• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Hasil Lab MBG Vidatra Keluar, Bakteri Patogen Ditemukan pada Ayam Suwir Kemangi

by Dwi Kurniawan Nugroho
17 Agustus 2026, 19:23
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Salah satu siswa Yayasan Vidatra mendapat perawatan di RS LNG Badak setelah mengalami mual dan muntah usai menyantap MBG.

Salah satu siswa Yayasan Vidatra mendapat perawatan di RS LNG Badak setelah mengalami mual dan muntah usai menyantap MBG.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada siswa Yayasan Vidatra akhirnya keluar.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang menemukan bakteri patogen pada menu ayam suwir kemangi yang disalurkan dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Selatan 5 pada Senin (10/8/2026).

Pemeriksaan dilakukan terhadap empat sampel makanan, yakni ayam suwir kemangi, nasi uduk, tahu goreng, serta tumis wortel dan kates atau pepaya. Hasil pemeriksaan mikrobiologi menunjukkan bakteri patogen ditemukan pada sampel ayam suwir kemangi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bontang, Sudirman, mengatakan temuan tersebut menjadi dasar untuk menelusuri tahapan pengolahan makanan di dapur SPPG.

“Hasil pemeriksaan mikrobiologi, dari empat sajian itu, ayam suwir kemangi positif terdapat bakteri patogen,” ujarnya.

Dinkes kemudian menelusuri sejumlah tahapan yang berpotensi menjadi titik masuk kontaminasi. Salah satunya proses pendinginan dan pemorsian makanan.

Saat melakukan inspeksi ke dapur SPPG Bontang Selatan 5, Dinkes menemukan proses pendinginan dan pemorsian makanan dilakukan dalam satu ruangan.

Penggunaan kemangi dalam kondisi mentah juga menjadi bagian yang diperiksa. Selain itu, Dinkes turut mengevaluasi air yang digunakan untuk mencuci bahan makanan.

“Ini bisa muncul saat proses memasak menggunakan kemangi mentah. Hasil pemeriksaan air yang digunakan untuk mencuci sayuran juga akan kami lihat,” jelas Sudirman.

Selain proses pengolahan, bahan baku ayam beku juga menjadi perhatian. Dinkes akan berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) untuk mengevaluasi penggunaan ayam tersebut.

“Nah kalau ini kami koordinasi dengan DKP3. Penggunaan ayam frozen juga perlu dievaluasi,” ungkapnya.

Lamanya waktu antara proses memasak hingga makanan diterima siswa juga menjadi catatan. Jeda distribusi yang panjang dinilai dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga keamanan makanan.

“Kalau kami lihat, ini juga bisa disebabkan proses memasak sampai ke penerima manfaat membutuhkan waktu yang lama. Bahkan bisa sampai 10 jam. Ini juga mungkin menjadi faktor utamanya,” ujarnya.

Meski hasil laboratorium menemukan bakteri patogen pada ayam suwir kemangi, Dinkes masih mengaitkan temuan tersebut dengan hasil penyelidikan epidemiologi untuk memastikan hubungannya dengan keluhan kesehatan yang dialami penerima manfaat.

Keberadaan bakteri patogen juga tidak selalu membuat seluruh orang yang mengonsumsi makanan mengalami gejala. Kondisi daya tahan tubuh masing-masing penerima manfaat dapat memengaruhi munculnya keluhan.

Dalam kejadian tersebut, sejumlah siswa dan guru mengalami mual hingga muntah setelah menyantap MBG. Sebagian siswa kemudian mendapatkan penanganan medis di RS LNG Badak.

Hasil pemeriksaan ini selanjutnya akan dilaporkan secara berjenjang kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bahan evaluasi terhadap penyediaan MBG, termasuk proses pengolahan dan distribusi.

Dinkes juga akan menindaklanjuti titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi sumber kontaminasi serta memberikan rekomendasi perbaikan kepada pengelola SPPG.

“Kami akan teruskan laporan ini. Semoga hasil ini bisa menjadi bahan evaluasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, empat menu MBG yang disalurkan kepada siswa SMP Yayasan Vidatra masih menjalani pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Bontang.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri pada makanan yang dikonsumsi siswa sebelum mengalami keluhan kesehatan, mulai dari mual hingga muntah.

Sampel makanan tersebut berasal dari Dapur SPPG Bontang Selatan 5. Empat menu yang diperiksa yakni nasi uduk, ayam suwir, sayur wortel, dan pepaya.

Kepala UPT Labkesda Bontang, Samriah, mengatakan pemeriksaan terhadap sampel dilakukan secara mikrobiologi untuk mendeteksi sejumlah bakteri yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan.

“Pengujiannya sama seperti sampel kemarin. Kemungkinan akhir pekan ini keluar hasilnya,” ujarnya. (*) 

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hajatan di Badan Jalan Bontang Mulai Dilarang, Neni Tawarkan BPU hingga Pasar Rawa Indah

Next Post

Pengelolaan Limbah Dapur MBG Disorot, DPRD Bontang Minta DLH Turun Mengecek

Related Posts

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup
Bontang

Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

29 Oktober 2026, 17:10
DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong
Bontang

DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong

29 Oktober 2026, 14:51
PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan
Bontang

Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan

29 Oktober 2026, 13:11
Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan
Bontang

Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

29 Oktober 2026, 12:14

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.