• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Cari Penyebab Siswa Mual dan Diare, Dinkes Bontang Uji Sampel MBG

by Dwi Kurniawan Nugroho
8 Agustus 2026, 11:55
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD 012 Bontang Selatan. (Nasrullah/Bontang Post)

Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD 012 Bontang Selatan. (Nasrullah/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Utara 2 baru akan dibaca pada Senin (10/8/2026).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang masih melakukan pemeriksaan mikrobiologi untuk memastikan ada atau tidaknya kontaminasi pada makanan yang dikonsumsi penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinkes Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengatakan sampel makanan tersebut telah diterima Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Bontang pada Kamis (6/8/2026).

Sampel terdiri dari nasi, sayur, sambal, serundeng, dan ayam dalam kondisi beku. Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi sejumlah bakteri yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan.

“Dilakukan pemeriksaan mikrobiologi Salmonella, Shigella, E-Coli, dan Staphylococcus,” ujarnya, Sabtu (8/8/2026).

Toetoek menjelaskan, pada Jumat (7/8/2026), seluruh sampel telah dimasukkan ke inkubator untuk menjalani proses inkubasi biakan mikrobiologi. Proses tersebut membutuhkan waktu minimal 2 x 24 jam.

Baca Juga:  Program MBG di Kaltim Dinilai Belum Tepat Sasaran, Disdikbud Minta Skala Prioritas

“Hasil dari pemeriksaan tersebut akan dibaca pada hari Senin, 10 Agustus 2026,” tambahnya.

Meski demikian, hasil pemeriksaan laboratorium nantinya belum otomatis menjadi kesimpulan akhir mengenai penyebab keluhan yang dialami sejumlah siswa dan guru.

Dinkes masih akan mencocokkan hasil laboratorium dengan hasil penyelidikan epidemiologi di lapangan. Menurut Toetoek, hasil pemeriksaan perlu dilihat bersama pola gejala, waktu munculnya keluhan, makanan yang dikonsumsi, hingga hasil pemeriksaan spesimen penderita apabila tersedia.

Dengan demikian, apabila ditemukan agen pencemar tertentu pada sampel makanan, Dinkes masih perlu memastikan apakah temuan tersebut sesuai dengan pola kejadian yang dialami para penerima manfaat.

“Maka pekerjaan Dinas Kesehatan belum selesai. Justru hasil laboratorium tersebut menjadi dasar untuk menentukan tindakan pengendalian,” jelasnya.

Baca Juga:  Kegiatan Belajar Dimulai, MBG Pelajar Bontang Masih Tertunda

Setelah hasil pemeriksaan diperoleh, Dinkes akan melakukan sejumlah langkah lanjutan. Di antaranya memantau seluruh penerima manfaat yang terdampak dan memastikan tidak ada kasus baru.

Dinkes juga akan mendokumentasikan jumlah kasus, gejala, waktu munculnya keluhan, pelayanan kesehatan yang diberikan, hingga kondisi akhir para penerima manfaat yang terdampak.

Selain itu, Dinkes akan melakukan penilaian terhadap dapur SPPG sebagai Tempat Pengelolaan Pangan (TPP).

Pemeriksaan mencakup aspek higiene dan sanitasi, air, bahan baku, penyimpanan, proses pengolahan, suhu makanan, distribusi, kebersihan peralatan, hingga kebersihan petugas yang menangani makanan.

Hasil investigasi nantinya akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Provinsi, puskesmas, sekolah, serta instansi terkait sesuai kebutuhan.

“Ini menjadi bagian dari tindak lanjut untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.

Baca Juga:  Makan Bergizi Gratis di Bontang Dilaksanakan Pekan Depan, Baru Menyasar 50 Persen Sekolah

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Bontang memastikan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan menyusul laporan sejumlah guru dan siswa yang mengalami mual, muntah, hingga diare setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, pemerintah bersama Badan Gizi Nasional (BGN) langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), serta tim surveilans turut dilibatkan untuk melakukan pemeriksaan dan investigasi.

“Setelah laporan mereka langsung turun,” ujar Neni. (*)

Tags: MBGMBG Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kasus Narkoba Seret Honorer DLH Bontang, DPRD Desak Tes Urine Seluruh Pegawai

Next Post

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang

Related Posts

Ada Renovasi Dapur, Penyaluran MBG di Loktuan Bontang Disetop Sementara
Bontang

Ada Renovasi Dapur, Penyaluran MBG di Loktuan Bontang Disetop Sementara

24 Oktober 2026, 16:56
Gantikan Surya, Ahmad Nur Fauzi Kini Pimpin BGN Bontang
Bontang

Gantikan Surya, Ahmad Nur Fauzi Kini Pimpin BGN Bontang

13 Oktober 2026, 09:31
Usai Suspensi, Dapur MBG Bontang Selatan 5 Kembali Beroperasi, Tujuh Sekolah Belum Pastikan Terima Lagi
Bontang

Usai Suspensi, Dapur MBG Bontang Selatan 5 Kembali Beroperasi, Tujuh Sekolah Belum Pastikan Terima Lagi

24 September 2026, 11:55
Sempat Ditutup Usai Kasus Keracunan, Dapur MBG Bontang Selatan 05 Kembali Layani 1.127 Siswa
Bontang

Sempat Ditutup Usai Kasus Keracunan, Dapur MBG Bontang Selatan 05 Kembali Layani 1.127 Siswa

23 September 2026, 08:15
Tahun Depan, Guru dan Relawan Posyandu Terima Program Makan Bergizi Gratis
Kaltim

Heboh Sekolah Libur tapi MBG Tetap Dibagikan, Ternyata Ini Faktanya di 10 Kabupaten/Kota Kaltim

18 September 2026, 09:00
Bontang

Imbas Kabut Asap, Sekolah di Bontang Lakukan Pembelajaran Jarak Jauh, Begini Pengaruhnya ke MBG

17 September 2026, 14:54

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.