• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

PAD Meningkat, Stunting Menurun, Dua Inovasi Bontang Diuji di Tingkat Nasional

by Redaksi Bontang Post
7 November 2026, 11:46
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengandalkan dua inovasi unggulan dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026. Yakni, Bapenda Etam yang berfokus pada digitalisasi perpajakan daerah dan Pangan Lanting untuk mendukung percepatan penanganan stunting.

Kedua program tersebut dipaparkan langsung Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di hadapan tim penilai tingkat nasional secara daring, Kamis (5/11/2026). Presentasi itu turut diikuti Sekretaris Daerah Bontang Sony Suwito Adicahyono serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam pemaparannya, Neni menyampaikan sejumlah capaian dari penerapan kedua inovasi tersebut. Salah satunya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang naik dari Rp495 miliar menjadi Rp729 miliar melalui digitalisasi perpajakan.

Baca Juga:  Tiga Pajak Daerah Tidak Capai Target

“Keberhasilan inovasi harus diukur dari dampak nyata bagi kesejahteraan warga. Pemerintah Kota Bontang berkomitmen penuh untuk memastikan keberlanjutan program-program ini melalui dukungan regulasi, penganggaran, penguatan SDM, adopsi teknologi, serta kolaborasi lintas sektor,” kata Neni.

Bapenda Etam menjadi salah satu inovasi yang dipaparkan. Program digitalisasi perpajakan daerah tersebut dikembangkan secara mandiri dan terintegrasi dengan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Penerapannya turut mendorong peningkatan transaksi digital daerah hingga 225 persen. Nilainya bertambah dari Rp75 miliar menjadi Rp244 miliar. Inovasi ini juga mulai menarik perhatian sejumlah daerah lain, seperti Kabupaten Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Paser yang disebut tertarik mengadopsi sistem serupa.

Baca Juga:  2018 Target Pendapatan Pajak Daerah Rp 32,91 M 

Selain penguatan pendapatan, Pemkot Bontang memaparkan Pangan Lanting sebagai program penanganan stunting. Inovasi ini melibatkan 120 posyandu dengan sasaran 8.944 anak.

Pelaksanaannya mencakup deteksi dini, pendampingan keluarga, intervensi gizi sesuai kebutuhan, hingga edukasi secara intensif. Melalui program tersebut, prevalensi stunting di Bontang disebut turun dari sekitar 29 persen menjadi 20 persen.

Cakupan penimbangan balita juga meningkat dari sebelumnya 48 persen menjadi 93 persen.

Neni menilai keberlanjutan inovasi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai sektor. Dukungan regulasi, penganggaran, sumber daya manusia, teknologi, dan kolaborasi menjadi bagian penting agar program tetap berjalan.

Dalam kesempatan itu, Neni turut menyampaikan sejumlah indikator pembangunan makro Bontang. Pertumbuhan ekonomi nonmigas tercatat 6,33 persen, angka kemiskinan 3,21 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 83,04.

Baca Juga:  Setoran Seret, Bapenda Akui Sulit Kejar Target Pajak Parkir Bontang 2025

Sementara itu, Indeks Inovasi Daerah Bontang mencapai 60,94 pada 2025. Hingga 2026, terdapat 48 inovasi aktif yang dikembangkan di lingkungan Pemkot Bontang.

IGA 2026 diikuti 541 pemerintah daerah dengan total 48.246 inovasi. Tahapan presentasi kepala daerah nominator diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri pada 3–5 November 2026.

Pemkot Bontang berharap capaian Bapenda Etam dan Pangan Lanting dapat memperkuat posisi daerah dalam penilaian nasional sekaligus menjadi contoh pengembangan pelayanan publik bagi daerah lain. (ak)

Tags: Pajak Daerah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemerintah Kembali Buka Rekrutmen CPNS, Pendaftaran Dijadwalkan November

Next Post

Angkatan Kerja Bertambah, Pengangguran Kaltim Justru Ikut Meningkat

Related Posts

Target Pajak Hiburan Bontang Tahun Depan Naik, Padahal Realisasi 2026 Baru 60,70 Persen
Bontang

Target Pajak Hiburan Bontang Tahun Depan Naik, Padahal Realisasi 2026 Baru 60,70 Persen

27 Oktober 2026, 15:04
Awal Tahun Pajak Parkir Bontang Moncer, Ini Lokasi Penyumbang Terbesar
Bontang

Awal Tahun Pajak Parkir Bontang Moncer, Ini Lokasi Penyumbang Terbesar

21 April 2026, 09:00
Setoran Seret, Bapenda Akui Sulit Kejar Target Pajak Parkir Bontang 2025
Bontang

Setoran Seret, Bapenda Akui Sulit Kejar Target Pajak Parkir Bontang 2025

10 Oktober 2025, 09:30
Segini Target Pendapatan Pajak Daerah Bontang 2025
Bontang

Segini Target Pendapatan Pajak Daerah Bontang 2025

8 Januari 2025, 14:30
Pemkot Bontang Pasrah, Kewenangan Pajak Penarikan Mineral Bukan Logam dan Batuan Diambil Pemprov
Bontang

Pemkot Bontang Pasrah, Kewenangan Pajak Penarikan Mineral Bukan Logam dan Batuan Diambil Pemprov

7 Januari 2025, 09:30
Realisasi Pajak Daerah 2024 Capai Rp149,9 Miliar
Bontang

Realisasi Pajak Daerah 2024 Capai Rp149,9 Miliar

6 Januari 2025, 19:40

Terpopuler

  • Daftar 43 Nama Tokoh Diduga Masuk Sasaran Penyadapan, Ada Prabowo, SBY hingga Jusuf Kalla

    Daftar 43 Nama Tokoh Diduga Masuk Sasaran Penyadapan, Ada Prabowo, SBY hingga Jusuf Kalla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AST Dijerat Pasal Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Bontang, Bukan Persoalan Rumah Tangga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Klarifikasi AST Beredar, Wakapolres; Dibuat sebelum Diperiksa, Tersangka Sudah Ditahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPPK Paruh Waktu Bakal Naik Status pada 2027, Damkar hingga Tenaga Medis Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CCTV Rekam Perkelahian di Samping Kantor Pajak Bontang, Polisi Telusuri Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.