• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Heboh Dugaan Pungli Jargas Gratis Bontang, Komisi B DPRD Panggil Kontraktor

by Dwi Kurniawan Nugroho
12 Mei 2026, 19:28
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ketua Komisi B DPRD Bontang saat memanggil perwakilan kontraktor pelaksana program jargas gratis terkait dugaan permintaan uang kepada warga penerima manfaat. (Dwi Kurniawan Nugroho / Bontang Post)

Ketua Komisi B DPRD Bontang saat memanggil perwakilan kontraktor pelaksana program jargas gratis terkait dugaan permintaan uang kepada warga penerima manfaat. (Dwi Kurniawan Nugroho / Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Komisi B DPRD Bontang memanggil kontraktor pelaksana program jaringan gas (jargas) gratis di Kota Bontang, PT Noorel Idea, menyusul munculnya dugaan permintaan uang kepada warga penerima manfaat, Selasa (12/5/2026).

Pemanggilan dilakukan setelah seorang warga RT 55 Kelurahan Berbas Tengah mengaku dimintai uang Rp500 ribu oleh pekerja lapangan saat proses survei pemasangan jargas dilakukan.

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, mengatakan pihaknya telah meminta klarifikasi langsung kepada kontraktor terkait persoalan tersebut. Dari hasil pertemuan, dugaan permintaan uang disebut bukan kebijakan resmi perusahaan, melainkan ulah oknum pekerja di lapangan.

“Sudah saya panggil pihak kontraktornya. Itu perbuatan oknum dan katanya akan dilakukan penelusuran,” ujar Rustam.

Baca Juga:  Dianggap Abaikan Pelayanan karena Bimtek, Ketua Dewan Soroti Kinerja Pegawai Kelurahan Belimbing

Ia menegaskan program jargas merupakan bantuan gratis bagi masyarakat sehingga tidak dibenarkan adanya pungutan dalam bentuk apa pun kepada penerima manfaat.

Menurutnya, PT Noorel Idea juga memastikan akan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan pekerja yang meminta uang kepada warga.

“Kalau ada oknum yang ketahuan meminta uang akan langsung dipecat,” tegasnya.

Rustam menjelaskan, warga penerima manfaat seharusnya memperoleh fasilitas lengkap mulai dari sambungan pipa hingga kompor tanpa biaya tambahan.

Ia menduga permintaan uang tersebut muncul dari pekerja penggalian di lapangan dan terjadi akibat miskomunikasi saat proses pemasangan dilakukan.

“Warga dapat sampai kompornya. Kemungkinan ini dari pekerja bagian penggalian saja. Kemarin miss komunikasi di lapangan,” katanya.

Baca Juga:  Bakhtiar Wakkang Sarankan Pemkot Dirikan UPT Penerangan dan Parkir

Sementara itu, Konstruksi Manager PT Noorel Idea, Mulya Munir, mengaku pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke rumah warga yang melaporkan dugaan pungutan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan internal, kata dia, persoalan itu dipicu kesalahan penyampaian informasi oleh pekerja lapangan terkait jalur pemasangan pipa.

Ia menjelaskan, sambungan pipa menuju rumah warga harus melewati lahan milik warga lain sehingga pekerja sempat membicarakan tambahan upah kerja secara pribadi.

Meski demikian, Mulya menegaskan hal tersebut tetap tidak dibenarkan karena program jargas sepenuhnya gratis bagi masyarakat.

“Itu hanya salah penyampaian. Nominal Rp500 ribu disebut untuk tambahan upah pekerja lapangan, tapi tetap tidak dibenarkan. Kami juga sudah meminta maaf kepada warga,” ungkapnya.

Baca Juga:  52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

Menurut Mulya, pekerja yang bersangkutan juga telah diberikan teguran dan diminta tidak mengulangi tindakan serupa.

Saat ini, sekitar 150 pekerja diterjunkan dalam program pemasangan jargas di Kota Bontang dengan pengawasan empat mandor lapangan.

Karena itu, pihak kontraktor meminta masyarakat tidak memberikan uang tunai kepada pekerja apabila ada permintaan biaya tambahan di lapangan.

“Ini murni gratis. Kalau masyarakat ingin memberi, cukup makanan atau minuman saja, jangan uang tunai,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan praktik serupa melalui layanan pengaduan resmi perusahaan di nomor 0823-4267-7685.

“Kami pastikan penerima manfaat tersebut tetap dipasang jargasnya,” pungkasnya. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pelaku THM Bontang Minta Penjualan Miras Dilegalkan, DPRD; Jangan Sampai Menimbulkan Masalah Baru

Next Post

Tidar FC Pesta Gol ke Semifinal, Nitrea FC Dibantai 5-0 di Kapolres Cup

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.