• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pemkot Bontang Bakal Batasi Pembelian Solar dan Pertalite

by Redaksi Bontang Post
20 Mei 2022, 13:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Antrean solar di SPBU masih kerap terjadi

Antrean solar di SPBU masih kerap terjadi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemkot Bontang mewacanakan pembatasan pembelian bahan bakar bersubdisi solar dan pertalite. Kasubag Perekonomian Setkot Bontang Taufik mengatakan rencana itu akan tertuang dalam surat edaran. Mengacu regulasi yang dikeluarkan oleh BPH Migas.

“Saat ini masih berbentuk draf. Sebenarnya sudah jadi tetapi karena pertalite masuk subsidi jadi kami tambah sekalian,” kata Taufik.

Sehingga kedua bahan bakar itu bakal diatur pembeliannya. Artinya tidak semua orang bisa membeli. Pembatasan yang dimaksud menyangkut jenis kendaraan yang boleh diisi berserta kuantitas maksimalnya. “Bergantung jumlah rodanya,” ucapnya.

Dia menerangkan akan memanggil Pertamina pekan depan. Sehubungan dengan meminta keterangan terkait penentuan kapasitas maksimal pengisian tiap kendaraan. “Jadi isi surat edaran ini memberitahukan regulasi di atasnya,” tutur dia.

Baca Juga:  Usul Tambahan Kuota Solar, Pemkot Bontang Koordinasi ke Pemprov

Tujuan dari pembatasan ini agar tidak ada praktik penimbunan BBM. Jika ini terjadi maka kelangkaan dan antrean kendaraan di SPBU semakin panjang. Sehubungan dengan pengawasan pembatasan akan diterapkan kartu kendali atau fuel card.

Diketahui Samarinda telah menetapkan pembatasan pembelian solar dan pertalite. Tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Nomor 530/0807/100.05. Khusus solar untuk kendaraan roda empat pribadi dibatasi 40 liter per hari. Angkutan umum dan barang roda empat dijatah 60 liter per hari. Adapun angkutan umum dan barang beroda enam yakni 80 liter/hari. Roda kendaraan selebihnya dijatah 120 liter tiap hari.

Sementara untuk pertalite kendaraan pribadi roda dua maksimal pembelian Rp 50 ribu per hari. Bagi kendaraan roda dua ojek online maksimal Rp 100 ribu per hari. Dibuktikan dengan izin operasional atau menggunakan atribut ojek online.

Baca Juga:  Harga BBM Naik, Antrean di SPBU Masih Terjadi

Kendaraan pribadi roda empat maksimal Rp 300 ribu tiap hari. Adapun roda empat ojek online dijatah paling banyak Rp 400 ribu per hari.

Diketahui Bontang mendapat jatah solar tahun ini hanya 15.933 kiloliter. Angka ini merosot dibandingkan 2021 yakni 16.108 kiloliter. Artinya turun 175 kiloliter. (ak)

Tags: Antrean BBMSolar
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tingkatkan SDM Nelayan Binaan, PKT Gelar Pelatihan Servis Mesin Ketinting dan Dongfeng

Next Post

Disnaker Janji Sanksi Tegas Perusahaan yang Tak Berdayakan Pekerja Lokal

Related Posts

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Meski Dianggap Ilegal, Pengecer BBM di Bontang Tetap Difasilitasi DPRD
Bontang

Meski Dianggap Ilegal, Pengecer BBM di Bontang Tetap Difasilitasi DPRD

31 Agustus 2026, 11:12
Pertamina Luruskan Isu Kuota Pertalite Bontang, Bukan Dikurangi tapi Diatur agar Cukup hingga Akhir Tahun
Bontang

Pertamina Luruskan Isu Kuota Pertalite Bontang, Bukan Dikurangi tapi Diatur agar Cukup hingga Akhir Tahun

31 Agustus 2026, 09:26
Di Balik Antrean Panjang SPBU Bontang, BIN: Jangan Sepelekan Keberadaan Pengetap
Bontang

Di Balik Antrean Panjang SPBU Bontang, BIN: Jangan Sepelekan Keberadaan Pengetap

29 Agustus 2026, 14:40
DPRD Bontang Geram SBM Pertamina Mangkir Rapat, Jurnalis Disebut Ikut Diblokir
DPRD Bontang

DPRD Bontang Geram SBM Pertamina Mangkir Rapat, Jurnalis Disebut Ikut Diblokir

28 Agustus 2026, 13:20
Antrean di SPBU Bontang Mengular, Pertalite Eceran Dijual Rp14 Ribu, Pertamax Tembus Rp20 Ribu
Bontang

Antrean di SPBU Bontang Mengular, Pertalite Eceran Dijual Rp14 Ribu, Pertamax Tembus Rp20 Ribu

25 Agustus 2026, 16:30

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dibutuhkan 21 Pipe Fitter untuk Pabrik 5 Pupuk Kaltim, Cek Syaratnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.