bontangpost.id – Agus Haris dan Muhammad Aswar memastikan diri akan mengikuti kontestasi pilkada serentak, November mendatang. Artinya keduanya harus mundur dari anggota dewan setelah KPU Bontang nantinya menetapkan pasangan calon.
Namun demikian keduanya tetap dilantik sebagai wakil rakyat pada Kamis (15/8/2024) di Ruang Sidang Paripurna, Kantor DPRD. Nama pengganti dari keduanya telah disiapkan oleh partai.
“Itu nanti menjadi anggota dewan termuda karena masih berusia 21 tahun. Pemuda dari Tanjung Limau,” kata Agus Haris.
Terkait alur pergantian antar waktu nantinya beberangan dengan pengunduran diri yang diajukan. DPC Gerindra akan menyiapkan berkas ke KPU. Selanjutnya dari KPU akan diarahkan ke DPRD, pemkot, hingga pemprov.
“Nanti paralel saja sama pengunduran diri saya,” ucapnya.
Agus Haris bakal menjadi pasangan dari Neni Moerniaeni. Keduanya diusung oleh Partai Golkar, Gerindra, dan PKS. Total gabungan partai ini memiliki 12 kursi. Hampir separuh dari total kursi di Sekretariat DPRD.
Sementara untuk pengganti Muhammad Aswar juga peroleh suara kedua terbanyak dari Partai Gelora. Khususnya di dapil Bontang Utara. Aswar menyebutkan penggantinya ialah Arfian Arsyad.
“Arfian Arsyad memperoleh 750 suara,” tutur dia.
Aswar pun menyatakan diri siap untuk bertarung menjadi pasangan Najirah. Mereka akan diusung oleh tiga parpol yakni PDI Perjuangan, Gelora, dan PAN. Jumlah kursi koalisi ini yakni enam.
“Seluruhnya sudah siap untuk ikut pilkada. Sebentar lagi kami menggelar deklarasi,” pungkasnya. (*)







