• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pertamina Luruskan Isu Kuota Pertalite Bontang, Bukan Dikurangi tapi Diatur agar Cukup hingga Akhir Tahun

by Dwi Kurniawan Nugroho
31 Agustus 2026, 09:26
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Antrean kendaraan mengular di salah satu SPBU Bontang saat warga mengisi Pertalite. (Nasrullah/Bontang Post)

Antrean kendaraan mengular di salah satu SPBU Bontang saat warga mengisi Pertalite. (Nasrullah/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – PT Pertamina Patra Niaga memastikan kuota Pertalite untuk Kota Bontang tidak dikurangi, meski sejumlah SPBU disebut hanya menerima sebagian dari jumlah BBM yang dipesan.

Branch Manager (SBM) Kaltimut III Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus Prabowo, menjelaskan pengaturan jumlah pengiriman dilakukan untuk menjaga ketersediaan kuota hingga akhir tahun.

Ia mengatakan, ketika SPBU mengajukan delivery order (DO) sebesar 16 kiloliter, pasokan yang dikirim tidak selalu diberikan seluruhnya. Dalam kondisi tertentu, Pertamina hanya mengirim sekitar 8 kiloliter.

Menurutnya, kebijakan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan Pertalite. Terlebih, terjadi peralihan pengguna Pertamax ke Pertalite setelah selisih harga kedua jenis BBM tersebut semakin jauh.

“Yang kami khawatirkan, jika semua SPBU minta ditambah kuotanya, pastinya akan cepat habis. Apalagi peralihan pengguna Pertamax ke Pertalite juga cukup signifikan, sehingga kami harus mengatur kuotanya,” jelasnya.

Baca Juga:  Sanksi untuk Dua SPBU di Bontang Dicabut 19 Desember

Hermawan menegaskan pengaturan pengiriman tersebut bukan berarti kuota Pertalite Bontang dikurangi. Kuota tahunan untuk Bontang telah ditetapkan oleh BPH Migas sebesar 24.344 kiloliter.

Dari jumlah tersebut, rata-rata sekitar 2.022 kiloliter Pertalite dialokasikan setiap bulan untuk didistribusikan ke seluruh SPBU di Bontang.

“Adapun di Juni kami hanya menyuplai 2.000, kami suplai berikan tambahan di bulan berikutnya menjadi sekitar 2.040 kiloliter. Ini tetap sesuai,” terangnya.

Pertamina juga memastikan kuota yang tidak tersalurkan ke SPBU tertentu tidak otomatis hilang. Termasuk ketika terdapat SPBU yang dikenai suspend akibat persoalan transaksi barcode yang tidak sesuai dengan nomor pelat kendaraan.

Hermawan mengatakan kuota SPBU yang terkena suspend dapat dialihkan ke SPBU lain yang masih beroperasi. Hal serupa dilakukan apabila terdapat kendala teknis di lapangan, seperti kerusakan alat di SPBU.

Baca Juga:  Baru Punya Lima, Pemkot Bontang Dorong Perumda AUJ Buka SPBU Baru

Dengan mekanisme tersebut, Pertamina menyebut total kuota yang telah ditetapkan tetap terjaga dan dapat disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan.

Di sisi lain, Hermawan mengatakan pengaturan distribusi juga berkaitan dengan ketersediaan armada pengangkut BBM. Truk tangki yang digunakan untuk distribusi melayani tujuh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

Kebutuhan terbesar berada di Samarinda dan Kutai Kartanegara, sementara Bontang dan Kutai Timur juga masuk dalam wilayah distribusi tersebut.

Untuk mengatasi persoalan waktu kedatangan BBM yang sebelumnya menjadi sorotan, Pertamina akan mengatur pengiriman dua kali dalam sehari.

“Nanti untuk sementara kita lakukan pengiriman dua kali, pagi untuk dijual hari H dan sore untuk dijual di hari berikutnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, antrean kendaraan untuk mendapatkan Pertalite kembali menjadi sorotan di Bontang. DPRD menilai kondisi tersebut tidak lepas dari pola distribusi BBM ke sejumlah SPBU yang belum berjalan optimal.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Bakal Batasi Pembelian Solar dan Pertalite

Sorotan itu disampaikan dalam rapat pembahasan antrean BBM bersama pemerintah di ruang DPMPTSP Bontang, Jumat (28/8/2026).

Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi, mengatakan setiap SPBU disebut telah melakukan deposit untuk pemesanan BBM sekitar 16 kiloliter. Namun, pasokan yang diterima hanya sekitar 8 kiloliter.

Selain jumlah pasokan, ia juga mempertanyakan waktu distribusi Pertalite yang dinilai tidak sesuai jadwal. BBM yang seharusnya tiba sekitar pukul 08.00 Wita disebut baru diterima pada pukul 16.00 Wita.

Menurut Winardi, keterlambatan dan terbatasnya pasokan tersebut berdampak terhadap ketersediaan Pertalite sehingga antrean kendaraan semakin panjang.

“Mentang-mentang Pertamina yang punya jadi seenak-enaknya mengatur. Benahi itu distribusinya,” tegasnya. (*)

Tags: Antrean BBMspbu bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Next Post

Pria di Bontang Curi Motor Keluarga, Hasil Penjualan Diduga untuk Beli Narkoba dan Foya-foya

Related Posts

Baru Punya Lima, Pemkot  Bontang Dorong Perumda AUJ Buka SPBU Baru
Bontang

Baru Punya Lima, Pemkot Bontang Dorong Perumda AUJ Buka SPBU Baru

23 September 2026, 12:05
Harga Pertamax Naik Lagi per 1 Februari 2025 Lalu, Kini Rp13.200 per Liter
Bontang

Pemkot Bontang Kebut Perizinan Dua SPBU Baru, Ini Lokasinya

16 September 2026, 10:20
Loloskan Barcode Tak Sesuai Kendaraan, Operator SPBU Tanjung Laut Bontang Dipecat
Bontang

Loloskan Barcode Tak Sesuai Kendaraan, Operator SPBU Tanjung Laut Bontang Dipecat

2 September 2026, 10:40
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Lima SPBU Bontang Kena Sanksi, Pertamina Alihkan Pasokan Pertalite
Bontang

Lima SPBU Bontang Kena Sanksi, Pertamina Alihkan Pasokan Pertalite

31 Agustus 2026, 12:23
Meski Dianggap Ilegal, Pengecer BBM di Bontang Tetap Difasilitasi DPRD
Bontang

Meski Dianggap Ilegal, Pengecer BBM di Bontang Tetap Difasilitasi DPRD

31 Agustus 2026, 11:12

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.