BONTANGPOST.ID, Bontang – Pesta Laut dipastikan kembali digelar pada Desember 2025. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menegaskan bahwa konsep acara sepenuhnya akan ditentukan oleh masyarakat Bontang Kuala sebagai pemilik tradisi.
Sebagai agenda budaya tahunan yang digelar di kawasan permukiman atas laut, Pesta Laut telah menjadi salah satu tradisi pesisir tertua di Bontang. Pelaksanaannya selalu menarik perhatian warga lokal hingga wisatawan luar daerah.
Sekretaris Disdikbud Bontang Saparuddin, menyampaikan bahwa pemerintah hanya memberikan dukungan dari sisi anggaran dan fasilitas. Sementara itu, rangkaian ritual, tema, dan susunan kegiatan sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat agar nilai budaya dan spiritualnya tetap terjaga.
“Secara konsep kami tidak ikut campur. Pesta Laut itu ritual leluhur, jadi harus dijalankan seperti aslinya,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Pesta Laut berbeda dengan Bontang City Carnival (BCC) yang merupakan event modern hasil kreasi pemerintah. Karena memiliki nilai adat yang kuat, Pesta Laut tidak boleh mendapat intervensi berlebihan dari pemerintah.
Selain menjaga kemurnian tradisi, Disdikbud juga memastikan pelibatan UMKM lokal dalam acara tersebut. Saparuddin menyebut bahwa hampir semua event budaya di Bontang selalu memberi ruang bagi pelaku UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“UMKM pasti ada. Di event besar seperti BCC saja, jumlah pelaku UMKM hampir seimbang dengan penontonnya. Keberadaan mereka sudah menyatu dengan setiap kegiatan budaya,” ujarnya.
Dengan dukungan pemerintah dan komunitas masyarakat Bontang Kuala, Pesta Laut 2025 diharapkan tidak hanya melestarikan tradisi pesisir, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi lokal. (*)







