini beririsan dengan 15 desa. Rinciannya 10 desa di Kecamatan Babulu, PPU, dan lima desa/kelurahan lainnya di Kecamatan Long Kali, Paser. Lima desa/kelurahan di Long Kali itu, yaitu Desa Sebakung, Sebakung Taka, Sebakung Makmur, Muara Adang II, dan Kelurahan Long Kali.

Sedangkan 10 desa di Kecamatan Babulu adalah Desa Gunung Makmur, Gunung Mulia, Gunung Intan, Sebakung Jaya, Babulu Darat, Babulu Laut, Labangka Barat, Sumber Sari, Sri Raharja, dan Rawa Mulia.

Luas pembangunan bendungan hingga sampai irigasinya ke sawah-sawah petani memerlukan luasan 166.415 hektare, dan berpotensi mengairi sawah pada dua wilayah.

Tak hanya tentang irigasi, Menteri Basuki kemarin juga menyinggung kembali tentang usulan pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan.

Baca Juga:  Setelah Terbit UU IKN, Enam Daerah di Kaltim Bakal Dibentuk Aglomerasi

Menghubungkan Penajam dengan Kota Balikpapan, yang selama ini diinisiasi oleh PT Waskita Karya dan menempatkan Pemkab PPU, Pemkot Balikpapan, Pemprov Kaltim sebagai pemegang saham atas kegiatan yang diperkirakan menghabiskan biaya pembangunan jembatan melintasi Teluk Balikpapan itu sebesar Rp 16 triliun.

“Kalau ini segera bisa kita bangun, maka PPU tidak sekadar jadi penyangga IKN saja, tetapi menjadi mitra strategis pembangunan IKN Nusantara kita,” katanya sembari menambahkan, bahwa kegiatan ini sangat tepat dilakukan pada 2024 sebagai persiapan PPU untuk bisa bangkit lebih cepat.

Seperti diberitakan, kegiatan expo ini memadukan pameran multi-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM), pameran potensi investasi, forum pengembangan UMKM, workshop, panggung hiburan, dengan menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya masing-masing. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ikn
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pengedar Sabu Asal Berebas Tengah dan Tanjung Laut Indah Ditangkap

Next Post

Ini Sosok Pengganti Agus Haris dan Muhammad Aswar di DPRD Bontang

Related Posts

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta
Kaltim

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta

30 Maret 2026, 09:00
Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim
Kaltim

Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim

25 Maret 2026, 12:00
Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan
Kaltim

Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan

18 Maret 2026, 10:00
Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya
Kaltim

Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya

12 Januari 2026, 15:18
Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton
Kaltim

Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton

14 November 2025, 14:00
Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun
Kaltim

Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun

20 Oktober 2025, 16:30

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April Kaltim, Massa Desak Audit Pemprov dan Hentikan KKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.