BONTANGPOST.ID, Balikpapan – Warga Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, dikejutkan dengan penemuan benda mencurigakan yang bentuknya menyerupai bom torpedo. Benda tersebut ditemukan tertanam di tanah urukan di sebuah lahan kosong milik Maimunah (70), Jalan Persatuan RT 30.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muhamad Chusen mengatakan, temuan itu bermula saat Komarudin membantu Ali Sadikin meratakan tanah urukan. Ketika mencangkul, alat yang digunakan Komarudin membentur benda keras di dalam tanah.
Setelah diperiksa, terlihat benda dengan bentuk menyerupai torpedo. Ukurannya diperkirakan memiliki panjang sekitar 61 sentimeter dan diameter 32 sentimeter.
Menyadari benda tersebut berpotensi membahayakan, Komarudin langsung menghentikan pekerjaan dan melaporkan temuannya kepada ketua RT setempat.
“Informasi itu kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar Baru untuk ditindaklanjuti oleh kepolisian,” terang Chusen.
Dari penelusuran awal, tanah urukan tersebut diketahui berasal dari pengerukan parit di kawasan RT 44, tepatnya di samping Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Manggar Baru. Material itu sebelumnya ditawarkan kepada warga yang membutuhkan tanah untuk menguruk lahan.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan benda mencurigakan itu ikut terbawa saat material pengerukan dipindahkan ke lokasi penemuan.
Untuk memastikan keamanan, proses penanganan melibatkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltim. Tim melakukan pemeriksaan sekaligus pengamanan sesuai prosedur.
Chusen mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan benda serupa. Warga diminta tidak menyentuh, menggeser, memindahkan, terlebih mencoba membongkarnya.
“Apabila menemukan benda mencurigakan semacam ini, warga diminta tidak menyentuh, menggeser, memindahkan, apalagi mencoba membongkar benda tersebut,” jelasnya.
Ia mengimbau warga untuk menjauh dari lokasi dan segera melaporkan temuan kepada kepolisian. Penanganan benda yang berpotensi berbahaya harus dilakukan oleh personel dengan kompetensi khusus.
Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai jenis maupun asal benda tersebut. Kepastiannya masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Jibom. (KP)

