• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Opini

Strong from Home: Cetak Generasi Berkualitas 

by BontangPost
6 Juli 2017, 12:30
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
Trully Tisna Milasari(Dok/Pribadi)

Trully Tisna Milasari(Dok/Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

Kesuksesan anak harus dimulai dari rumah. Itu yang dikatakan psikolog alumni dari dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Trully Tisna Milasari. Menurutnya, keluarga merupakan penentu utama dan pertama dalam pendidikan anak.

Etika Octaviani, Student Journalism SMAN 1 Bontang

STRONG from Home, adalah istilah yang diutarakan Trully saat diwawancara media ini. Kata Trully, mendidik anak sesuai dengan eranya adalah anjuran dari Nabi Muhammad SAW. “Sudah jelas Nabi SAW berkata, didiklah anakmu sesuai dengan zamannya,” ujarnya.

Di dalam rumahnya pun, beberapa hal ditanamkan kepada kedua putri kecilnya. Diantaranya, seperti tidak memberikan gadget secara cuma-cuma jika hanya untuk mengakses media sosial yang bersifat hedonis. Trully mengatakan, dia hanya memberikan telepon seluler kepada anaknya hanya bisa dipakai untuk telpon dan sms.

Pengaruh arus global yang begitu cepat tanpa adanya filterisasi membuatnya harus secara tepat memberikan gadget pada anak. “Para orang tua tidak bisa menerapkan pola asuh yang sama kepada anak-anak mereka sesuai dengan apa yang diajarkan orang tuanya dahulu. Karena berbeda mulai dari tantangan, kesulitan, dan persaingan yang semakin ketat,” kata psikolog yang aktif merangkul anak-anak ini.

Trully mengatakan, pola asuh yang mungkin terlupakan oleh orang tua adalah komitmen antara ayah, ibu, dan anak dalam menididik. Keduanya harus satu kata dan satu visi misi. Sehingga, jika sudah klop akan mudah mau arahkan ke mana keluarga ini. “Jangan sampai ibunya melarang tapi ayahnya mengijinkan, otomatis anak akan lebih berlindung ke ayahnya,” katanya.

Baca Juga:  Bertemu Para Kepala Suku Papua di Mina, Antusias Melihat Kakbah, Berdoa Indonesia Jadi Lebih Baik

Orang tua, lanjut Trully harus menerapkan hal ini dari kecil. Sebab kalau baru dimulai saat remaja akan sulit, karena telah dipengaruhi oleh teman dan lingkungannya. “Misalnya, bagaimana cara mneghormati orangtua dan orang lain, salat berjemaah, mengaji setelah salat walaupun hanya maghrib saja,” jelasnya.

Terpenting, katanya adalah komunikasi. Biasakan anak tidak sering memegang gadget. Kalau anak mau telpon atau SMS, anak SD cukup dikasih HP yang hanya untuk telpon dan sms saja, bukan android. Di rumah Trully, ia mengaku anak-anaknya pegang gadget hanya di Sabtu dan Minggu.

“Jika anak mau browsing ataun mengakses instagram, youtube, dan media sosial lainnya mereka harus pinjam ke ibu atau ayahnya. Tidak semata-mata dikasih atau mereka ambil. Sehingga, kita sebagai orang tua bisa mengawasi dan tidak lepas tangan dalam memberikan gadget untuk anak,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pertamini Pertamina 

Meski anaknya pernah mempertanyakan aturan tersebut, orang tua harus bisa menjelaskan apa fungsi dari media sosial. Meski di luar rumah tidak memegang gadget dan dibilang gagap teknologi (gaptek) oleh orang lain, namun Trully tak mempermasalahkan asal di rumah masih dapat memegang gadget dengan batasan dan waktu tertentu. “Mereka juga tetap bisa mengerjakan PR jika harus memakai gadget bersama orang tuanya. Hal ini juga akan memicu kedekatan antara sang anak dengan orang tua,” ujarnya.

Trully pun menanamkan agar tidak membiasakan menonton TV. “Di sini (rumah, Red.) TV hanya nyala Sabtu dan Minggu atau kalau anak-anak mau berangkat sekolah, orang tuanya juga nonton berita bukan sinetron,” ujar Trully.

Tidak hanya itu, nilai agama dan moral juga Trully tanamkan sejak kecil agar mudah diterima dan dibawa hingga dewasa, seperti salat berjemaah dan mengaji setelah salat maghrib, dan tidak lupa ia mendidik kedua putrinya untuk mencintai negerinya, untuk mencintai pancasila.  Bukan berarti menutup mata apalagi melarang anak-anak untuk mendengarkan lagu barat.

“Selaku orang tua, kita juga harus mengenalkan anak-anak kita lagu-lagu kebangsaan, misalnya pada saat lagi jalan-jalan naik mobil kita bisa sambil putarkan lagu-lagu seperti ‘Indonesia Tanah Airku’ atau saat orang tua lagi bermain tebak lagu dengan anaknya juga bisa. Jadi, anak-anak tetap memiliki rasa nasionalisme terhadap negerinya tetapi juga gak kuper,” jelasnya.

Baca Juga:  IBU, KEMANA PERGINYA RASA CINTA

Nilai pancasila juga bisa diajarkan mulai sejak dini oleh orang tua. Misal saat pemilihan umum (Pemilu), sang ibu bisa menjelaskan bahwa menyoblos itu salah satu penerapan sila ke-4. “Kalau sudah waktunya memilih, jadilah pemilih yang baik, gunakan hak pilih kita sebagai warga negara yang baik,” tambahnya.

Anak muda, kata Trully juga harus keluar dari zona nyaman mereka. Bukan hanya nonton film korea atau sinetron, tapi tontonan yang baik untuk mereka ke depannya. Anak muda juga bisa ikut berorganisasi agar mengenal karakter orang banyak dan mendapat pengalaman.

“Pilihlah organisasi yang netral, yang bersifat sosial kepada masyarakat. Anak muda harus selektif dalam memilih organisasi yang tidak ada sangkut pautnya dengan partai politik. Karena sayang, usia yang masih muda sudah besar di partai. Lebih baik besar di masyarakat,” pesan Trully. (***/zul)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: catatanStuden Jurnalism
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Peletakan Batu Pertama Sekretariat DPD Nasdem Kutim 

Next Post

Harga Bawang Merah Naik, Setelah Harga Cabai Turun Usai Lebaran

Related Posts

Maafkanlah Gubernur
Opini

Maafkanlah Gubernur

13 April 2026, 18:21
Kotak Kosong, Pesta para Oligarki
Opini

Kotak Kosong, Pesta para Oligarki

21 Juli 2024, 13:20
Brigadir Jenderal Dendi Suryadi: Setelah 30 Tahun, Memilih Jalan Sipil di Kukar
Opini

Brigadir Jenderal Dendi Suryadi: Setelah 30 Tahun, Memilih Jalan Sipil di Kukar

21 Juli 2024, 12:19
Merokok Bikin Kekasih Cacat
Catatan

Merokok Bikin Kekasih Cacat

16 Desember 2023, 11:27
Kursi vs Nurani
Opini

Kursi vs Nurani

3 Juni 2023, 13:08
Milenial dan Optimisme di Tengah Pandemi
Opini

Milenial dan Optimisme di Tengah Pandemi

30 Agustus 2020, 09:16

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.