• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kata Kepala DPK Bontang, Literasi Penting untuk Menangkal Hoaks

by M Zulfikar Akbar
5 Februari 2019, 20:15
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kepala DPK Bontang, Dobi Rizami menyebut literasi punya peran menangkap peredaran hoaks. (Foto: Lukman/BontangPost.id)

Kepala DPK Bontang, Dobi Rizami menyebut literasi punya peran menangkap peredaran hoaks. (Foto: Lukman/BontangPost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

KEBERADAAN hoaks alias berita bohong semakin merajalela di Indonesia. Apalagi di tahun politik ini, kuantitasnya semakin masif saja. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Dobi Rizami bertutur, sejatinya berita-berita hoaks tersebut dapat ditangkal melalui budaya literasi.

“Hoaks ini kan berita bohong yang tidak ada kepastian (kebenarannya). Nah dengan banyaknya orang memiliki referensi melalui literasi, untuk menangkal berita-berita bohong itu, sangat  efektif,” terang Dobi saat dikunjungi BontangPost.id di ruangannya.

Pun demikian, literasi dianggap sebagai upaya pencegahan hoaks yang tepat. Lantaran semakin banyak literasi, membuat semakin banyak referensi dan semakin banyak informasi yang benar didapatkan. Maka ketika ada masuk informasi-informasi yang bersifat hoaks, dapat ditangkal penyebarannya.

Baca Juga:  Kolaborasi Jadi Kunci DPK Bontang Tingkatkan Layanan Literasi dan Kearsipan

“Ya ini upaya personal dalam bagaimana pemahaman tentang hoaks. Jadi kalau kita itu tahu suatu berita bersifat hoaks, artinya ya sudah sampai di kita saja. Jangan disebarluaskan lagi,” jelasnya.

Di satu sisi ketika seseorang tidak banyak pengalaman literasinya, menjadi tidak banyak memiliki referensi, maka bisa dengan muda terpapar hoaks yang menyesatkan. Lantaran adanya kebingungan serta keraguan. Dangkalnya pemahaman mengenai literasi membuat seseorang bisa saja beranggapan sebuah berita sebagai kebenaran, padahal sejatinya tidak demikian.

“Karena pemahaman akan suatu berita itu berdasarkan pengalaman, pengetahuan, dan informasi yang kita dapatkan secara literasi. Kalau kita sudah tahu hoaks, ya sudah, stop (informasinya) di kita,” tambah Dobi.

Baca Juga:  Lewat Program Donat dan Bakul Terasi, DPK Bontang Tingkatkan Minat Baca Anak

Menurut Dobi, pengertian literasi terus berkembang seiring zaman. Dahulu, literasi cukup dimaknai bagaimana orang yang buta aksara menjadi bisa membaca. Sementara pada era revolusi industri 4.0 ini, literasi sudah mengarah pada bagaimana mengumpulkan bahan pustaka sebanyak-banyaknya. Baik media cetak maupun media elektronik.

“Bagaimana dari literasi ini kita bisa memahami apa yang tersirat dan yang tersurat. Kemudian bagaimana melalui literasi bisa memperoleh ide-ide, kreativitas, dan inovasi yang bisa menjadi acuan kita. Termasuk dalam hal kita memberikan pandangan-pandangan terhadap suatu persoalan,” paparnya.

Selain itu, bagaimana literasi dapat dimaksimalkan dalam mengejar pengetahuan. bagaimana pengetahuan ini didapat untuk bisa menghasilkan suatu produk yang sifatnya bernilai ekonomi. Oleh sebab itu literasi ini juga diharapkan bisa memberikan kesejahteraan. Dalam hal ini Dobi mengutip pernyataan Iris Schwank, Director of Finnish Literature International Exchange.

Baca Juga:  Dari Anak hingga Dewasa, DPK Bontang Jadi Ruang Publik Favorit Masyarakat

“Dr Iris Schwank berkata, ‘belief in power of reading to foster well being’. Artinya keyakinan pada kekuatan membaca untuk menumbuhkan kesejahteraan. Atau juga berarti, percayalah bahwa dengan membaca kita dapat meraih kesejahteraan,” tandas Dobi. (luk)

Tags: dinas perpustakaan dan kearsipan bontangdobi rizamihoaksliterasi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Imbas Bandara APT Pranoto, Okupansi Hotel di Kaltim Capai 56,79 Persen

Next Post

Jangan Terlewat, Layanan Pindah Memilih Hanya Sampai 17 Februari

Related Posts

Kolaborasi Jadi Kunci, DPK Bontang Hadirkan Gebyar Literasi 2026 Tanpa Anggaran Khusus
Society

Kolaborasi Jadi Kunci, DPK Bontang Hadirkan Gebyar Literasi 2026 Tanpa Anggaran Khusus

10 Oktober 2026, 08:20
Festival Literasi Bontang Resmi Ditutup, Pengunjung Tembus 2.421 Orang
Society

Festival Literasi Bontang Resmi Ditutup, Pengunjung Tembus 2.421 Orang

17 Agustus 2026, 07:29
Festival Literasi Bontang Tak Sekadar Baca Buku, Ada Seni hingga Wirausaha
Society

Festival Literasi Bontang Tak Sekadar Baca Buku, Ada Seni hingga Wirausaha

13 Agustus 2026, 18:41
Lima Inovasi Unggulan DPK Bontang Perluas Akses Literasi dan Kearsipan
Society

Lima Inovasi Unggulan DPK Bontang Perluas Akses Literasi dan Kearsipan

21 Juli 2026, 19:42
Libur Sekolah, Bunda Literasi Bontang Ajak Anak Ramaikan Perpustakaan
Pemkot Bontang

Libur Sekolah, Bunda Literasi Bontang Ajak Anak Ramaikan Perpustakaan

3 Juli 2026, 07:37
DPK Bontang Siagakan Tim Layanan Digital dan Tatap Muka untuk Masyarakat
Society

DPK Bontang Siagakan Tim Layanan Digital dan Tatap Muka untuk Masyarakat

1 Juli 2026, 15:14

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.