SANGATTA – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Kutai Timur (Kutim) menggelar bakti sosial (Baksos) selama dua hari, Sabtu (13/10) hingga Ahad (14/10) hari ini yang digelar di Puskesmas Muara Wahau II. Baksos berupa pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang dilakukan para dokter spesialias di Kutim kepada seluruh masyarakat di tiga kecamatan yakni Muara Wahau, Kongbeng, dan Telen.
Ketua IDI Cabang Kutim, dr Agung Wiratmoko, SpOG menuturkan, dalam meningkatkan kesehatan masyarakat agar dapat mengurangi angka kematian pada ibu dan anak, para dokter spesialis siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada di kecamatan-kecamatan. Seperti pelayanan kandungan dengan melakukan pemeriksaan USG, pemasangan dan pelepasan spiral, dan lainnya.
“Untuk itu, silahkan manfaatkan keberadaan kami (dokter spesialis, Red.) selama berada di sini,” tuturnya.
Agung pun mengaku senang dapat melayani para warga. Namun, karena keterbatasan waktu dan pasien yang ada di Sangatta juga banyak, pihaknya tidak dapat terus berada di tengah-tengah masyarakat yang ada di tiga kecamatan tersebut.

“Semoga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan ke depan dapat dilaksanakan kembali,” harapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kutim melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Yuwana Sri Kurniawati mengucapkan terima kasih dan begitu mengapresiasi IDI Cabang Kutim yang telah menyempatkan waktu untuk melaksanakan bakti sosial. Yuwana pun berharap, kegiatan tersebut dapat dilaksanakan rutin setiap tahunnya.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, karena sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.
Yuwana menambahkan, kegiatan seperti ini ke depannya bisa menjadi catatan bagi Diskes untuk bisa bersinergi dengan IDI dalam menggelar bakti sosial. Namun, nantinya akan dibuat secara bergantian zona kecamatannya. Misalnya di Muara Bengkal dan sekitarnya.
Sementara, Ketua Panitia Pelaksana dr Andi Amraini Afiah, Sp.PK menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mendekatkan pelayanan dokter spesialis kepada masyarakat di kecamatan. Sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-19 Kutim dan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-68 setiap 24 Oktober. Tujuannya agar pelayanan dokter spesialis dapat dirasakan masyarakat yang ada di kecamatan, bukan hanya di Sangatta.
“Pengobatan gratis ini dilayani 8 dokter spesialis. Di antaranya dokter spesialis bedah, spesialis kebidanan dan kandungan, spesialis penyakit dalam, spesialis anak, spesialis kulit dan kelamin, spesialis syaraf, spesialis THT dan spesialis paru serta pelayanan laboratorium sederhana oleh dokter spesialis Pathologi Klinik ,” jelas dr Andi Amraini Afiah. (adv/ver)







