• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Angkatan Kerja Bertambah, Pengangguran Kaltim Justru Ikut Meningkat

by Redaksi Bontang Post
7 November 2026, 12:58
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Timur (Kaltim) pada Agustus 2026 mencapai 5,23 persen. Angka tersebut naik 0,05 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini terjadi meski jumlah penduduk yang bekerja turut bertambah.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai menyampaikan, berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), jumlah angkatan kerja pada Agustus 2026 mencapai 2.129.126 orang. Jumlah tersebut bertambah 51.713 orang dibandingkan Agustus 2025.

“Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja di Kalimantan Timur pada Agustus 2026 mencapai 2.129.126 orang. Jumlah itu bertambah 51.713 orang dibandingkan dengan Agustus 2025,” ujarnya dalam rilis, Kamis (5/11/2026).

Sementara itu, jumlah penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 2.017.865 orang atau meningkat 48.126 orang dalam setahun. Artinya, pertambahan jumlah penduduk bekerja belum mampu mengimbangi kenaikan angkatan kerja.

Baca Juga:  Jumlah Pengangguran di Kaltim Capai 115.523, Setahun Hanya Berkurang 7.535 Orang

Di sisi lain, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada Agustus 2026 justru turun 0,51 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi pendidikan, TPT tertinggi berasal dari kelompok lulusan SMA, yakni 7,06 persen. Sementara tingkat pengangguran terendah tercatat pada lulusan SMP sebesar 2,72 persen.

Jika dibandingkan dengan Agustus 2025, peningkatan pengangguran terjadi pada kelompok lulusan SD ke bawah sebesar 0,27 persen poin, SMA sebesar 0,71 persen poin, serta Diploma I/II/III yang naik cukup tinggi, yakni 3,34 persen poin.

Kenaikan pada kelompok lulusan diploma menjadi salah satu catatan dalam kondisi ketenagakerjaan Kaltim. Hal ini menunjukkan tantangan penyerapan tenaga kerja juga dihadapi oleh lulusan pendidikan tinggi tertentu.

Dari sisi lapangan pekerjaan, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar. Sektor tersebut menampung 382.186 pekerja atau 18,94 persen dari total penduduk yang bekerja.

Baca Juga:  Lulusan SMK Penyumbang Tinggi Pengangguran di Kaltim

Sebaliknya, sektor Penyediaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin menjadi lapangan pekerjaan dengan jumlah pekerja paling sedikit, yakni 6.933 orang atau 0,34 persen.

Pekerja Formal Turun 3,62 Persen Poin

Selain peningkatan pengangguran, struktur ketenagakerjaan Kaltim juga menunjukkan penurunan proporsi pekerja formal.

Pada Agustus 2026, jumlah penduduk yang bekerja di sektor formal mencapai 1.072.840 orang atau 53,17 persen. Sementara pekerja informal tercatat sebanyak 945.025 orang atau 46,83 persen.

Proporsi pekerja formal tersebut turun 3,62 persen poin dibandingkan Agustus 2025. Kondisi ini memperlihatkan bahwa bertambahnya jumlah penduduk bekerja belum diikuti penguatan penyerapan tenaga kerja formal.

Berdasarkan status pekerjaan utama, mayoritas penduduk Kaltim bekerja sebagai buruh, karyawan, atau pegawai dengan proporsi 50,19 persen. Adapun pekerja bebas di sektor pertanian menjadi kelompok dengan proporsi terkecil, yakni 1,99 persen.

Dibandingkan tahun sebelumnya, proporsi penduduk yang berusaha sendiri meningkat 2,27 persen poin. Kenaikan juga terjadi pada pekerja keluarga atau tidak dibayar sebesar 1,83 persen poin serta pekerja bebas di sektor pertanian sebesar 0,52 persen poin.

Baca Juga:  IMF Proyeksikan Pengangguran Indonesia Tertinggi Kedua di Asia

Sebaliknya, proporsi buruh, karyawan, atau pegawai turun 2,65 persen poin. Penurunan juga terjadi pada kelompok penduduk yang berusaha dibantu buruh tidak tetap atau pekerja keluarga tidak dibayar sebesar 0,97 persen poin, serta mereka yang berusaha dibantu buruh tetap atau dibayar sebesar 0,97 persen poin.

Sementara itu, proporsi pekerja bebas di sektor nonpertanian turun 0,03 persen poin.

BPS mengategorikan pekerja formal sebagai penduduk yang berusaha dibantu buruh tetap atau dibayar serta buruh, karyawan, dan pegawai. Adapun pekerja informal mencakup penduduk yang berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap atau tidak dibayar, pekerja bebas, serta pekerja keluarga atau tidak dibayar. (prokal)

Tags: pengangguran Kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PAD Meningkat, Stunting Menurun, Dua Inovasi Bontang Diuji di Tingkat Nasional

Next Post

CCTV Rekam Perkelahian di Samping Kantor Pajak Bontang, Polisi Telusuri Penyebabnya

Related Posts

Lulusan SMK Penyumbang Tinggi Pengangguran di Kaltim
Kaltim

Lulusan SMK Penyumbang Tinggi Pengangguran di Kaltim

28 Maret 2026, 14:00
Pengangguran Kaltim Naik Tipis Meski Pekerja Formal Bertambah
Kaltim

Pengangguran Kaltim Naik Tipis Meski Pekerja Formal Bertambah

9 Februari 2026, 19:01
IMF Proyeksikan Pengangguran Indonesia Tertinggi Kedua di Asia
Nasional

IMF Proyeksikan Pengangguran Indonesia Tertinggi Kedua di Asia

6 Juni 2025, 13:35
Ratusan Lowongan Dibuka di Job Fair, Klaim Serap hingga 30 Persen Tenaga Kerja
Kaltim

Jumlah Pengangguran di Kaltim Capai 115.523, Setahun Hanya Berkurang 7.535 Orang

1 November 2024, 09:00

Terpopuler

  • Daftar 43 Nama Tokoh Diduga Masuk Sasaran Penyadapan, Ada Prabowo, SBY hingga Jusuf Kalla

    Daftar 43 Nama Tokoh Diduga Masuk Sasaran Penyadapan, Ada Prabowo, SBY hingga Jusuf Kalla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AST Dijerat Pasal Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Bontang, Bukan Persoalan Rumah Tangga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Klarifikasi AST Beredar, Wakapolres; Dibuat sebelum Diperiksa, Tersangka Sudah Ditahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPPK Paruh Waktu Bakal Naik Status pada 2027, Damkar hingga Tenaga Medis Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CCTV Rekam Perkelahian di Samping Kantor Pajak Bontang, Polisi Telusuri Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.