BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang terus meningkatkan standar layanan publik yang lebih inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas.
Perubahan signifikan terlihat dari akses fisik bangunan. Kini, jalur kursi roda (ramp) telah tersedia dan terhubung langsung ke ruang layanan utama.
“Fasilitas ini memudahkan pengunjung dengan keterbatasan mobilitas,” ujar Kepala Bidang Perpustakaan, Indra Nopika Wijaya, Selasa (28/4/2026).
Selain itu, area parkir khusus juga disiapkan untuk mendukung kemudahan akses sejak dari luar gedung hingga ke dalam perpustakaan.
DPK Bontang turut melengkapi fasilitas penunjang, seperti kursi roda dan tongkat bantu, guna mendukung aktivitas pengunjung di dalam gedung.
“Fasilitas penunjang juga kami siapkan untuk memastikan kenyamanan pengunjung,” tambahnya.
Tak hanya dari sisi fisik, peningkatan layanan juga dilakukan melalui penyediaan teknologi. Perpustakaan kini dilengkapi komputer dengan fitur pembesaran layar dan audio untuk membantu pengunjung dengan gangguan penglihatan.
Indra menegaskan, akses yang setara juga mencakup ketersediaan koleksi. DPK terus menambah buku Braille sebagai bagian dari koleksi khusus perpustakaan.
“Penyediaan buku Braille terus kami tambah secara bertahap,” jelasnya.
Transformasi ini menandai perubahan fungsi perpustakaan yang tidak lagi sekadar tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Perpustakaan kini menjadi ruang yang terbuka dan ramah bagi semua kalangan,” pungkasnya. (*)







