• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Setelah di Pedalaman, Kini Harga Garam Naik dan Langka di Sangatta

by BontangPost
7 Agustus 2017, 18:46
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
MENATA: Pedagang sedang menata garam. Saat ini stok garam di Sangatta terbilang minim.(IST)

MENATA: Pedagang sedang menata garam. Saat ini stok garam di Sangatta terbilang minim.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Tidak hanya pedalaman Kutim, di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan,  garam turut mengalami kelangkaan.

Menurut Sri Ainun Ahya, salah seorang pedagang sembako di Sangatta Selatan menuturkan kelangkaan sudah terjadi sejak beberapa pekan lalu.

“Kami hanya mendapatkan beberapa pak garam saja dari agen di Samarinda. Dari sana kekurangan juga,” kata Ainun.

Jikapun ada, harganya mengalami kenaikan hingga berkali lipat. Sebelumnya, harga garam dalam per paknya  hanya Rp20 ribu, kini menjadi Rp50 ribu.

“Tetapi saya jual perbungkus saja. Satu bungkus Rp3.000 ribu. Bahkan ada yang jual Rp4.000 ribu per bungkus. Kalau sebelumnya garam segitiga hanya kami jual Rp1.000,” katanya.

Sama halnya dengan Martina. Pedagang di Diponegoro ini mengaku terpaksa menaikkan harga garam.

Baca Juga:  IDI Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis 

“Satu bungkus kami jual Rp3.000. Karena satu pak saya beli Rp55.000. Mau tak mau naik. Karena dari sananya memang naik,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim, Muhammad Edwar Azran membenarkan jika di beberapa pelosok Kutim mengalami kelangkaan garam. Seperti Muara Bengkal, Muara Ancalong, Kaubun dan terbaru Kaliorang.

“Kami dengan bagian ekonomi akan mencarikan solusi terkait masalah ini. Karena saat ini sudah berimbas ke Kutim. Mudahan saja kembali normal lagi seperti biasa,” katanya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: GaramSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PMD KAHMI Kutim Dilantik

Next Post

Ternyata Alasan Perusahaan Tak Pilih Warga Lokal…!

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.