• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Harga Makan Gratis Tidak Ideal, Pj Gubernur Kaltim Minta Ada Penyesuaian

by Redaksi Bontang Post
19 Desember 2024, 14:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi makan bergizi gratis

Ilustrasi makan bergizi gratis

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Pemprov Kaltim menyebut akan berkomitmen kuat dalam mendukung program makan bergizi gratis yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo. Program yang bertujuan memastikan asupan gizi yang cukup bagi generasi muda hingga tahun 2045 ini, mendapat perhatian serius dari berbagai pihak di Kaltim.

Wakil Ketua DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Namun ia menekankan pentingnya mempertimbangkan perbedaan harga bahan baku di setiap daerah dalam pelaksanaannya.

“Setiap daerah tentu berbeda-beda dari segi harga bahan baku. Pemerintah pusat, Pak Presiden Prabowo, sebenarnya ingin program makan bergizi gratis ini berjalan demi generasi muda kita nantinya di 2045. Dari program percobaan ini, nanti akan dilihat seperti apa program ini akan berjalan,” ujarnya.

Baca Juga:  Makan Siang Gratis Tidak Cukup Rp 15 Ribu Per Anak

Nanda juga menyoroti uji coba yang telah dilakukan sebagai langkah positif untuk melihat efektivitas program di berbagai wilayah. “Uji coba sudah dilakukan, dan ini adalah langkah yang bagus karena dapat melihat bagaimana pagu anggaran dari pemerintah pusat diaplikasikan di daerah yang berbeda-beda,” ungkapnya.

Dirinya menegaskan bahwa harga bahan baku di Kaltim cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan Pulau Jawa, sehingga perlu ada pembahasan lebih lanjut untuk menyesuaikan nilai anggaran dengan kondisi wilayah masing-masing.

Harga bahan baku harus dipertimbangkan. Di setiap wilayah ada perbedaan, kalau Kaltim pasti lebih tinggi dibandingkan Pulau Jawa,” jelasnya.

Ananda berharap ada ruang untuk diskusi lebih mendalam ke depannya. “Nanti harus ada pembahasan yang lebih detail dan komprehensif untuk menjalankan program ini. Misalnya, apakah ke depan nilainya akan menyesuaikan dengan wilayahnya, atau setiap daerah memberikan tambahan dengan APBD dan disesuaikan dengan masing-masing daerah. Jadi, kita lihat saja dari uji coba ini akan menjadi masukan yang sangat baik untuk pemerintah pusat,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Anggarkan Rp20 M untuk MBG, Kadisdikbud Sebut Belum Tahu Peruntukkannya

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, sempat meninjau langsung simulasi Program Makan Bergizi Gratis Tahun 2024 di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Balikpapan, beberapa waktu lalu. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi siswa, khususnya bagi mereka yang berkebutuhan khusus. “Kami ingin memastikan program ini berjalan dengan baik,” ujar Akmal.

Meski alokasi anggaran program ini berasal dari pemerintah pusat (APBN), Akmal menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk memahami pola pelaksanaannya. “Kita harus mempertimbangkan kondisi harga yang tinggi. Pemerintah pusat mengalokasikan Rp 10 ribu per paket, tapi apakah di daerah kita harga tersebut cukup?” bebenya.

Dirinya menjelaskan bahwa simulasi yang dilakukan menjadi krusial untuk menilai kebutuhan dukungan tambahan dari anggaran daerah demi keberlanjutan program.

Baca Juga:  Anak Pesisir Bontang Bakal Nikmati Makan Gratis Lewat Skema Dapur Satelit

“Harga-harga di Balikpapan tinggi. Biaya hidup di Samarinda dan daerah lain, termasuk Mahakam Ulu, juga tinggi,” jelasnya.

Dengan program yang akan dimulai awal 2025, hasil simulasi ini akan menjadi acuan penting dan segera dilaporkan ke pemerintah pusat. “Ini adalah proyek percontohan, dan biaya aktualnya sekitar Rp17 ribu per paket. Kami siap menyukseskan program Bapak Presiden di Kaltim,” pungkasnya. (mrf/nha)

Tags: makan gratisMakan Siang Gratis
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Petugas Gabungan Bakal Razia Miras dan Petasan di Bontang Jelang Nataru

Next Post

Peralihan Token Jargas ke Meteran Dinilai Minim Sosialisasi

Related Posts

Anak Pesisir Bontang Bakal Nikmati Makan Gratis Lewat Skema Dapur Satelit
Bontang

Anak Pesisir Bontang Bakal Nikmati Makan Gratis Lewat Skema Dapur Satelit

1 September 2025, 14:15
Program Makan Siang Gratis di Kaltim Siap Dilaksanakan
Bontang

Pemkot Bontang Anggarkan Rp20 M untuk MBG, Kadisdikbud Sebut Belum Tahu Peruntukkannya

4 Februari 2025, 08:30
Program Makan Siang Gratis di Kaltim Siap Dilaksanakan
Nasional

Program Makan Bergizi Gratis di Kaltim; APBD Besar, Jangan Asal Kenyang

15 Desember 2024, 11:45
Uji Coba Makan Bergizi Gratis Bulan Ini di Kaltim, Sekolah di Samarinda atau Balikpapan Jadi Percontohan
Kaltim

Uji Coba Makan Bergizi Gratis Bulan Ini di Kaltim, Sekolah di Samarinda atau Balikpapan Jadi Percontohan

19 November 2024, 10:46
Nasional

Makan Siang Gratis Tidak Cukup Rp 15 Ribu Per Anak

28 Februari 2024, 19:42
Ringankan Beban Duafa, Buka Warung Makan Gratis
Bontang

Ringankan Beban Duafa, Buka Warung Makan Gratis

4 September 2019, 15:35

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.