• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

WADUH!!! ‘Elpiji Kentut’ Beredar di Kutim, Kondisi Masih Tersegel, Isi Tabung Kurang

by BontangPost
27 Mei 2017, 12:33
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi(Sangatta Post)

Ilustrasi(Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

KARANGAN – Kelangkaan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram ternyata berdampak ke daerah pedalaman. Seperti di Kecamatan Karangan salah satunya. Meski stock elpiji ‘Melon’ itu masih bisa dijumpai dibeberapa pengecer dengan stock terbatas. Namun jangan heran setelah melihat isi dalam tabungnya. Sebab, jika tak memeriksa secara teliti, bisa mendapat tabung yang isi gasnya kurang. Padahal kondisi tabung masih terpasang segel. Biasanya, isi gas yang sudah dikurangi itu disebut elpiji kentut.

Syahril (35) mengaku sudah beberapa kali mendapati kandungan tabung elpiji 3 kg yang isinya kurang dari takaran yang seharusnya. Padahal, kondisi tabung saat dibeli masih dalam keadaan tersegel.

“Waktu beli enggak meriksa juga. Karena liat tutupnya masih tersegel. Tapi setelah dipasang ke kompor di rumah jarumnya menunjukan isi gas tidak penuh,” aku Syahril.

Baca Juga:  Harga Elpiji Kian Ekstrim, Tembus  Rp 35 Ribu, Warga Gunakan Kayu Bakar 

Itu sebabnya, kini sebelum membeli dirinya memeriksa lebih dahulu kondisi tabung gas elpiji. Selain melihat segel yang terpasang, juga membandingkan berat elpiji 3 kg dalam keadaan kosong dan tidak.

“Sambil diguncang-guncangkan juga. Kan ketahuan tuh, kalau isinya tidak penuh. Jadi tinggal hati-hati saja sebelum beli,” ucapnya.

Pengalaman serupa juga pernah dirasakan, Isna (34) wanita yang kesehariannya berdagang sayur. Menurut dia, pernah sekali membeli tabung elpiji 3 kg yang isi gasnya tidak sesuai takaran. Namun saat hendak dikembalikan, sang pemilik toko enggan menukarkannya.

“Kata yang punya toko memang begitu isinya. Karena mereka juga dapat dari penyalur kondisinya masih tersegel. Makanya pas saya mau kembalikan katanya tidak bisa,” ujar Isna.

Baca Juga:  Kinerja Pemkab 2016 Capai Target, Aset Daerah Dibiayai Secara Mandiri 

Lantas dengan berat, dia mengaku terpaksa harus membawa kembali tabung gas elpiji yang sudah dibelinya tersebut. Meskipun, kondisi isi gasnya memang kurang saat dibeli.

“Harus ada pihak yang bergerak mengatasi masalah ini. Kalau begini masyarakat bisa dirugikan. Karena ada dugaan tabung gas itu sengaja disuntik,” sebutnya.

Sementara itu, Wahyudi (36) salah satu pemilik toko yang menjual gas melon di Karangan mengaku, memang pernah mendengar keluhan tersebut dari masyarakat. Namun, dirinya mengaku kesulitan untuk memastikan setiap isi tabung yang dijualnya kondisinya masih penuh atau kurang.

“Susah juga mas kalau mau saya cek satu-satu. Kan enggak mungkin saya buka segel yang terpasang. Nanti enggak ada yang mau beli tabungnya,” kata Wahyudi.

Baca Juga:  Kemenag Tak Anjurkan Pernikahan Siri

Selain itu, dia menduga, kurangnya isi gas dalam tabung elpiji melon itu karena kondisi karet penutup yang kurang rapat. Sehingga, sedikit demi sedikit gas yang tersimpan dalam tabung keluar.

“Kalau memang ada pelanggan yang dapat isinya kurang, saya siap ganti yang baru. Asal belinya dari toko saya loh,” ungkapnya. (aj)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: elpijikentutSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Majukan Pariwisata,  Butuh Dukungan Stakeholder 

Next Post

Yayasan Asy Syaamil Wisuda 409 Siswa

Related Posts

Antisipasi Lonjakan Permintaan Elpiji 3 Kg Saat Nataru, DKUMPP Bontang Ajukan Extra Dropping
Bontang

Antisipasi Lonjakan Permintaan Elpiji 3 Kg Saat Nataru, DKUMPP Bontang Ajukan Extra Dropping

23 Desember 2025, 13:30
Beli Gas Elpiji 3 Kg Pakai KTP, Warga Khawatir Data Disalahgunakan
Nasional

Bukan Rp20.000, Sri Mulyani Ungkap Harga Asli Gas Melon

30 Januari 2025, 15:00
Kemendag Temukan Kecurangan di Elpiji Subsidi, Negara Bisa Merugi Rp18,7 Miliar Per Tahun
Nasional

Kemendag Temukan Kecurangan di Elpiji Subsidi, Negara Bisa Merugi Rp18,7 Miliar Per Tahun

28 Mei 2024, 11:00
Mulai 1 Januari 2024, Pembelian Elpiji 3 Kg Dibatasi, Wajib Terdaftar di Pangkalan
Nasional

Mulai 1 Januari 2024, Pembelian Elpiji 3 Kg Dibatasi, Wajib Terdaftar di Pangkalan

20 Desember 2023, 17:00
Diduga Agen Gas Melon “Bermain”, Pertamina Klaim Sudah Beri Sanksi Agen dan Pangkalan
Kaltim

Diduga Agen Gas Melon “Bermain”, Pertamina Klaim Sudah Beri Sanksi Agen dan Pangkalan

21 Juli 2023, 09:24
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Kaltim

Pasokan Elpiji dan BBM Jelang Lebaran di Kaltim Ditambah

19 April 2023, 09:54

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.