• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

DLH Kutim Tunggu Hasil Lab untuk Pastikan Pencemaran, Limpasan Air Kolam KPC Disebut Capai 500 Hektare

by Redaksi Bontang Post
21 Mei 2025, 14:41
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Banjir menggenangi beberapa titik di Kecamatan Bengalon diduga karena air limpasan dari aktivitas pertambangan di daerah tersebut. (TANGKAPAN LAYAR VIDEO)

Banjir menggenangi beberapa titik di Kecamatan Bengalon diduga karena air limpasan dari aktivitas pertambangan di daerah tersebut. (TANGKAPAN LAYAR VIDEO)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Sangatta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur (Kutim) membenarkan bahwa banjir yang menggenangi kawasan Rawa Indah, Kecamatan Bengalon berasal dari kolam pengendapan milik PT Kaltim Prima Coal (KPC).

“Terkait dengan sebarannya apakah mengakibatkan terjadinya banjir di Rawa Indah ini masih dalam kajian kami. Yang pasti ada air limpasan yang mengalir keluar melebihi debit dari izin” ujar Pelaksana Tugas Kepala DLH Kutim, Dewi, Senin (19/5).

Dewi menyebut, berdasarkan hasil pemetaan di lapangan, sebaran air limpasan tersebut diperkirakan mencapai luas sekitar 500 hektare.

Terkait indikasi pencemaran akibat air limpasan tersebut, DLH Kutim masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan kandungan dan dampaknya terhadap lingkungan. “Nanti akan dirilis,” lanjutnya.

Baca Juga:  KPC Sumbang Devisa Ekspor Terbaik 2017

Diberitakan sebelumnya, General Manager External Sustainable Development KPC, Wawan Setiawan mengatakan bahwa memang terjadi gangguan teknis pada kolam pengendapannya akibat curah hujan yang tinggi.

“Secara teknis, memang terjadi limpasan akibat curah hujan yang sangat tinggi saat kejadian, yaitu mencapai 160 mm per detik. Itu luar biasa besar. Akibatnya, aliran air melimpas dan mengganggu struktur outlet kita,” jelas Wawan, Sabtu (10/5)

Wawan menegaskan bahwa perusahaan bertanggung jawab jika ditemukan adanya kelalaian teknis yang berdampak sosial kepada masyarakat. Oleh karena itu, KPC mengaku telah menyiapkan respons sosial untuk membantu warga terdampak.

“KPC dalam hal ini pasti bertanggung jawab kalau terjadi sesuatu yang secara teknis mengakibatkan dampak sosial ke masyarakat. Terkait nanti kerugian itu sedang kita identifikasi,” tambahnya. (kp)

Baca Juga:  Minggu Ini, KPC Setrum Sangatta 
Tags: KPC
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Punya Ribuan Anggota Aktif, Ini Dua Grup Penyimpangan Seksual di Facebook yang Diselidiki Polri

Next Post

Pengelola Pelabuhan Loktuan Ditegur Wawali, Ingin Ubah Fungsi Pelabuhan Tanjung Laut Indah Tanpa Koordinasi

Related Posts

Menang di Mahkamah Agung, Warga Kutim Tagih Dokumen AMDAL KPC ke Kementerian ESDM
Kaltim

Menang di Mahkamah Agung, Warga Kutim Tagih Dokumen AMDAL KPC ke Kementerian ESDM

29 September 2026, 16:00
MA Tolak Kasasi ESDM, Dokumen AMDAL PT KPC Wajib Dibuka ke Publik
Lingkungan

MA Tolak Kasasi ESDM, Dokumen AMDAL PT KPC Wajib Dibuka ke Publik

6 Agustus 2026, 15:30
KPC Benarkan Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pekerja, Telusuri Penyebar Memorandum
Kaltim

KPC Benarkan Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pekerja, Telusuri Penyebar Memorandum

1 Juni 2026, 13:10
Beredar Memorandum Kronologi Kecelakaan Kerja di Tambang KPC yang Menewaskan 1 Pekerja
Kaltim

Beredar Memorandum Kronologi Kecelakaan Kerja di Tambang KPC yang Menewaskan 1 Pekerja

30 Mei 2026, 10:00
DLH Kutim Duga Tanggul Kolam KPC Jebol, Aliran Air Keruh Picu Kenaikan Debit Sungai Sangatta
Kaltim

Dugaan Kolam KPC Bermasalah, DPRD Kutim Soroti Dampak dan Mitigasi

23 Februari 2026, 16:01
Aktivis Kutim Peringatkan Ancaman Krisis Ekologis, Desak Transparansi Dokumen Lingkungan PT KPC
Kaltim

Aktivis Kutim Peringatkan Ancaman Krisis Ekologis, Desak Transparansi Dokumen Lingkungan PT KPC

21 Februari 2026, 12:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.